Lifestyle

Bikin Geleng-Geleng! 5 Desa di Indonesia dengan Aturan yang Tak Bisa Kamu Temukan di Tempat Lain

Bikin Geleng-Geleng! 5 Desa di Indonesia dengan Aturan yang Tak Bisa Kamu Temukan di Tempat Lain
Ilustrasi Sawah (pixabay/ignartonosbg)

Kalau kata pepatah, "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung". Artinya, di setiap tempat pasti ada aturan dan tradisinya sendiri yang harus diikuti oleh orang-orang di dalamnya. Tradisi ini termasuk tidak boleh tidur dengan kasur kapuk atau mengendarai kendaraan di dalam desa, yang diterapkan di beberapa desa di Indonesia.

Bukannya merasa aneh, aturan-aturan unik ini malah menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi beberapa desa ini. Penasaran? Ini dia lima desa di Indonesia yang punya aturan unik!

1. Larangan Tidur di Kasur Kapuk bagi Warga Desa Kasuran, DIY

Ilustrasi Orang Tidur (pixabay/Vika_Glitter)
Ilustrasi Orang Tidur (pixabay/Vika_Glitter)

Orang-orang normalnya berlomba-lomba mencari kasur terempuk dan ternyaman untuk alas tidur. Tapi tidak dengan warga Desa Kasuran. Para warganya percaya kalau tidur menggunakan kasur kapuk akan menyebabkan penyakit datang.

Ini berawal dari mitos zaman dulu yang mengatakan bahwa di bawah kasur yang sedang ditiduri seseorang ada ularnya. Orang itu pun seketika sakit dan setelah membuang kasur kapuknya, ia kembali pulih. Karena cerita ini, warga Desa Kasuran sangat menghindari kasur kapuk.

2. Kendaraan Bermotor Tak Boleh Masuk Desa Penglipuran, Bali

Ilustrasi Desa di Bali (pixabay/kolibri5)
Ilustrasi Desa di Bali (pixabay/kolibri5)

Desa Penglipuran merupakan desa terbersih di dunia. Predikat ini bisa diraih karena ada aturan ketat untuk menjaga kebersihan dan keasrian desa ini. Salah satunya ada larangan mengendarai kendaraan ketika berada di dalam desa. Peraturan ini sangat ketat untuk para warga desa maupun wisatawan yang berkunjung.

3. Boleh Tangkap Ayam Berkeliaran Milik Siapa Pun di Desa Kalimendong

Ilustrasi Ayam (pixabay/klimkin)
Ilustrasi Ayam (pixabay/klimkin)

Kamu pasti sebel kalau ada ayam tetangga yang tiba-tiba masuk ke pekarangan rumahmu, 'kan? Kalau kamu tinggal di Desa Kalimendong, Wonosobo, kamu bisa menangkap dan memasak ayam itu. Kok bisa?

Di Desa Kalimendong, Wonosobo, aturan ini diterapkan agar para warganya merasa nyaman. Seperti yang kita tahu, ayam suka berkeliaran, membuang kotoran sembarangan, dan merusak tanaman. Pemerintah setempat membuat aturan ini agar warga yang memelihara ayam lebih memperhatikan ayam-ayamnya untuk tidak berkeliaran mengganggu kenyamanan warga lain.

4. Di Desa Setono, Pejabat Dilarang Masuk Desa!

Ilustrasi Orang Desa (pixabay/isakarakus)
Ilustrasi Orang Desa (pixabay/isakarakus)

Sejak zaman Belanda, Desa Setono, Kediri punya aturan unik melarang pejabat negara memasuki kawasan desanya. Mitosnya, pejabat yang nekat masuk ke desa itu bisa lengser dari jabatannya.

Ini berawal dari cerita yang mengatakan bahwa dulu ada seorang putri yang akan dinikahi seorang priyayi. Putri menolak dan melarikan diri ke Desa Setono. Agar tak bisa menemukannya, ia berpesan kepada warga sekitar agar tidak ada priyayi atau pejabat yang masuk ke desa itu dan jika melanggar akan kehilangan jabatannya. Bahkan, di pintu masuk desanya terpampang tulisan dengan larangan ini.

5. Kampung Pitu yang Hanya Boleh Dihuni Tujuh Kepala Keluarga

Ilustrasi Pedesaan (pixabay/riddick_soad)
Ilustrasi Pedesaan (pixabay/riddick_soad)

Seperti namanya, Kampung Pitu di Gunungkidul, DIY hanya dihuni oleh tujuh kepala keluarga saja. Kampung yang berada di ketinggian 700 meter di lereng Gunung Api Purba Nglanggeran ini masih menjaga tradisi nenek moyang, yaitu mempertahankan hanya tujuh kepala keluarga. Konon katanya, jika ada lebih dari tujuh, akan terjadi seleksi alam yang akan membuat kepala keluarga di Kampung Pitu tetap berjumlah tujuh.

Aturan dan tradisi di desa-desa tersebut muncul bukannya tanpa sebab, tapi juga berperan menjaga keseimbangan sosial dan alam. Aturan-aturan tadi juga membuat desa-desa tersebut menarik dan unik daripada desa lain. Beberapa desa di atas bahkan ada yang menjadi desa wisata yang sukses menarik pengunjung karena keunikannya.

Kalau kamu tertarik untuk mengunjungi desa yang mana, nih?

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda