alexametrics

Pencopet, Wanita Cantik, dan Lelaki Bertindik

Dream Praire
Pencopet, Wanita Cantik, dan Lelaki Bertindik
Ilustrasi Wanita di Jalan (Pixabay/Surprising Shot).

Aspal-aspal tua terpanggang oleh panas yang terik

Asap knalpot bertiup berbaur asap cerobong pabrik

Menyeruak masuk celah pagar gedung-gedung kota

Menyusup ke dalam lubang sempit tak terlihat mata

Di kiri jalan seorang lelaki tua berkaus kotor tertidur di trotoar

Tak terganggu oleh sekeliling dan manusia yang hingar bingar

Dua bocah berwajah polos dan lembut berlapis duli nan pekat

Memandang orang-orang yang lewat dengan tatapan lekat

Wanita cantik berpakaian bagus berlalu mengangkat dagu

Berjalan cepat mengabaikan tatapan bocah-bocah yang lugu

Menuju pria berkemeja rapi dan memberinya senyum manis

Di ujung jalan seorang  pria muda  bertindik memandang sinis

Mendadak wanita cantik menjerit histeris disertai tangis

Tas  mahal miliknya berpindah ke lengan lelaki berwajah bengis

Pencopet yang muncul tiba-tiba  menyambar kesempatan

Pria berkemeja rapi berdiri kebingungan dan ketakutan

Wanita cantik masih berteriak-teriak meminta pertolongan

Suaranya tenggelam oleh sikap penuh pengabaian

Orang-orang yang lalu lalang terus berjalan dengan acuh

Tak ada yang ingin terlibat dalam situasi ricuh

Pria muda bertindik  di ujung jalan berlari melesat maju

Menghajar pria bengis dengan kerasnya sekepal tinju

Merebut dan mengembalikan tas  mahal milik wanita cantik

Yang diterima dengan gemetarnya jari jemari lentik

Wanita cantik tersadar dan membuka dompet

Semua lengkap tak tersentuh tangan si pencopet

Selembar uang kertas diberikan kepada pria bertindik

Namun ditolak dengan sopan layaknya pemuda terdidik

Wanita cantik memaksa dengan rasa tak enak

Pemuda bertindik diam berpikir sejenak

Lalu ia menunjuk dua bocah yang kelaparan

Diikuti oleh tatapan wanita cantik yang heran

Pemuda bertindik berkata dengan sopan

Baginya  balas budi bukanlah yang diharapkan

Namun jika wanita cantik  tetap ingin berbuat kebaikan

Tolonglah dua bocah miskin itu dibelikan makan

 Borneo, Oktober 2021

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak