alexametrics

5 Rekomendasi Film Pendek Terbaik yang Bisa Ditonton Gratis di YouTube

Funcrev Id
5 Rekomendasi Film Pendek Terbaik yang Bisa Ditonton Gratis di YouTube
Quote film Tilik - (YouTube/Ravacana Films)

Masih ingat dengan film pendek Tilik yang viral beberapa waktu lalu? Masih ingat dengan Bu Tejo?

Karakter Bu Tejo dalam film Tilik dinilai sangat related dengan karakter ibu-ibu di Indonesia. Tilik menjadi ramai lantaran dapat merefleksikan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Meskipun tak seramai film-film yang tayang di bioskop atau layanan streaming online, namun keberadaan film pendek tak bisa disingkirkan. Film-film pendek juga memiliki reputasi yang baik di masyarakat.

Selain biaya menontonnya yang gratis dan dengan mudah didapat, film-film pendek banyak digemari karena biasanya mengangkat kisah atau kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Berikut adalah lima rekomendasi film pendek yang dapat kamu saksikan secara gratis di YouTube.

1. Tilik

Beberapa waktu lalu Tilik menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Pemenang Piala Maya 2018 kategori Film Pendek Terbaik ini disutradari oleh Wahyu Agung Prasetyo dan merupakan kerjasama Ravacana Films, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Tilik mengisahkan perjalanan serombongan ibu-ibu desa yang hendak menjenguk (tilik dalam Bahasa Jawa) ibu lurah mereka. Siapa sangka, perjalanan singkat dengan truk pengangkut itu justru mengungkap kisah kehidupan yang sangat dekat dengan masyarakat kita. 

Film yang menampilkan ibu-ibu "julid" ini ramai dibicarakan di media sosial. Tokoh Bu Tejo yang sangat ikonik dalam film pendek ini juga menuai banyak pujian dari warganet. Mereka menilai bahwa tokoh Bu Tejo sangat sesuai dengan ciri khas ibu-ibu di Indonesia.

2. Singsot

Tidak hanya drama dan kritik sosial, ada juga film-film pendek dengan genre horor yang wajib banget kamu tonton. Salah satunya adalah Singsot (bersiul dalam bahasa Jawa) yang berhasil menyabet beberapa penghargaan Film Terbaik dari Fiagra Horor Film Festival 2016 dan Film Horor Terbaik dari Taman Film Festival 2017.

Singsot menceritakan pengalaman seorang bocah yang tengah menginap di rumah kakek neneknya. Walau sudah dilarang untuk tidak bersiul setelah maghrib, ia tetap ngeyel. Ikuti deh konsekuensi mendebarkan yang harus dilaluinya. Semoga kamu gak jadi parno mendengar suara siulan setelah menonton film Singsot.

3. KTP

Mengangkat tema kehidupan masyarakat, film KTP karya Bobby Prasetyo juga bisa membuat kamu senyum-senyum sekaligus mikir lho. Sederhana tapi penuh lapisan yang membuat penonton terkesima.

KTP mengisahkan tentang seorang petugas sensus yang berusaha membantu mendata warga di sebuah desa. Tampak sepele, namun, percakapannya dengan salah seorang kakek, justru jadi kisah yang unik untuk disimak. Wajib nonton!

4. Lemantun

Lemantun merupakan film pendek karya sutradara muda berprestasi, Wregas Bhanuteja. Film ini berhasil mengantungi sejumlah prestasi seperti Film Pendek Terbaik dari Apresiasi Film Indonesia 2015 dan Film Pendek Terbaik versi Piala Maya 2015.

Lemantun mengisahkan seorang ibu yang hendak membagikan warisan kepada para buah hatinya. Bukan uang, bukan properti, melainkan sebuah lemari (lemantun dalam bahasa Jawa).

Film bertema keluarga ini akan membuatmu tertawa tetapi juga berlinang air mata. Film ini juga akan memberikan kamu gambaran bagaimana seseorang dengan latar belakang yang berbeda-beda menghargai sebuah pemberian.

5. Anak Lanang 

Selain Tilik, pada tahun 2017 sutradara Wahyu Agung Prasetyo juga telah membuat film pendek berjudul Anak Lanang. Karyanya yang satu ini juga panen pujian dan dapat penghargaan dari Indonesian Short Film Festival 2019.

Anak Lanang menyoroti empat bocah laki-laki yang sedang naik becak bareng sepulang sekolah. Percakapan mereka ini membeberkan banyak hal salah satunya topik Hari Ibu. Kocak banget dan uniknya Anak Lanang dibuat dengan teknik one shot lho!

Itulah tadi lima rekomendasi film pendek terbaik yang dapat kamu saksikan secara gratis di YouTube. Ada banyak film pendek Indonesia yang bertema kearifan lokal. Begitu dekat dengan masyarakat, film-film ini juga menyentuh hati para penontonnya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak