Ulasan

Novel Resepsi: Bukan Sekadar Pesta, Tapi Cara Melepaskan Diri Masa Lalu

Novel Resepsi: Bukan Sekadar Pesta, Tapi Cara Melepaskan Diri Masa Lalu
Novel Resepsi. (gramedia)

"Di dunia ini nggak ada yang namanya kebetulan. Semua pertanda itu pasti mengarah ke suatu kejadian. Dan semua kejadian itu pasti ada alasannya." (halaman 282)

Novel Resepsi karya Smita Diastri merupakan novel bergenre romansa fiksi dengan unsur metropop yang di dalamnya terdapat banyak kenangan tentang kisah cinta remaja di masa tahun 90-an. Pembawaan narasi dan bahasa yang ringan oleh penulisnya membuat cerita dalam novel ini dapat dipahami oleh banyak kalangan pembaca.

Novel dengan tebal halaman kurang dari 320 halaman ini mampu mengajak para pembaca merasakan perasaan emosional dalam konflik batin yang terjadi antara kedua tokoh utama. Buku ini juga banyak mengajarkan bahwa meskipun telah menemukan orang yang tepat, tapi jika waktu dan kesempatan yang datang selalu tidak pas, hubungan tersebut tetap akan terasa melelahkan bagi kedua belah pihak.

Pada akhirnya, Resepsi bukan hanya sekadar soal pesta, tapi juga tentang memberikan closure (proses emosional untuk menerima kenyataan bahwa suatu hubungan telah berakhir untuk mendapatkan kedamaian) pada diri sendiri.

Sinopsis Novel Resepsi

Cerita bermula ketika Resi yang saat itu tengah bekerja tiba-tiba mendapatkan sebuah undangan pernikahan berwarna hijau toska. Awalnya, Resi menerima undangan itu dengan biasa saja, sampai akhirnya ia membuka undangan itu dan mendapati sebuah nama yang sangat tidak asing bagi Resi. Nama yang tertera di undangan pernikahan itu adalah Ranu dan Amelia. Bukan Ranu dan Resi. Hal ini membuat Resi belum siap menerima sebuah kabar yang begitu mendadak.

Ranu Respati adalah mantan Resi di sekolah menengah dulu. Meskipun telah berstatus sebagai mantan, hubungan Ranu dan Resi hingga saat ini masih on-off (putus nyambung berulang tanpa kejelasan status), bahkan sampai enam bulan lalu, Resi masih berpikir bahwa suatu hari nanti ia akan berakhir dengan Ranu di pelaminan. Bagi Resi sendiri, Ranu itu sudah mengisi hampir sebagian besar hidupnya selama 12 tahun meskipun terkadang mereka suka hilang kontak.

Cerita selanjutnya akan diisi selingan kilas balik kehidupan mereka semasa remaja. Mulai dari awal mula pertemuan Ranu dan Resi yang satu kelas saat ujian, ketertarikan Ranu pertama kalinya pada Resi, pengungkapan cinta Ranu untuk Resi yang terlambat, pemberian hadiah manis Ranu untuk Resi, Ranu yang akhirnya meresmikan hubungannya dengan Resi, hingga hubungan mereka akhirnya bisa berakhir dan sering on-off sampai di masa kini.

Resi memiliki waktu sekitar seminggu untuk memutuskan apakah harus hadir di pernikahan Ranu atau tidak. Di sisi lain, Resi juga bertemu dengan Arga, lelaki yang memiliki profesi yang sama dengannya dan pertama kali bertemu saat mereka tengah berada di pelatihan yang sama. Arga ini tipe orang yang tegas dengan pendiriannya dan biasanya tidak akan menjalin hubungan dengan seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya.

Namun, kali ini berbeda dengan Resi. Arga merasa tetap tertarik pada Resi meskipun ia tahu Resi belum sepenuhnya lepas dari masa lalunya, Ranu. Menurut Arga, Resi dan Ranu harus bertemu agar hubungan mereka tidak berakhir menggantung seperti ini, setidaknya agar keduanya tidak mengalami rasa penyesalan di kemudian hari dan memikirkan banyak kemungkinan yang belum tentu benar atau tidak. Hubungan Ranu dan Resi harus ada kata closure agar Resi maupun Ranu bisa lepas dari masa lalu masing-masing.

Kelebihan dan Kekurangan Novel

Pengambilan topik dalam cerita novel Resepsi sangat menarik pembaca yang menyukai genre romansa metropop. Mendapatkan undangan pernikahan yang begitu tiba-tiba dari mantan kekasih membuat banyak orang merasa relate dengan kisah ini, sehingga banyak orang yang merasa penasaran akan kisah lanjutannya dan memutuskan untuk membacanya.

Kilas balik mengenai kisah cinta Ranu dan Resi saat mereka remaja di tahun 90-an juga membuat banyak pembaca kembali mengenang masa-masa indah yang juga terjadi di tahun 90-an, mulai dari diajak pacaran lewat mixtape dengan Ranu, membeli kaset di Aquarius, telepon pakai koin, ditemani nungguin jemputan, dan banyak kenangan lainnya yang membuat pembaca awalnya merasa sayang jika hubungan Ranu dan Resi harus kandas begitu saja.

Namun, novel ini juga memiliki terlalu banyak menerangkan narasi dibandingkan menunjukkan langsung penggambaran karakter tokohnya. Ada terlalu banyak detail tidak penting di tengah cerita yang seharusnya bisa dipangkas dan lebih memfokuskan ke bagian konflik.

Selain itu, kilasan balik yang terlalu banyak dibandingkan kejadian saat mereka dewasa membuat para pembaca cepat merasa bosan dan berpikir kembali mengenai genre novel ini.

Jika para pembaca ingin membaca novel dengan topik relate dan ringan, serta ingin bernostalgia di tahun 90-an, novel ini bisa direkomendasikan untuk dibaca.

Namun, jika pembaca merasa cepat bosan dengan detail yang terlalu panjang dan berbelit, novel ini bisa dipertimbangkan kembali untuk membacanya.

Identitas Novel

  • Judul: Resepsi
  • Penulis: Smita Diastri
  • Penerbit: Penerbit Gramedia Pustaka Utama
  • Tahun Terbit: 2021
  • Tebal Halaman: 317 Halaman
  • ISBN: 9786020656434
  • Genre: Romance Fiction

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda