Ulasan

Upaya Mendeteksi Minat pada Anak sejak Dini dalam Buku Bimbingan Karier

Upaya Mendeteksi Minat pada Anak sejak Dini dalam Buku Bimbingan Karier
Gambar buku Bimbingan Karier (Dokumen pribadi/Sam)

Buku berjudul Bimbingan Karier karya Dr. Hartono, M.Si. ini sangat penting dibaca oleh para guru, mahasiswa, bahkan orangtua. Sebagai upaya untuk membantu anak atau para siswa dalam mendeteksi bakat minat mereka sejak usia dini. Diharapkan kelak anak bisa menjalani karier atau pekerjaan disesuaikan dengan minat atau bakatnya masing-masing.

Bimbingan karier merupakan hal yang sangat penting yang sudah semestinya diajarkan sejak usia anak/remaja kepada para siswa di sekolah dan orangtua di rumah. Alasannya, karena mereka akan menjadi manusia-manusia dewasa yang akan berhadapan dengan dunia kerja atau karier yang tentunya tidak mudah dan akan diwarnai dengan beragam tantangan.

Dalam buku ini disimpulkan, bimbingan karier adalah proses bantuan yang diberikan oleh konselor kepada para siswa (konseli) dalam bentuk berbagai aktivitas kelompok atau individual, agar mereka mampu mencapai pemahaman diri, pemahaman karier, dan mampu memperoleh kemandirian dalam pengambilan keputusan karier, dapat meraih dan mempertahankan kariernya dalam kehidupan di masyarakat.

Mengenali minat atau bidang yang disukai oleh anak termasuk dari bagian bimbingan karier. Orangtua di rumah juga penting untuk mendiskusikannya pada anak-anaknya. Orangtua harus bisa mengerti dan memahami bahwa bakat dan minat setiap anak itu berbeda-beda. Orangtua tidak bisa memaksakan kehendaknya agar anak-anaknya memiliki profesi yang seragam. Orangtua hanya berusaha mengarahkan, agar anak memilih dengan segala konsekuensinya.

Dalam memilih jurusan di sekolah dan perguruan tinggi misalnya, hendaknya orangtua menyesuaikan dengan keinginan atau bidang yang disukai oleh anak. Hal ini penting diperhatikan agar anak tidak merasa stres, tertekan, dan ujung-ujungnya mogok sekolah.

Minat dapat didefinisikan sebagai suatu sikap (attitude) atau perasaan senang (feeling) pada suatu objek atau even tertentu (Savickas and Spokane, 1999). Sebagai contoh, seorang siswa yang berminat melakukan aktivitas belajar kelompok, ia menyenangi kegiatan itu, sehingga dirinya terlibat penuh dalam melakukan aktivitas belajar tersebut. Jadi esensi definisi ini mencakup dua hal. Pertama, minat dinyatakan sebagai sikap atau perasaan yang dirasakan sebagai sesuatu yang menyenangkan. Kedua, minat memicu seseorang untuk menganggap suatu objek atau even tertentu sebagai suatu hal yang penting (halaman 82).

Seorang siswa yang menjalankan aktivitas sesuai dengan minat atau hobinya, maka ia akan dapat menjalani aktivitas tersebut dengan senang hati, tanpa ada perasaan tertekan atau terpaksa. Begitu juga ketika kelak dia terjun ke dunia karier atau pekerjaan, ia akan menjalani pekerjaan tersebut dengan riang gembira karena apa yang dikerjakan itu sesuai dengan minatnya.

Buku ini menarik dibaca. Buku ini juga dihadirkan sebagai referensi para konselor sekolah (guru bimbingan dan konseling) SMP, MTs, SMA, dan SMK serta para mahasiswa Jurusan/Program Studi Bimbingan dan Konseling, dan Program Studi Psikologi di Tanah Air, dalam upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuannya dalam bidang bimbingan karier.

Data Buku

Judul: Bimbingan Karier

Penulis: Dr. Hartono, M.Si.

Penerbit: Kencana, Jakarta.

ISBN: 978-623-218-139-7.

Tebal: xvi + 260 halaman.

Cetakan ke-2, Mei 2018.  

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda