Ulasan

Ulasan Garda Detak: 40 Kisah Penuh Haru dan Mendebarkan di Balik Pintu IGD

Ulasan Garda Detak: 40 Kisah Penuh Haru dan Mendebarkan di Balik Pintu IGD
Ulasan Buku Garda Detak karya dr. Gia (dok. pribadi/Rizky Melinda Sari)

Garda Detak merupakan sekumpulan kisah nyata dari ruang gawat darurat, tempat di mana keputusan dibuat dalam hitungan detik, dan nyawa dipertaruhkan tanpa kompromi.

Melalui sudut pandang seorang dokter, buku ini mengungkap drama, emosi, dan sisi kemanusiaan yang jarang terlihat di balik pintu rumah sakit.

Setiap kisah di dalamnya membawa pembaca ke momen paling genting, penuh haru, tawa, bahkan air mata, sambil menyisipkan pesan kesehatan yang tak ternilai.

Dengan karakter yang hidup dan cerita yang mendebarkan, Garda Detak tidak hanya menggugah emosi, tapi juga tersirat pemicu alasan untuk menjaga kesehatan, agar tidak perlu bertemu Tim Medis ini di IGD.

Siap merasakan detak jantungmu berpacu?

Belajar Pentingnya Kesehatan Lewat Cerita Singkat Penuh Pengingat

Aku pribadi sebenarnya sudah cukup lama mengenal sosok dr. Gia melalui karya beliau yang berjudul Berhenti di Kamu. Jauh sebelum dr. Gia 'viral' dan diundang ke berbagai podcast seperti sekarang.

Melihat antusiasme publik mengenai sosok dr. Gia, aku ikut senang. Itu artinya masyarakat mulai memberi perhatian pada kesehatan.

Selain podcast atau tontonan, buku juga bisa menjadi salah satu media untuk lebih memahami apa sebenarnya yang bisa terjadi pada tubuh kita.

Lewat sajian berbagai cerita yang berpusat di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pembaca akan diajak belajar pentingnya mengenal cara kerja tubuh sendiri.

40 Cerita Pendek dari Kisah Nyata yang Mengaduk Emosi

Gaya penceritaan dr. Gia di buku ini cukup terasa mengalir, setiap babnya disajikan dalam tulisan beberapa halaman yang tidak terlalu panjang.

Poin yang disampaikan selalu jelas di akhir bab, entah itu tentang pentingnya mengenali ciri-ciri penyakit atau kelainan yang harus segera diberi perhatian lebih, hingga pengingat agar kita bersyukur karena masih diberi kesehatan.

Sebagian besar cerita yang disajikan mungkin tidak asing lagi di telinga pendengar setia podcast-podcast yang dihadiri dr. Gia. Sebut saja Putri Berambut Pirang yang mengungkap perselingkuhan suami; Putriku Dulu, Dok yang menyingkap kasih sayang seorang ayah hingga rela menomorsekiankan dirinya sendiri; hingga Kutukan Turun-Temurun yang menyadarkan kita bahwa tidak ada yang namanya bayi haram.

Karakter Pendukung yang Menghidupkan Suasana

Selain fokus pada cerita tentang berbagai pasien yang datang ke IGD, aku juga dibuat terhibur dengan tokoh trio perawat yang setia menemani dr. Gia sebagai garda depan. Mereka adalah Agus, Bowo, dan Ella.

Setiap akhir dinas, mereka bertiga ditambah dr. Gia selalu duduk di ruang istirahat untuk membahas kasus yang sudah mereka tangani hari itu.

Ada saja celetukan yang menerbitkan senyum di wajah pembaca. Lumayan menghibur setelah adegan mendebarkan berupa tarik-tarikan nyawa dengan malaikat maut.

Hal yang Bisa Dipelajari dari Garda Detak

40 cerita yang disuguhkan dalam buku ini akan membuat kita sebagai pembaca merenungkan anugerah terbesar yang terkadang masih kita remehkan, yakni kesehatan.

Ada banyak kejadian seseorang baru menyesal tidak menjaga kesehatannya setelah mengalami sendiri tidak enaknya rasa sakit.

Menjaga kesehatan tidak hanya tentang olahraga, tapi juga pola hidup termasuk manajemen stres. Stres adalah salah satu penyebab berbagai penyakit. Karenanya penting untuk mengelola stres agar tubuh kita tidak terkena dampaknya.

Hingga pada akhirnya, kita akan sadar bahwa garda detak yang sebenarnya bukan hanya barisan para dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Detak jantung bergantung pada apa yang kita berikat kepada tubuh kita; nutrisi, perhatian, dan istirahat.

Oleh kebiasaan yang kita bentuk; gerakan, disiplin, dan pola hidup. Serta oleh keputusan apa yang kita ambil; dalam merawat atau mengabaikannya.

Garda detak yang sesungguhnya adalah kita sendiri.

Identitas Buku

  • Judul: Garda Detak Antologi Gawat Darurat 
  • Penulis: dr. Gia Pratama
  • Penerbit: Lautan Pustaka
  • Jumlah Halaman: 266 Halaman
  • ISBN: 978-623-8487-42-4

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda