Ulasan

Marry My Husband: Kesempatan Kedua Jadi Jalan Keluar dari Hubungan Toxic

Marry My Husband: Kesempatan Kedua Jadi Jalan Keluar dari Hubungan Toxic
Marry My Husband (IMDb)

Kalau kita punya sahabat bermuka dua lengkap dengan pasangan manipulatif, rasanya pasti ingin menenggelamkan mereka ke dasar lautan. Na'uzubillah, tapi mungkin kurang lebih seperti itulah yang dirasakan Kang Ji-won di drama Marry My Husband. Sebagai penonton saja, saya benar-benar kesal terhadap kelakuan Jung Soo-min dan Park Min-hwan yang di luar nalar.

Jadi, Marry My Husband bercerita tentang Kang Ji-won (Park Min-young) yang merupakan pasien kanker stadium akhir. Di sisa hidupnya yang sudah tak lama itu, ia dibunuh oleh suami dan sahabatnya sendiri setelah memergoki mereka berselingkuh.

Namun, ketika Ji-won merasa hidupnya sudah berakhir, ia justru terbangun di 10 tahun sebelumnya. Masa di mana ia masih berpacaran dengan Park Min-hwan (Lee Yi-kyung), sosok suami yang telah membunuhnya. Melalui kesempatan keduanya inilah, Ji-won kemudian bertekad untuk mengubah takdir dan masa depannya sendiri.

Ulasan Marry My Husband

Kalau kita melihat sekilas dari sinopsisnya saja, drama ini berangkat dari premis yang cukup klise dan mudah untuk ditebak arahnya. Konsep time travel sendiri bukan hal baru dalam dunia drama Korea. Meski mungkin menggunakan teori yang berbeda, sudah ada beberapa drama lain yang juga menggunakan ide serupa sebelumnya.

Namun, itu bukan masalah, sebab setiap kisah tentu memiliki kekuatan dan daya tariknya masing-masing. Salah satu yang paling saya suka di sini adalah karakter Park Min-young. Menjalani kehidupan yang sama untuk kedua kalinya, ia memilih melakukan semua yang ia bisa demi tidak mengulang takdir buruk yang dia terima di kehidupan pertamanya. Tentu, ini bukan hal yang mudah. Sebab rupanya, takdir buruk itu tidak benar-benar bisa dihindari dan hanya berpindah ke orang lain.

Transformasi akting Park Min-young di Marry My Husband turut mencuri perhatian. Di awal episode, dia digambarkan sebagai sosok perempuan lemah yang kesulitan melawan suami dan mertuanya yang sering bersikap buruk, tertutup, penyendiri, serta jarang bergaul dengan orang sekitarnya. Kemudian setelah kembali ke masa lalu, ia berubah menjadi lebih berani dan mulai bersosialisasi dengan rekan-rekan kerjanya.

Berkat keberaniannya membuka diri inilah, ia akhirnya memperoleh banyak dukungan. Salah satunya dari Yoo Ji-hyuk (Na In-woo), atasan di kantor yang kemudian menjadi sosok yang paling banyak membantu Ji-won dalam menghadapi persoalan dengan mantan kekasih dan sahabatnya yang berkhianat.

Di sisi lain, karakter antagonis di Marry My Husband juga berhasil menampilkan performa terbaik mereka. Akting dari Lee Yi-kyung sebagai suami mokondo dan manipulatif sukses membuat penonton ikut emosi melihatnya. Begitu pula dengan Song Ha-yeon. Aktingnya sebagai sahabat yang diam-diam menusuk Ji-won dari belakang sukses bikin penonton kesal.

Pasalnya, di sini ia tidak hanya berselingkuh dengan suami Ji-won, tapi juga mengganggu pekerjaannya. Sudah begitu, karakter Jung Soo-min (Song Ha-yeon) ini sampai akhir terlihat tidak menyesali perbuatannya sama sekali. Seolah perasaan iri dan dengki di hatinya sudah mengakar begitu kuat hingga membuat ia tak rela melihat Ji-won hidup bahagia.

Terlepas dari semua kelebihan dan kekurangannya, drama ini mengajak kita untuk lebih aware terhadap hubungan toxic yang bisa terjadi pada siapa saja. Seperti halnya pertemanan Ji-won dan Soo-min, tidak semua orang yang tampak dekat dan baik itu benar-benar tulus pada kita. Kemudian penting juga untuk mengenali tanda-tanda manipulasi dalam hubungan. Di sini, sifat manipulatif Min-hwan yang sebenarnya sudah terlihat sejak berpacaran baru disadari oleh Ji-won di kehidupan keduanya.

Selain itu, melalui drama ini kita juga belajar bahwa ketika kita mulai berani mengambil keputusan yang tegas dan keluar dari zona nyaman yang menyiksa, peluang adanya perubahan dalam kehidupan yang kita jalani juga semakin besar, bahkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi di masa depan juga bisa dicegah sebelum semuanya terlambat.

Sementara akhir dari cerita ini menyiratkan pesan tentang karma dan konsekuensi dari tindakan buruk yang dilakukan oleh seseorang. Seperti halnya Jung Soo-min. Berawal dari perasaan dengki pada sahabatnya, ia melakukan segala cara untuk membuat Kang Ji-won menderita. Namun, pengkhianatan dan setiap perbuatan jahat yang ia lakukan justru berbalik menghancurkan hidupnya sendiri.

Secara keseluruhan, Marry My Husband mungkin memang bercerita tentang pembalasan Kang Ji-won pada suami dan sahabatnya. Namun, lebih dari itu, drama ini berhasil menyampaikan isu hubungan toksik yang mungkin terasa relate bagi sebagian penonton. Terlepas dari alurnya yang klise dan mudah ditebak, buat penggemar drama dengan konsep time travel, Marry My Husband cukup sayang untuk dilewatkan.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda