Ulasan

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya
Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya (Doc.Pribadi/Habibah)

Tradisi merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Ada tradisi yang dijalankan karena dianggap membawa kebaikan, ada pula yang tetap dipertahankan hanya karena sudah menjadi kebiasaan sejak lama. Padahal, sesuatu yang telah dilakukan selama bertahun-tahun belum tentu selalu benar atau patut untuk terus dilestarikan.

Ya, terkadang seseorang begitu terbiasa menjalankan suatu kebiasaan hingga lupa mempertanyakan alasan di baliknya. Bahkan, ketika kebiasaan tersebut mulai menimbulkan persoalan, tidak sedikit orang yang tetap memilih mempertahankannya. Seolah-olah, sesuatu yang sudah menjadi tradisi tidak boleh diubah begitu saja.

Persoalan semacam ini ternyata juga diangkat oleh Shirley Jackson dalam cerpennya yang berjudul Lotre. Cerpen tersebut merupakan salah satu cerita dalam buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya, terjemahan Laura Harsoyo, yang diterbitkan oleh Noktah pada 2021.

Cerita ini bermula pada pagi tanggal 27 Juni yang cerah di sebuah desa. Penduduk mulai berkumpul di alun-alun. Anak-anak bermain dan mengumpulkan batu di salah satu sudut, sedangkan para lelaki berbincang tentang tanaman, hujan, traktor, dan pajak. Tak lama kemudian, para perempuan datang menyusul untuk bergabung dengan suami mereka.

Sekilas, suasana tersebut tampak seperti perkumpulan masyarakat biasa. Tidak ada yang terlihat aneh. Namun, kedatangan Tuan Summers dengan membawa sebuah kotak hitam perlahan menimbulkan rasa penasaran. Rupanya, penduduk desa sedang bersiap mengikuti sebuah tradisi tahunan yang disebut lotre.

Tradisi itu telah berlangsung selama bertahun-tahun. Bahkan, kotak hitam yang digunakan sudah ada sejak sebelum Pak Tua Warner, penduduk tertua di desa tersebut, lahir. Meskipun kondisinya semakin usang, masyarakat enggan menggantinya karena kotak itu dianggap sebagai bagian dari tradisi yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.

Menariknya, tidak semua perlengkapan dan tata cara lotre masih dipertahankan. Beberapa ritual bahkan telah dilupakan atau diubah. Namun, kegiatan lotre itu sendiri tetap dilaksanakan setiap tahun. Dari sini, kita bisa melihat bahwa suatu tradisi dapat terus bertahan meskipun sebagian tata caranya sudah mengalami perubahan.

Salah satu hal menarik dari cerpen ini adalah cara Shirley Jackson menggambarkan suasana desa yang awalnya tampak begitu biasa. Anak-anak bermain, orang dewasa berbincang, dan semua orang seolah menjalani hari seperti biasanya. Namun, keberadaan kotak hitam dan tumpukan batu perlahan menghadirkan tanda tanya. Pembaca pun dibuat penasaran tentang apa yang sebenarnya akan terjadi dalam tradisi tersebut. Jackson berhasil membangun rasa ingin tahu melalui detail-detail sederhana tanpa harus terburu-buru mengungkapkan semuanya.

Selain Lotre, buku ini juga memuat cerita menarik lainnya, seperti Tiang Garam dan Gigi. Dalam Tiang Garam, Jackson mengisahkan seorang perempuan yang menikmati perjalanan ke New York bersama suaminya sebagai kesempatan untuk sejenak melepaskan diri dari rutinitas rumah tangga.

Sementara itu, Gigi bercerita tentang Clara Spencer yang merasa gelisah saat bepergian seorang diri untuk memeriksakan giginya. Kedua cerita tersebut memperlihatkan bahwa pengalaman sehari-hari yang tampak sederhana pun dapat menyimpan kegelisahan tersendiri.

Melalui cerpen Lotre kita diajak untuk tidak selalu menganggap sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan sebagai sesuatu yang pasti benar. Kita sering mengira bahwa sesuatu yang dilakukan banyak orang tentu dapat dibenarkan. Padahal, kesalahan yang dilakukan bersama-sama tetaplah kesalahan. Keberanian untuk mempertanyakan suatu kebiasaan bisa menjadi langkah awal agar kita tidak sekadar mengikuti apa yang telah diwariskan.

Selamat membaca, semoga setiap halaman buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya ini menyisakan pertanyaan yang membuatmu memandang dunia sedikit berbeda.

Identitas Buku

Judul: Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya
Judul Asli: The Lottery and Other Stories
Penulis: Shirley Jackson
Penerjemah: Laura Harsoyo
Penerbit: Noktah
Tahun Terbit: 2021
Tebal Buku: 196 halaman
Ukuran: 13 × 19 cm
ISBN: 978-623-6175-08-8

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda