Salah satu film yang menjadi komoditas terhangat di dunia hiburan Indonesia, KKN di Desa Penari, kembali merilis tanggal tayang resmi mereka pasca mengalami pemunduran dan juga pembatalan. Sejatinya, film ini telah mematok tanggal 24 Februari 2022 lalu sebagai tanggal edar di bioskop, namun karena naiknya kasus Covid-19 dan juga bagian dari strategi marketing yang dilakukan oleh perusahaan, film ber--genre horror misteri ini pada akhirnya harus batal tayang dan digantikan oleh film Garis Waktu yang dibintangi oleh Reza Rahardian, Michelle Ziudith dan Anya Geraldine.
Selepas pembatalan tersebut, Manoj Punjabi, petinggi MD Entertainment memberikan penjelasan bahwa perilisan film KKN di Desa Penari, kemungkinan besar akan menyesuaikan jadwal libur lebaran tahun ini. Tak hanya itu, Manoj juga memberikan penjelasan, film tersebut akan diluncurkan bertepatan dengan momen berkumpulnya para keluarga di hari raya Idul Fitri, sehingga berpotensi untuk meraup keuntungan yang lebih besar.
Dan pada akhirnya, pihak MD Entertainment kembali merilis jadwal tayang film yang mengisahkan pengalaman mistis para mahasiswa yang melakukan KKN di sebuah desa yang penuh dengan suasana mistis tersebut. Disadur dari laman mdentertainment, film KKN di Desa Penari dijadwalkan akan rilis pada tanggal 30 April 2022 mendatang. Dan jika dikorelasikan dengan penjelasan yang telah diberikan oleh Manoj Punjabi beberapa waktu lalu, maka hal ini sangat sesuai karena hari raya Idul Fitri tahun 2022 ini sendiri akan jatuh pada awal-awal bulan Mei 2022.
Bahkan dalam cover terbaru yang mereka rilis, film KKN di Desa Penari yang ditayangkan pada April 2022 tersebut dilabeli stemple “un cut”, dengan artian take dan potongan adegan yang membuat miss dalam alur cerita atau tetap menampilkan adegan-adegan yang dianggap terlalu berlebihan dari sisi kenormaan. Sehingga versi ini akan semakin membuat tegang dan juga merinding, ya!
Tentu saja kita harus kembali berharap film ini akan tetap rilis sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pasalnya, semenjak difilmkan pada tahun 2019 lalu, film yang diadaptasi dari utas Twitter yang ditulis oleh Simpleman ini telah mengalami beberapa kali penundaan penayangan. Yang pertama, pada Maret 2020 lalu ketika Covid-19 mulai merebak di seluruh dunia, dan yang terakhir, tanggal 24 Fabruai 2022 karena kenaikan kasus Covid dan juga bagian strategi pemasaran dari perusahaan yang menaunginya.
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
Entertainment
-
Didiagnosis BPPV, Juhwan AxMxP Umumkan Hiatus Demi Fokus Pemulihan
-
Lawan Rasa Jenuh, Our Neighborhood Baseball Captain Rekrut Talenta Muda
-
The Weeknd Didapuk Jadi Presenter Anime of the Year di Anime Awards 2026
-
The King's Warden Jadi Film Kedua Terlaris dalam Sejarah Perfilman Korea
-
Kolaborasi dengan We Are All Trying Here, JTBC Gelar Kontes Melamun
Terkini
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti
-
Ketika Bernadya Rela Pakai Kacamata Demi Satu Orang: Review Jujur Lagu "Rabun Jauh"
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Bobot Nyaris 300 Kg Tapi Tetap Lincah Menikung? Intip Rahasia Suspensi Gila Yamaha Niken GT