Bagi para pecinta teori konspirasi, tentu sudah tak asing lagi dengan novel karya-karya Dan Brown yang berjudul The Da Vinci Code. Ketika novel ini dirilis dan menjadi salah satu novel best seller di seluruh penjuru dunia, banyak gelombang protes yang terjadi karena muatan dari novel yang menyentuh sisi sensitifitas dari satu agama tertentu. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, gelombang protes tersebut mulai mereka, ketika pada akhirnya mereka menyadari apa yang terkandung dalam novel tersebut tak lain hanyalah sebuah teori, dan untuk hiburan semata.
Tahun 2006, novel yang membuat heboh seluruh dunia tersebut pada akhirnya diangkat menjadi sebuah film layar lebar dengan mengambil judul yang sama. Novel kontroversial yang menceritakan tentang sebuah rahasia tentang suatu agama yang dirahasiakan selama ribuan tahun tersebut pada akhirnya naik layar berkat sentuhan tangan dingin sutradara Ron Howard. Alur cerita yang ditawarkan dalam versi film ini pun secara garis besar masih sama, kecuali penghilangan bagian-bagian yang sangat sensitif bagi salah satu pemeluk agama di dunia.
Sama seperti versi novelnya, film thriller-misteri ini dimulai dengan pecahnya keheningan malam di museum Louvre Paris. Kurator terkemuka di museum tersebut, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Tak hanya itu, berbagai simbol aneh terukir di sekitar tempatnya tewas, pun pada tubuh sang kurator. Simbol yang menjadi petunjuk awal untuk pengungkapan rahasia kematiannya yang misterius.
Demi bisa memecahkan kode-kode dan simbol yang ditinggalkan oleh sang kurator, pihak kepolisian pada akhirnya membawa Sophie Neveu (diperankan oleh Audrey Tautou), cucu korban sekaligus seorang kriptografer yang berbakat. Sophie yang menangani kasus kematian sang kakek, pada akhirnya meminta bantuan pada Robert Langdon (diperankan oleh Tom Hanks), simbolog terkemuka dari Amerika Serikat.
Keduanya mulai meneliti dan menggali lebih dalam mengenai kematian sang Kurator, hingga pada akhirnya mereka menemukan sebuah fakta bahwa, kematian sang kurator, berkaitan dengan Biarawan Sion, sebuah perkumpulan kuno yang memiliki kerahasiaan tingkat tinggi, dan memegang kunci pengetahuan terselubung semenjak lahirnya agama Kristen.
Singkat cerita, pengungkapan kematian sang kakek sekaligus kurator museum tersebut membawa Sophie dan Robert harus terlibat dalam aksi berkejaran dengan berbagai pihak, sehingga mau tak mau mereka harus berpindah tempat dengan cepat, ke berbagai penjuru Eropa. Dalam pencarian tersebut, keduanya juga menemukan bukti-bukti serta clue yang mengarahkan mereka ke tempat terakhir Holy Grail atau Cawan Suci, yang dipercaya oleh umat Kristiani sebagai cawan terakhir yang dipergunakan oleh Yesus sebelum kematiannya.
Sementara di sisi lain, anggota biara dan Opus Dei yang merupakan perkumpulan Katholik bawah tanah, mengejar keduanya demi bisa mencegah mereka membongkar rahasia terbesar dalam sejarah keagamaan manusia. Bisakah Robert dan Sophie selamat dari kejaran pihak-pihak yang menginginkan mereka? Mampukah keduanya menyingkap tabir kelam sejarah kehidupan keagamaan manusia? Temukan semua jawabannya secara langsung di film The Da Vinci Code ini ya teman-teman!
Sekadar catatan, meskipun film ini bersifat sensitif bagi agama tertentu, namun ada banyak part novel yang dihilangkan dalam versi filmnya. Jadi, yang ditampilkan di sini masih dalam taraf yang normal, dan hanya untuk sebatas hiburan saja. Jadi, tak mungkin lah iman dan kepercayaan teman-teman goyah hanya dengan menonton film ini.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
5 Pembunuh Bertopeng Paling Seram di Film, Cara Bunuhnya Paling Sadis
-
3 Film Chiara Aurelia di Netflix, Serba Horor dan Thriller!
-
4 Rekomendasi Film tentang Bipolar Disorder, Ada Film Biografi Sylvia Path!
-
Sinopsis Film Remember yang Diperankan Oleh Nam Joo Hyuk
-
Fakta Film KKN di Desa Penari: Lewih Dowo Lewih Medeni, Durasinya Bertambah 40 Menit
Entertainment
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Cap Sombong Menyebar, Meghan Markle Kena 'Boikot' Calon ART di Kawasan Elite Montecito!
-
Sinopsis "Mo Papa!", Drama Jepang Terbaru Hara Nanoka dan Tsutsumi Shinichi
-
Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax
-
Rilis Trailer, The Remarried Empress Akan Tayang Perdana Mulai 4 November
Terkini
-
Rekening Diblokir Jelang Demo, Penegakan Hukum atau Pembungkaman?
-
Ketika Utang Menjadi Jerat: Pelajaran Penting di Buku Merah MTR
-
Masjid At Taqwa Pare, Lebih Seabad Berdiri Menjaga Jejak Sejarah Kediri
-
Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara
-
Ulasan Pelukis Bisu dan Rahasia Kelam di Balik Sebuah Pembunuhan