Beberapa waktu belakangan, nama seorang Guiddo Ilyasa mendadak menjadi perbincangan hangat publik. Bukan karena perihal positif, mantan suami selebgram Amanda Zahra tersebut mendadak tenar karena isu perselingkuhan yang dilakukannya mencuat ke publik.
Guiddo Ilyasa dituding berselingkuh dengan aktris pemeran utama film Yuni, Arawinda Kirana. Terbaru, nama Guiddo juga kembali melambung ke publik selepas klarifikasi dari KITE Entertainment yang menyatakan dia dan bayinya mendapatkan KDRT dari Amanda Zahra.
BACA JUGA: Agensi Arawinda Kirana Keluarkan Press Release Terkait Kasus Perselingkuhan, Isinya Bikin Netizen Geram
Terlepas dari polemik kehidupan yang dialami oleh Guiddo Ilyasa, mungkin masyarakat luas ada yang belum mengenal siapa sih sosok sebenarnya dari pria yang satu ini. Nah, pada artikel kali ini, penulis akan mengupas tentang profil Guiddo Ilyasa, dan hal-hal yang ada pada dirinya. Simak bersama yuk!
Hal pertama yang perlu diketahui tentang profil Guiddo Ilyasa adalah nama lengkapnya. Disadur dari laman Suara.com, pria yang menikah dengan Amanda Zahra pada 2 November 2020 ini memiliki nama lengkap Guiddo Ilyasa Purba.
Pria yang dikaruniai satu buah hati dari pernikahannya dengan Amanda Zahra ini juga tercatat sebagai lulusan kedokteran Universitas Gajah Mada.
Disadur dari laman pddikti.kemdikbud.go.id, Guiddo Ilyasa menempuh pendidikan kedokterannya dari tahun 2013. Dari sumber yang sama, Guiddo Ilyasa melanjutkan kuliah profesi kedokterannya pada tahun 2018 hingga 2020 di universitas yang sama. Untuk tingkatan SMA, Guiddo tercatat merupakan lulusan dari SMA Al Azhar.
Sementara untuk pekerjaan, Guiddo Ilyasa ternyata juga bukan sosok sembarangan lho. Berdasarkan data yang diperoleh dari laman Linkedin, Guiddo merupakan SHSO (Shief Health and Sports Officer) di Kinema Indonesia.
Sekadar informasi, Kinema Indonesia merupakan konsultan olahraga dan kesehatan yang memanfaatkan teknologi, sains, serta pengalaman pribadi untuk kepentingan klien yang membutuhkan, dan berkantor pusat di Jakarta.
Selain itu, pada tahun 2020 lalu, pria yang satu ini juga tercatat sebagai asisten penelitian di Jakarta Eye Center, dan sebagai personal trainer di International Sports Sciences Associations atau ISSA.
Itulah profil dari Guiddo Ilyasa Purba. Terlepas dari hal-hal negatif yang menimpa Guiddo saat ini, ternyata Guiddo adalah seorang pria yang berkompeten ya! Semoga permasalahan yang dialami oleh Guiddo segera selesai dan membawa kebaikan bagi semuanya.
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Berlindung di Balik Agensi, Arawinda Kirana Makin Dirujak Warganet: Minta Maaf Doang Susah Amat
-
Denise Chariesta Berseteru dengan Deddy Corbuzier, "Emang Pernah Beli Gue?"
-
Arawinda Kirana Ditegaskan Tidak Pernah Ingin Merebut Suami Orang
-
Terjebak Rayuan Gombal hingga Dituding Pelakor, Arawinda Kirana Mengaku Korban Love Bombing Guiddo Ilyasa, Bukti Tangtop Ungu Dibantah
-
Instagram Chicco Jerikho Digeruduk Warganet Buntut Klarifikasi Agensi Arawinda Kirana, Diingatkan Soal Anak Cewek
Entertainment
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member
-
Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix
-
Manga Romantis The Dangers in My Heart Resmi Tamat dalam Tiga Chapter Lagi
-
Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati