Nama Bunda Corla belakangan ini semakin santer berkibar di dunia hiburan tanah air. Setelah menjadi perbincangan masyarakat luas karena kasus pertengkaran online-nya dengan Nikita Mirzani, wanita yang telah 18 tahun hidup di Eropa itu juga semakin viral lantaran Farhat Abbas melayangkan gugatan kepadanya.
Belum sepenuhnya reda, kali ini nama Bunda Corla kembali dicatut oleh Ivan Gunawan. Dalam sebuah unggahan video di akun instagram @rumpi_gosip, tampak Ivan Gunawan yang tengah menjadi bintang tamu di YouTube Eko Patrio TV mengungkapkan pengalamannya saat pertama kali berkunjung ke kediaman Bunda Corla di Eropa.
Namun sayangnya, dalam kunjungannya tersebut, Ivan menceritakan sebuah pengalaman yang kurang menyenangkan. Bahkan, desainer yang merangkap presenter tersebut dengan lugas menyatakan bahwa rumah Bunda Corla yang dikunjunginya saat di Jerman itu memiliki bau yang amis.
BACA JUGA: Ajak Bunda Corla Makan di Restoran, Ivan Gunawan Sedih: Laparnya Nggak Wajar
"Lu katanya geli, gak mau makan di rumahnya (Bunda Corla)?" tanya Eko Patrio memancing pembicaraan.
"Bau amis," jawab Ivan Gunawan dengan singkat.
"Gimana ya, dia kerja malem sampai pagi, pulang udah capek banget, gua rasa dia udah gak ada waktu buat bebenah rumahnya," lanjut Ivan Gunawan.
Dalam kesempatan tersebut, Ivan Gunawan juga menjelaskan kebiasaan Bunda Corla yang sering mengkonsumsi makanan yang sama dalam beberapa hari. Ivan juga mencontohkan bahwa ketika Bunda Corla membeli daging satu kilo, maka dalam beberapa hari, daging tersebutlah yang akan menjadi konsumsi sang empunya rumah.
Penjelasan Ivan Gunawan tersebut tentu saja memantik reaksi dari para warganet. Dari komentar yang dituliskan, terpantau bahwa warganet menilai apa yang dilakukan oleh Bunda Corla masih dalam tahap yang wajar.
"Aku juga gitu kok. Masak sewajan gede trus masukin ke kulkas buat beberapa hari. Kalo mau makan panasin aja di microwave atau air fryer. Di LN khususnya di Amrik udah biasa," balas @"rosiah.al***.
BACA JUGA: Catat! Sama-sama Senggol Bunda Corla, Nikita Mirzani Ogah Disamakan dengan Farhat Abbas
"Makanan buat 1 minggu gak masalah, asal pinter ngolahnya dan ditaruh kulkas. Saya juga pekerja dulu berangkat pagi pulangg malam, masak kadang buat langsung 1 minggu. Bersih-bersih juga gak masalah malah kos-kosan saya lebih kecil dari Buncor. Semua tergantung dari pribadinya ya. Buncor menghibur tapi untuk kebersihan sepertinya kurang," tulis @ow_ch***.
"Mungkin sih ya bukan karna bunda ngirit/atau gak punya duit buat beli makanan cuma karna mau save tenaga aja, seusia kami (bunda dan saya) kita harus pinter-pinter save tenaga apalagi kalau masih kerja sama orang. Jadi males kalau harus bolak balik masak, kayaknya Buncor juga gak gitu suka makanan instan ya. Semoga Buncor selalu diberikan kesehatan disana," komentar akun @dapurraf***.
Kalau menurut teman-teman, condong ke mana nih? Buncor atau Igun?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
-
Minim Menit Bermain di Eropa, Marselino Harus Berani Membuat Keputusan Besar Demi Kariernya!
-
Dear Ivar Jenner, Meskipun Tak Miliki Klub, Tolong Jadikan Liga Indonesia sebagai Opsi Terakhir!
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
Artikel Terkait
Entertainment
-
Bikin Tensi Naik! Ini 5 Biang Kerok Anime Hobinya Nge-Prank Teman Sendiri
-
Jennie BLACKPINK Resmi Kolaborasi dengan Tame Impala di Lagu Dracula
-
Sinopsis Mardaani 3, Film India Terbaru Rani Mukerji dan Janki Bodiwala
-
Sinopsis Can This Love Be Translated?: Saat Bahasa Kalbu Lebih Sulit dari Bahasa Asing
-
Live Action High School Family: Kokosei Kazoku Resmi Rilis Musim Gugur 2026
Terkini
-
Niat Cari Jajanan Kaki Lima, Turis di Tailan Malah Disuguhi Makanan di Acara Duka
-
Harga Terjun Bebas! 5 Flagship Ini Makin Masuk Akal Dibeli
-
4 Serum Anti-Aging Tanpa Pewangi dan Alkohol yang Gentle untuk Kulit Sensitif
-
Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme