Salah satu member boy group Korea BTS, yakni Jungkook memang sempat memuaskan para penggemar dengan aksinya yang kerap melakukan live streaming di platform Weverse.
Setelah membuat bingung sekaligus panik karena menghapus akunnya sendiri di Instagram, member yang biasa disapa JK ini membuktikan ucapannya yang akan melakukan lebih banyak komunikasi dengan penggemar melalui Weverse.
Idola yang merupakan member bungsu di grupnya itu banyak bersenang-senang dengan para Army (penggemar BTS) saat melakukan live streaming. Selain pilihan waktu yang terbilang cukup random untuk Jungkook melakukan live, kegiatan yang dipamerkannya pun benar-benar membuat Army geleng-geleng kepala.
Saat melakukan siaran langsung di Weverse, Jungkook kerap menunjukkan dirinya yang tengah memasak ramen, membagikan resep masakannya, melakukan cover lagu, hingga melipat pakaian. Baik penggemar maupun Jungkook sendiri, kedua pihak menikmati obrolan mereka melalui siaran langsung tersebut.
Kemudian pada suatu siaran langsung, Jungkook BTS menyebutkan kalau seorang penggemar membuntutinya ke tempat gym. Penggemar yang biasa disapa 'Sasaeng' karena perilakunya yang tidak bisa menghargai privasi idolanya itu membuat penggemar lain merasa kesal sekaligus khawatir pada idola mereka.
Kemudian mengutip Koreaboo (26/05/2023), keadaan bertambah parah setelah "penggemar" mengirim makanan ke rumah Jungkook. Sang idola pun menuliskan sebuah unggahan tegas di Weverse, memberi peringatan kepada orang-orang untuk tidak bertindak sejauh itu, dan menyatakan bahwa dia akan mengambil tindakan tegas lain kali.
ARMY bahkan lebih marah karena privasinya masih dilanggar setelah beberapa permintaan sopan dari pihaknya. Sebab setelah kejadian tersebut, pria bernama asli Jeon Jungkook ini sempat menghilang selama beberapa minggu dan tidak melakukan siaran langsung apapun di Weverse.
Sedikit mengobati kekhawatiran para Army, Jungkook BTS akhirnya kembali melakukan siaran langsung di Weverse pada 25 Mei kemarin.
Dengan segera Army mengetikkan banyak-banyak permintaan maaf kepada idola tersebut karena perilaku penggemar lain yang melanggar privasinya. Tapi idola kelahiran 1997 ini memang berhati malaikat!
Jungkook membaca kalimat, "Kami sangat menyesal" dengan lantang tetapi bingung mengapa orang mengatakannya di kolom komentar. Pada akhirnya, dia mengira itu adalah judul lagu yang diminta penggemar untuk dia cover.
Sikapnya yang tidak menyadari alasan penggemar meminta maaf kepadanya setelah Jungkook diteror berkali-kali seolah menunjukkan bahwa idola tersebut tidak memiliki perasaan marah ataupun geram kepada para Army.
Bagaimana menurutmu?
Baca Juga
-
Review Drama Start-Up: Drakor Lama dengan Pelajaran yang Tak Pernah Usang
-
Review Film Once We Were Us: Ternyata Cinta Saja Tak Selalu Cukup
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Kim Garam Unggah Foto Profil Baru, Siap Comeback dan Debut Jadi Aktris
Artikel Terkait
-
Cek Fakta: Diperiksa 48 Jam, Surya Paloh Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi BTS 8 Triliun, Benarkah?
-
Dibangun Tower BTS 4G Bakti Kominfo, Warga Desa Wayharu Keluhkan Jaringan Lemot
-
Langgar Privasi, Penyebar Foto Suga BTS di Bandara Buat Surat Terbuka untuk ARMY
-
Cara Pinjam Samsung Galaxy S23 Ultra 5G untuk Konser Suga BTS, Biar Punya Fancam Kualitas HD
-
8 Kutipan Inspiratif RM BTS Tentang Kehidupan, Sarat Akan Makna!
Entertainment
-
Dari Romcom hingga Aksi, 5 Drama Korea 2026 Ini Wajib Masuk Watchlist
-
AADC Kembali Bikin Flashback: Mengapa Nostalgia SMA Tetap Memikat Gen Z?
-
Film Crayon Shin-chan ke-33 jadi Film Terlaris Sepanjang Waralaba Ini
-
Below Tayang 8 Oktober di Netflix, Josh Hartnett Hadapi Monster Laut
-
Netflix Rilis Trailer Steps, Angkat Sisi Lain Saudari Tiri Cinderella
Terkini
-
Tugas Guru Itu Mengajar, Bukan Menjadi Petugas Pemeriksa MBG
-
Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama
-
Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG
-
Review Drama Start-Up: Drakor Lama dengan Pelajaran yang Tak Pernah Usang
-
Menelisik Pameran 'On Equal Grounds": Saat Hierarki di Dunia Seni Diruntuhkan