Bagi penyuka lagu dengan vokal kuat dan berkarakter, kalian harus memasukkan WJSN 'Butterfly' ke dalam playlist-mu. Lagu utama dalam album 'Neverland' yang dirilis pada 9 Juni 2020 ini berhasil memamerkan vokal keren rasa vokalis dari agensi besar. Namun sayang, lagu ini sangat underrated sehingga kalah dari lagu TikTok populer.
Lebih lanjut, 'Butterfly' adalah lagi produksi GALACTIKA. Sementara liriknya ditulis oleh member Exy. Lagu ini bercerita tentang penggunaan frasa 'kepakan sayap kupu-kupu' sebagai gambaran dari keinginan seorang gadis yang bermimpi untuk bebas.
Lirik-liriknya menggambarkan seorang gadis yang bertahan melewati masa pertumbuhan dan menemukan identitas aslinya saat ia bertransisi ke masa dewasa.
Lirik yang menyentuh dibalut dengan vokal yang kuat membuat lagu ini mudah disukai dalam sekali dengar. Di awal lagu, WJSN mengungkap perubahan yang dialami seseorang dan apa yang terlihat mungkin tidak sebenarnya yang terjadi.
Seperti dalam lirik:
"Nadanya kasar dan ekspresi dingin. Mereka bilang itu arogan dan terkadang aneh. Apa yang kamu lihat bukanlah segalanya oh tidak. Aku terlihat canggung di cermin. Aku masih sama, tapi apakah sudah menjadi seperti ini sebelum aku menyadarinya?"
Manusia cenderung tidak menyukai perubahan. Begitu juga tokoh dalam lagu ini. Sehingga ia menyebut ada masa ia mulai merasa cemas.
Lalu saat ia melihat sekeliling, ia merasa stuck sementara orang lain terus bergerak. Semua ini tentu membuatnya khawatir.
Namun ia pun ingin bebas dan menemukan jati dirinya. Seperti dalam lirik:
"Biarkan warnaku bersinar dan menjadi lebih gelap. Terkadang saya ingin tampil mencolok juga. Jangan ikat aku lagi, merasa lebih bebas. Apakah kamu benar-benar ingin menemukanku?"
Bagian yang paling saya suka dari lagu ini adalah lirik yang menunjukkan bahwa tidak apa-apa terluka karena kita akan terbang lebih tinggi seperti kupu-kupu. Di masa lalu, ada titik saat kita penasaran akan banyak hal dan saat masih muda kita punya banyak sekali mimpi.
'Butterfly' WJSN terasa dekat di hati dan nyaman di telinga. Sementara secara visual, musik videonya juga memanjakan mata karena konsep fairy tale yang cantik.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Tak Hanya Sesama Teman, Saat Guru dan Dosen Juga Jadi Pelaku Bully
-
Kisah Relawan Kebersihan di Pesisir Pantai Lombok
-
Viral Tumbler KAI: Bahaya Curhat di Medsos Bagi Karier Diri dan Orang Lain
-
Ricuh Suporter Bola hingga War Kpopers, Saat Hobi Tak Lagi Terasa Nyaman
-
Budaya Titip Absen: PR Besar Guru Bagi Pendidikan Bangsa
Artikel Terkait
-
Disawer saat Nge-DJ Pakai Baju Seksi, Adab DJ Katty Butterfly Disorot
-
Dibintangi Xiumin EXO dan Exy WJSN, Drama Heo's Diner Ungkap Tanggal Tayang
-
Ungu, Judika, hingga Sammy Simorangkir Sukses Ramaikan Konser 21st Anniversary New Club 36
-
5 Inspirasi Outfit Liburan ke Pantai ala Bona WJSN, Super Nyaman!
-
Rilis Foto Pembacaan Naskah, Social Savvy Class 101 Ungkap 5 Pemeran Utama
Entertainment
-
Dampak Skandal Pajak Cha Eun Woo, Brand Ini Mulai Ambil Jarak?
-
Sinopsis Bloody Flower, Pembunuh Berantai dengan Kemampuan Penyembuh
-
Daftar Harga Tiket Fan Meeting Hearts2Hearts Jakarta 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Diambil dari Kisah Nyata, Film The Big Fix Gaet Mark Wahlberg Jadi Pemain
-
Kronologi Meninggalnya Lula Lahfah: Kamar Terkunci hingga Temuan Surat
Terkini
-
Nostalgia Film 5 cm: Antara Keindahan Mahameru dan Kekuatan Persahabatan
-
4 Padu Padan Daily OOTD ala Go Youn Jung, Gaya Simpel tapi Classy!
-
Burung-Burung Rantau: Gagasan tentang Manusia Pasca-Indonesia
-
Saat Sekolah 'Pindah' ke Mall: Serunya Open House Mutiara Persada 2026
-
Antara Empati dan Superioritas: Mengembalikan Makna Volunteer yang Berdampak