Saat nyeri haid, aktivitas pasti akan terganggu. Kamu akan terus uring-uringan dan berujung diam di tempat tidur. Tidak heran, banyak yang memilih untuk cuti bekerja jika sedang merasakan hal seperti ini.
Untuk mengatasinya, di bawah ini ada lima minuman yang bisa kamu konsumsi untuk meredakan nyeri haid.
1. Air putih
Banyak mengonsumsi air putih dapat membantu mengurangi gejala kram saat sedang haid. Minumlah setidaknya 6-8 gelas per hari. Kamu juga bisa memilih air dengan kondisi hangat. Guna perut terasa lebih nyaman.
2. Teh kamomil
Kandungan pada kamomil mampu menahan prostaglandin (kelenjar prostat) yang mengakibatkan nyeri saat haid. Selain itu, juga dapat memperlancar menstruasi. Kamomil sendiri merupakan tanaman yang termasuk dalam keluarga bunga matahari.
Bentuknya hampir sama, namun lebih kecil dan berwarna putih. Agar tidak repot, kamu bisa membeli produk jadi yang banyak dijual di supermarket.
3. Jus Nanas
Enzim bromelia yang terkandung di dalam nanas mampu meregangkan ototmu. Salah satunya yang terdapat pada rahim. Saat tengah menegang, kamu akan merasakan nyeri yang luar biasa.
Akibatnya, kamu akan terus-terusan meringkuk. Nah, nanas yang diolah menjadi jus inilah alternatifnya. Bila perlu, jangan diberi tambahan gula atau susu, ya.
4. Rebusan jahe
Tidak hanya menghangatkan, jahe juga dapat meredakan nyeri haidmu. Hal ini karena mengandung atsiri tinggi serta gingerol yang juga mampu menahan prostaglandin. Kamu bisa membuatnya dengan cara merebus si jahe dan berikan sedikit gula ke dalamnya.
5. Smoothie
Selain dipilih untuk menu diet, smoothie juga dapat meredakan nyeri haid, loh. Kandungan vitamin B dan kalsium dari beberapa bahannya mampu melawan kram saat menstruasi. Vitamin B bisa kamu dapatkan dari buah pisang dan apel. Sedangkan kalsium diperoleh dari bayam dan yoghurt.
Pembuatan smoothie hampir sama dengan jus. Bedanya hanya menggunakan bahan tersebut tanpa adanya tambahan apapun, termasuk air.
Itulah kelima minuman yang bisa kamu konsumsi saat sedang haid. Jangan coba-coba untuk memilih obat-obatan pereda nyeri, ya. Terlebih jika tidak memiliki izin kesehatan.
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Health
-
Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
Terkini
-
Ngopi di Tarkam Ledokombo: Ketika Tawa, Asap Kopi, dan Jalan Raya Menjadi Satu Cerita
-
Review Jujur Almaz Fried Chicken Kediri: Ayam Goreng Arab dengan Rempah yang Nendang!
-
Daredevil: Born Again Season 1, Sajikan Tema Keadian dan Korupsi Kekuasaan!
-
Pemimpin Karismatik: Ketika Kata-kata Bisa Menggerakkan Banyak Orang
-
Novel Hilang di Wonju, Teror Pembunuhan Saputangan dan Misteri Angka Tujuh