Penelitian menyatakan, sarapan merupakan waktu makan yang paling penting. Namun, pentingnya sarapan kerapkali diabaikan, khususnya bagi orang-orang yang sedang diet.
Kebanyakan orang saat melakukan diet menurunkan berat badan selalu mengabaikan waktu atau kebiasaan sarapan. Padahal, kebiasaan sarapan yang baik ternyata akan membantu menjaga berat badan ideal loh.
Nah berikut ini informasi terkait kebiasaan sarapan yang ternyata salah dan bisa bikin tambah gemuk sebagaimana disadur dari EatThis.
1. Melewatkan Sarapan
Kebanyakan orang yang ingin menurunkan berat badan berpikir bahwa dengan melewatkan sarapan, mereka bisa dengan cepat mendapatkan berat badan ideal. Padahal hal tersebut tidaklah benar. Mnurut ahli, mereka yang melewatkan sarapan cenderung makan lebih banyak saat makan siang. Sarapan akan memberikan energi bagi tubuh agar dapat beraktivitas dengan baik.
2. Makan Terlalu Cepat
Makan terlalu cepat ternyata bisa menyebabkan perut kembung. Saat mengunyah makanan pun harus dilakukan dengan benar. Mengunyah makanan dengan tergesa-gesa dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
3. Mengonsumsi Terlalu Sedikit Protein
Sebagian besar orang mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat pada saat sarapan seperti mie, roti, dan sereal, tetapi terlalu sedikit protein atau bahkan tidak ada sama sekali. Padahal, protein dapat menjaga rasa kenyang lebih lama dan menjaga gula darah agar tetap stabil. Ketika perut terasa cukup kenyang, kamu akan terhindar dari keinginan untuk ngemil lebih banyak di waktu antara sebelum makan siang.
4. Konsumsi Snack Bebas Lemak
Menurut Ahli, snack yang dipasarkan bebas lemak sering kali mengandung kalori dan karbohidrat tinggi, serta rendah protein. Sangat penting untuk menyeimbangkan asupan karbohidrat dengan lemak dan protein saat sarapan, karena dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, hal itu juga penting untuk membantu mengurangi keinginan ngemil sebelum makan siang.
Hindari kebiasan-kebiasaan sarapan yang salah seperti informasi diatas untuk menjaga berat badan tetap ideal.
Baca Juga
Artikel Terkait
Health
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terkini
-
Menanti Taji BPKP: Saat Prabowo Mulai Bersih-Bersih Rumah Birokrasi
-
Manga GIGANT Karya Hiroya Oku Resmi Diadaptasi jadi Film Anime Layar Lebar
-
Film The Square, Pria Modern yang Sibuk Pencitraan dan Krisis Emosional
-
Review Serial My Royal Nemesis: Suguhkan Intrik Selir dengan Twist Modern
-
Idgitaf dan Hindia Rilis Masih Ada Cahaya, Bawa Pesan untuk Tetap Melangkah