Kesemek sering disebut sebagai buah kaki. Bentuknya mirip tomat dengan warna yang cenderung oranye dan kuning. Biasanya, buah kesemek direndam dalam larutan kapur selama 24 jam. Oleh karena itu, kulitnya terlihat seperti diberi taburan bedak.
Buah kesemek memiliki rasa sepet, tetapi kaya akan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuhmu. Berikut manfaat buah kesemek sebagaimana dirangkum dari Hellosehat dan Alodokter.
1. Menjaga Kesehatan Mata dan Otak
Buah kesemek mengandung sekitar 55 persen vitamin A yang dikenal baik untuk kesehatan mata. Kandungan ini merupakan komponen penting dalam produksi rhodopsin, protein yang dibutuhkan indera penglihatan agar berfungsi secara normal.
Selain itu, zeaxanthin dan lutein pada kesemek juga mampu menurunkan risiko penyakit mata, seperti kerusakan retina. Jika tidak cepat diatasi, gangguan ini akan menyebabkan kebutaan.
Tak hanya mata, kesemek juga baik dalam menjaga kesehatan otak. Hal ini dikarenakan kandungan fisetin yang dapat meningkatkan memori, menghambat kerusakan saraf, serta mencegan penurunan kognitif akibat usia. Senyawa ini juga mampu memicu timbulnya hormon serotonin, sehingga kamu terhindar dari depresi.
2. Menyehatkan Sistem Pencernaan
Kesemek sama seperti buah lainnya yang kaya akan serat. Kandungan ini dikenal ampuh dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Beberapa di antaranya, mampu memadatkan kotoran, meningkatkan sekresi cairan lambung dan pencernaan, mengatasi sembelit dan diare, serta merangsang peristaltik usus untuk memindahkan makanan.
Tak hanya itu, rutin mengonsumsi serat juga dapat membantu dalam proses penurunan berat badan. Ditambah, adanya perlindungan dari risiko masalah pencernaan serius, seperti kanker usus besar.
3. Mencegah Kanker
Radikal bebas nyatanya dapat merusak sel tubuh. Jika tidak segera diatasi, bisa terus berkembang menjadi kanker. Untuk itu, kamu perlu mencegahnya dengan rutin mengonsumsi asupan yang mengandung antioksidan tinggi.
Kesemek dikenal sebagai buah yang kaya akan antioksidan. Kandungan ini diperoleh dari katekin dan karetonoid yang berfungsi dalam pencegahan kanker. Selain itu, ada vitamin A, vitamin C, beta karoten, dan flavonoid yang menjadi sumber penghasil antioksidan.
Menurut berbagai penelitian, jika kamu rutin mengonsumsi flavonoid, dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kanker paru-paru. Ditambah beta karoten yang ternyata baik dalam menghindarimu dari kanker usus, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.
4. Meningkatkan Imunitas
Kesemek juga bisa kamu jadikan asupan yang dapat meningkatkan imunitas. Pasalnya, buah ini mengandung asam askorbat yang mampu memenuhi kebutuhan vitamin C bagi tubuh hingga 80 persen.
Seperti diketahui, vitamin C memang dikenal sebagai penambah daya tahan tubuh terbaik. Kandungan ini bekerja dengan memperluas pembentukan sel darah putih yang nantinya akan melawan infeksi, seperti virus, bakteri, jamur, dan racun.
Dengan kata lain, mengonsumsi kesemek dapat membuat tubuh tetap kuat dan sehat karena imunitas yang semakin meningkat. Kamu juga akan terhindar dari gangguan kesehatan umum, seperti flu, pilek, dan batuk.
5. Menghambat Penuaan Dini
Sudah disinggung sebelumnya bahwa kesemek memiliki antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Salah satunya yang bisa menimbulkan masalah penuaan dini. Nah, vitamin A, lutein, likopen, cryptoxanthin, dan beta karoten merupakan zat-zat antioksidan yang mampu mengatasinya.
Semua kandungan pada buah tersebut akan melindungi kulit dari kerusakan oksidatif yang memang bisa memicu tanda penuaan dini. Beberapa di antaranya adalah muncul keriput dan bintik hitam. Namun, masalah-masalah ini dapat diperlambat jika kamu rutin mengonsumsi kesemek.
Nah, usai membaca manfaat yang dapat diperoleh dari buah kesemek, apakah kamu tertarik untuk mengonsumsinya?
Tag
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Health
-
Rahasia Sehat Saat Puasa: Penjelasan Medis Fungsi Mental dan Vitalitas
-
Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
-
Hindari Mi Instan, Pilih Telur Dadar Sayur Agar Puasa Tetap Berenergi
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
Olahraga Saat Puasa: Mitos, Fakta, dan Panduan dari dr. Tirta
Terkini
-
Opornya Hangat, Tapi Kok Hati Dingin? Rahasia di Balik Rasa Hampa Saat Bulan Suci
-
Ulasan Buku Anya's Ghost,Persahabatan Beracun dari Alam Baka
-
Dopamin Jam 3 Pagi: Ketika Setan Dibelenggu, Tapi Doomscrolling Terus Melaju
-
Membunuh Literasi, Membunuh Demokrasi: Saat Akses Bacaan Dicekik Negara
-
Misi Glow Up Lebaran: Antara Kejar Tayang Kulit Bening dan Dompet yang Kering