Karbohidrat merupakan salah satu nutrisi yang wajib dipenuhi setiap hari karena mampu dijadikan sumber energi utama bagi tubuh. Biasanya, para pelaku diet menghindari zat ini sebab dianggap dapat meningkatkan berat badan berlebih.
Padahal, jika dikonsumsi dengan benar justru mampu memberikan manfaat yang sesuai. Tidak mencukupi kebutuhan hariannya cenderung membuatmu merasa lebih cepat lelah dan sulit berkonsentrasi dalam menjalani aktivitas.
Karbohidrat sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni sederhana dan kompleks. Selengkapnya mengenai hal ini bisa kamu temukan pada penjelasan berikut.
Karbohidrat Sederhana
Jenis ini merupakan yang paling mudah dicerna serta mampu mengirim glukosa langsung menuju aliran darah. Usai dikonsumsi, makanan yang mengandung karbohidrat sederhana akan menjadikanmu lebih berenergi.
Gula adalah satu contoh karbohidrat sederhana yang tidak sulit dicerna oleh tubuh. Bentuknya juga bisa lebih cepat diubah menjadi gula darah. Jenisnya ini terbagi ke dalam dua kelompok, gula alami dan buatan.
Gula alami biasanya terdapat pada buah-buahan atau susu. Sementara buatan adalah gula yang ditambahkan melalui proses pengolahan, seperti buah kaleng kemasan dengan sirup kental atau bahan membuat kue.
Beberapa jenis gula yang bisa dijadikan sumber energi juga meliputi fruktosa, glukosa, sukrosa, laktosa, dan maltosa. Kamu pasti pernah mendengar istilah-istilah tersebut, bukan? Dimana semuanya memiliki manfaat baik bagi kesehatan.
Beda halnya dengan yang sederhana, karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Pemecehannya ini memproduksi pasokan energi yang stabil sehingga tidak langsung membuat kadar gula naik secara drastis.
Oleh karenanya, para penderita atau orang-orang yang berisiko terkena diabetes seringkali diwajibkan mengurangi asupan karbohidrat sederhana. Pasalnya, dapat memperburuk penyakit tersebut.
Karbohidrat kompleks terbagi menjadi dua jenis, yaitu pati dan serat. Pati merupakan makanan pokok yang dijadikan sumber energi bagi tubuh. Beberapa asupannya antara lain, kacang, jagung, kentang, beras, dan gandum. Semuanya ini juga kaya akan nutrisi lain, seperti zat besi, kalsium, serta vitamin E.
Selanjutnya ada serat yang merupakan senyawa nabati, dimana termasuk sulit dicerna oleh tubuh. Jadi, saat mengonsumsi makanan dengan kandungan ini, hanya dapat melewati usus tanpa adanya perpecahan.
Jenis karbohidrat ini berperan penting dalam memelihara kesehatan sistem pencernaan serta memberimu rasa kenyang lebih cepat dan tahan lama. Beberapa makanan yang mengandung serat, meliputi buah, sayur, kacang polong, almond, kenari, hingga olahan gandum seperti roti.
Nah, itulah penjelasan singkat mengenai karbohidrat serta jenis-jenisnya yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sehingga dianjurkan untuk tetap memenuhi kebutuhan hariannnya.
Sumber: hellosehat, alodokter
Tag
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Health
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
-
Anxiety Tidak Berbahaya, Itu Tandanya Sistem Tubuhmu Sedang Update
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
Terkini
-
Sinopsis House of Grace, Drama Thailand Terbaru Kiatipoom Banluechairit
-
Naga Purba ke Jepang: Diplomasi Hijau dan Misi Penyelamatan Komodo
-
Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!
-
Dilema Sunyi Generasi UMR: Kerja Demi Hidup atau Hidup Demi Kerja?
-
Perpustakaan Tubuh yang Diam-Diam Membusuk