Dewasa ini, kebiasaan makan sambil berdiri menjadi semacam budaya yang dianggap ngetren di tengah masyarakat. Semisal dalam sebuah hajatan persepsi pernikahan, sebagian orang mulai menerapkan adat makan dan minum sambil berdiri.
Mereka barangkali beralasan tempat menyajikan beraneka makanan dan minuman sengaja tidak disediakan kursi agar tempat lebih simpel dan agak luas. Sehingga para tamu yang datang, langsung menyantap makanan dan minuman sambil berdiri di tempat dimana mereka memilih menu makanan dan minuman tersebut.
Bagi sebagian orang, makan dan minum sambil berdiri merupakan perkara yang wajar yang tidak penting untuk dipersoalkan, padahal jika ditinjau dari ilmu kesehatan (ilmu medis), makan dan minum sambil berdiri ternyata memberi dampak buruk terhadap kesehatan.
Berikut empat dampak buruk yang bisa menimpa orang yang biasa minum sambil berdiri, dilansir dari laman Dokter Sehat.
1. Air langsung mengalir ke pencernaan
Bagi orang yang minum sambil berdiri, maka air yang diminum tersebut akan mengalir seperti air terjun melalui pencernaan makanan. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan ringan pada daerah sekitar alat pencernaan.
2. Air menabrak serabut otot jantung
Selain rasa haus yang tidak cepat hilang, dampak buruk bagi orang yang biasa minum sambil berdiri adalah air menabrak serabut otot jantung, sehingga bisa mengganggu asam lambung. Bahkan, hal ini bisa menyebabkan kejang otot di sekitar perut.
3. Filtrasi air terganggu
Air bisa melewati ginjal dengan kekuatan yang sama. Hal ini bisa mengganggu proses filtrasi alami (penyaringan air) yang masuk ke dalam pencernaan. Akibatnya, kotoran bisa terakumulasi di kandung kemih dan bisa menjadi penyebab kencing berdarah.
4. Mempengaruhi warna urine
Di samping menyebabkan nyeri sendi, minum sambil berdiri juga dapat memengaruhi warna urine. Perlu diketahui bahwa warna urine menjadi indikator kesehatan. Jika warna urine bening, maka kondisi badan tandanya baik-baik saja (sehat). Sementara jika warna urine gelap, maka pertanda tubuh kita kurang sehat dan butuh minum air putih yang lebih banyak.
Demikian empat dampak buruk dari minum sambil berdiri. Dengan ini, sekiranya kita mampu untuk menghindari agar senantiasa tubuh kita sehat dan baik-baik saja.
Baca Juga
-
Temukan Potensi Diri dan Kekuatan Pikiran dalam Buku Mind Power Skills
-
Ulasan Buku Memaknai Jihad, Mengenal Pemikiran Prof. Dr. KH. Quraish Shihab
-
Cinta Datang dari Ranum Buah Mangga dalam Buku Kata-Kata Senyap
-
Proses Perubahan Ulat Menjadi Kupu-Kupu dalam Buku Metamorfosis Sempurna
-
Kritik Tajam tapi Santai dalam Buku Kumpulan Cerpen Jreng Karya Putu Wijaya
Artikel Terkait
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
5 Teknik Psikoterapi untuk Menangani Gangguan Mental, Ciptakan Coping Mechanism Sehat
-
20 Ribu Warga Berkunjung ke TMII, Air Mancur Goyang dengan Drone Show Digelar Selama Libur Lebaran
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Hindari Makanan Ini Saat Lebaran Jika Punya Kolesterol Tinggi
Health
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
-
Intermittent Fasting vs. Keto, Mana yang Lebih Efektif untuk Panjang Umur?
Terkini
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
Review Norma - Antara Mertua dan Menantu: Film Selingkuh Menariknya Apa?