Buah kedondong atau yang memiliki nama binomial Spondias dulcis, merupakan tanaman buah yang masuk kedalam golongan suku mangga-manggaan. Termasuk buah tropis, yang memiliki rasa asam khas dengan biji tunggal berserabut. Kedondong dapat dimakan langsung dalam kondisi segar, maupun juga diolah terlebih dahulu menjadi rujak, asinan, acar, maupun selai.
Bahkan dalam setiap 100 gram buah kedondong terkandung kalori juga beberapa nutrisi seperti, protein, serat, karbohidrat, zat besi, kalsium, fosfor, juga beragam vitamin dan antioksidan.
Dilansir dari klikdokter dan alodokter, berikut 5 manfaat kedondong yang baik untuk kesehatan.
1. Melancarkan sistem pencernaan
Kandungan serat pangan dalam kedondong dapat membantu melancarkan pencernaan, juga memadatkan tinja sehingga mampu mencegah dan mengatasi sembelit. Serta antioksidan dan beragam vitamin juga mineral di dalamnya dapat mencegah berbagai gangguan pencernaan lainnya, seperti wasir dan divertikulitis.
Mengonsumsi kedondong dibarengi dengan buah lainnya seperti halnya pada rujak, akan semakin baik untuk memperlancar pencernaan.
2. Menjaga kesehatan mata
Vitamin A yang sangat banyak dalam kedondong sangat baik untuk memelihara kesehatan mata, dan menurunkan risiko terkena gangguan penglihatan seperti rabun senja.
Juga kandungan antioksidan dalam kedondong dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit mata akibat bertambahnya usia, semisal katarak dan degenerasi makula.
3. Meningkatkan imunitas tubuh
Manfaat kedondong selanjutnya juga dapat diperoleh dari kandungan vitamin C dan A, serta antioksidan di dalamnya. Dimana ketiga zat tersebut diketahui berperan penting dalam memelihara kesehatan, dan fungsi sel darah putih sebagai penunjang daya tahan tubuh atau memperkuat imunitas.
4. Menjaga kesehatan kulit
Manfaat kedondong untuk wajah juga dapat diperoleh dari kandungan antioksidan dan vitamin C di dalamnya, yang dapat meningkatkan produksi kolagen sebagai protein yang berfungsi untuk menjaga kekuatan dan kelenturan alami kulit. Sehingga dapat mengurangi dampak munculnya penuaan dini pada wajah.
5. Mengontrol berat badan
Kedondong merupakan buah dengan tingkat kandungan lemak yang cukup rendah, namun kaya akan serat. Mengonsumsi Kedondong selain untuk melancarkan pencernaan, serat di dalamnya juga dapat membuat perut merasakan kenyang lebih lama. Sehingga lebih mempermudah untuk mengatur porsi dan pola makan, sebagai upaya mengontrol berat badan atau diet.
Namun perlu diingat cukup konsumsi kedondong dengan sewajarnya dan jangan berlebihan, juga imbangi dengan makan sehat lainnya untuk menyeimbangkan gizi dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
Baca Juga
-
Melegenda, Berikut Alasan Mangkuk Ayam Jago Jadi Google Doodle Hari Ini
-
5 Manfaat Buah Kecapi yang Masih Jarang Diketahui
-
Siap-Siap, 'One Piece Film Red' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
5 Manfaat Kecipir untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui
-
Sering Dikonsumsi, 5 Manfaat Taoge Bantu Kontrol Berat Badan
Artikel Terkait
-
Perbedaan Ras Membuktikan Manusia Beradaptasi terhadap Lingkungan, Ini Alasannya!
-
Merek Lokal Ini Buat Sepatu Bola dari Kulit Kanguru, Apa Keunggulannya?
-
Bagus untuk Kulit Kering, Ini Beberapa Fungsi dan Efek Samping Retinol
-
Hits Health: Masuk Kantor dan Mal Harus Vaksin Booster, Kulit Tergores Berakhir Mengenaskan
-
Suhu Panas Arab Picu Permasalahan Kulit, Begini Pencegahannya
Health
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
-
Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"
Terkini
-
Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending
-
Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis
-
Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta
-
Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar
-
Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca