Stres adalah hal wajar yang biasa ditemui dalam kehidupan. Pekerjaan berat adalah salah satu yang dapat menimbulkan stres. Banyaknya deadline dan tuntutan pekerjaan menyebabkan seseorang dapat mengalami stres berlebih.
Stres tidak hanya ditemui di dalam ruang lingkup pekerjaan saja, namun masalah dengan pasangan atau tuntutan hidup juga memberikan efek besar pada pengaruh stres seseorang.
Walau setiap orang mengalami kondisi stres yang berbeda, namun ada tanda yang bisa memberikan sinyal bahwa seseorang tengah mengalami stres berat. Dilansir dari Verywell Mind berikut adalah tanda-tanda seseorang yang sedang mengalami stres berat.
1. Insomnia
Sebuah studi di tahun 2014 yang melibatkan 2.300 partisipan menunjukan bahwa antara depresi dan insomnia sangat erat kaitannya. Jika merasakan sulit tidur selama beberapa waktu, kemungkinan Anda sedang mengalami stres berat.
2. Cemas dan marah
Mengalami hal-hal sulit dalam hidup dan merasa tidak dapat menyelesaikannya membuat Anda bisa merasa stres juga marah di dalam waktu yang bersamaan. Namun, jika sepanjang waktu terus menerus merasa kewalahan dan cemas, itu dapat menandakan bahwa Anda sedang stres berat.
3. Sering sakit kepala
Sakit kepala yang ditimbulkan bisa berasal dari insomnia atau mabuk akibat seringnya mengonsumsi alkohol. Jika kepala Anda sering merasa seperti ada tali yang mengikat dan perlahan megencang, itu berarti Anda sedang mengalami stres berat.
4. Masalah pencernaan
Orang yang sedang mengalami stres berat bisa menderita masalah pencernaan seperti sembelit, diare hingga gejala lain yang bisa memperburuk kondisi orang tersebut seperti gerd, penyakit radang usus dan lain sebagainya.
5. Jantung berdetak cepat dan tekanan darah tinggi
Setelah beraktivitas berat biasanya jantung memang berdetak lebih cepat, namun jika pada keadaan normal dan stabil, seseorang yang sedang mengalami stres berat jantungnya tetap berdetak secara cepat. Selain itu tekanan darahnya mengalami lonjakan.
6. Timbul banyak jerawat
Walaupun stres bukan satu-satunya faktor yang memicu timbulnya jerawat, namun tidak menutup kemungkinan bahwa banyaknya jerawat adalah akibat pengaruh stres yang mampu melepaskan kortisol dan meningkatkan produksi minyak yang dapat memperparah kondisi jerawat.
7. Menurunnya gairah seksual
Pengaruh stres berlebihan bisa merubah tingkat libido seseorang. Jika Anda merasa tidak memiliki ketertarikan berhubungan seks seperti biasanya, maka bisa dikatakan Anda sedang mengalami stres berat.
Itulah tanda-tanda yang bisa mengindikasikan jika Anda sedang mengalami stres berat. Jika kondisi stres semakin parah, jangan ragu menghubungi profesional yang dapat membantu Anda mencari jalan keluar dalam meringankan permasalahan Anda. Tetap berpikir positif dan mintalah dukungan orang-orang sekitar Anda.
Baca Juga
-
Review Film Hokum, Minim Jumpscare tapi Bikin Tegang Sampai Akhir
-
Pencinta Sepak Bola Wajib Baca: Tips Beli Jersey Orisinal Piala Dunia 2026
-
Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru
-
Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain
-
Film Aksi Komedi 24 Jump Street Resmi Digarap, Aksi Dua Polisi Kocak Schmidt dan Jenko Kembali
Artikel Terkait
Health
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
-
"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya
-
Ancaman Tersembunyi Social Smoking: Dari Ikut-Ikutan Bisa Menuju Ketergantungan Loh!
Terkini
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran