Gula merah atau gula kelapa telah lama menjadi salah satu bahan pangan yang sering digunakan sebagai masakan tradisional Indonesia. Selain memberikan rasa manis yang khas, gula merah juga dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh. Namun, ada juga salah kaprah yang sering terjadi terkait dengan penggunaan gula merah ini. Menyadur dari Hallosehat.com, berikut ini adalah ulasan 5 efek dan bahaya yang ditimbulkan akibat konsumsi gula merah.
1. Meningkatkan Risiko Diabetes
Salah satu efek yang sering terjadi ketika menggunakan gula merah adalah meningkatkan risiko diabetes. Meskipun gula merah dianggap sebagai bahan pangan yang lebih sehat daripada gula putih, tetap saja mengonsumsi gula merah secara berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah yang berdampak pada risiko terkena diabetes. Apalagi jika waktu memproduksi ada tambahan bahan kimia yang berbahaya.
2. Memicu Kenaikan Berat Badan
Selain meningkatkan risiko diabetes, konnsumsi gula merah secara berlebihan juga dapat memicu kenaikan berat badan. Meskipun gula merah memiliki nilai gizi yang lebih baik daripada gula putih, tetap saja mengonsumsi gula merah secara berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang berdampak pada kesehatan.
3. Mengganggu Kesehatan Gigi
Gula merah bisa membentuk plak pada gigi dan menyebabkan kerusakan gigi. Oleh karena itu, penggunaan gula merah sebaiknya dikurangi atau dihindari terutama bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan gigi.
4. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Meskipun gula merah dianggap sebagai bahan pangan yang lebih sehat, tetap saja mengonsumsi gula merah secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang berdampak pada risiko penyakit jantung.
5. Keseimbangan Hormon Terganggu
Konsumsi gula merah yang berlebihan dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah yang berdampak pada produksi insulin dan hormon lainnya dalam tubuh. Hal ini tentu tidak baik jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
Oleh karena itu, hendaknya membatasi konsumsi gula merah dan memahami dengan benar tata cara penyajiannya. Jangan sampai kare ada embel-embel gula merah lantas mengabaikan kesehatan. Dengan mengonsumsi secara terukur dan benar kita akan mendapatkan efek positifnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Belajar Membaca Peristiwa Perusakan Makam dengan Jernih
-
Kartini dan Gagasan tentang Perjuangan Emansipasi Perempuan
-
Membongkar Kekerasan Seksual di Kampus oleh Oknum Guru Besar Farmasi UGM
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
Artikel Terkait
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,03 Persen di Kuartal I-2023
-
Kerap Menyerang Pasca Lebaran, Diare hingga Diabetes Harus Diwaspadai
-
Penderita Diabetes Alami Luka Apakah Sudah Pasti Diamputasi? Begini Penjelasan Dokter Ahli
-
Waspada! 4 Gejala Ini Mungkin Muncul Akibat Cuaca Ekstrem
-
3 Jenis Penyakit yang Dapat Muncul dari Kebiasaan Jarang Mencuci Tangan
Health
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati
-
Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
Terkini
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour
-
Intip Bocoran iPhone 18 Pro, Hadir dengan Face ID di Bawah Layar dan Chip A20 Pro 2nm
-
Sukaria Market Volume 4 Hadirkan Pengalaman Royal Season yang Lebih Imersif Lewat The Royal Garden