Sebagai orang tua kita wajib memperhatikan kondisi kesehatan anak, termasuk rongga mulut. Ada banyak anak-anak yang mengalami masalah pada gigi, seperti perubahan warna menjadi kuning kecokelatan dan keropos.
Kondisi ini jika dibiarkan berlarut-larut bisa memicu terjadinya gigi berlubang yang menimbulkan rasa sakit saat mengunyah. Akibatnya, nafsu makan anak menjadi menurun sehingga mempengaruhi perkembangan berat badan, seperti dilansir pada laman Alodokter.
Sayangnya, banyak orang tua belum mengetahui penyebab kerusakan gigi pada anak. Beberapa justru mengabaikannya karena menganggap gigi susu yang rusak dapat tumbuh kembali tanpa memperhatikan dampak jangka panjang bagi sang Anak.
Untuk itu, diartikel kali ini kita akan membahas tentang beberapa penyebab kerusakan gigi pada anak. Melansir dari Hopkinsmedicine.org dan Mouthhealty.org, berikut penjelasannya.
1. Gigi Gigis
Gigi gigis atau disebut juga dengan pembusukan gigi merupakan kondisi medis yang terjadi akibat kebiasaan minum susu dengan botol dot dalam waktu yang lama. Pasalnya, air susu yang mengandung gula akan menempel atau menggenang di sekitar gigi sehingga menjadi tempat berkembang biak bakteri dan memicu pembusukan. Gigi depan atas menjadi daerah yang paling sering mengalami pembusukan dengan ciri berupa bintik putih atau kuning.
2. Karies Gigi
Gigi berlubang atau karies gigi dapat terjadi saat bakteri menggerogoti lapisan enamel gigi sehingga menyebabkan kerusakan. Hal ini dipicu oleh kebiasaan buruk tidak menggosok gigi anak setelah makan dan sebelum tidur.
Akibatnya, sisa makanan tersebut menjadi tempat tumbuhnya bakteri yang menghasilkan asam laktat dan merusak gigi. Jika tidak segera diatasi, maka karies gigi tidak hanya merusak gigi susu, namun dapat berpindah ke gigi permanen anak.
3. Radang Gusi
Radang gusi atau gingivitis disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan manis seperti coklat dan permen. Kondisi ini bisa diperparah dengan kebiasaan buruk jarang menggosok gigi sehingga memicu timbunan plak yang memadat.
Radang gusi biasanya ditandai dengan terjadinya pendarahan, peradangan, serta pembengkakan pada gusi. Jika Anda menemukan hal ini pada anak, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
4. Kebiasaan Menghisap Jempol
Kebiasaan menghisap jempol ini biasanya dilakukan pada bayi dan balita untuk memperoleh ketenangan serta rasa aman dan nyaman. Namun jika anak telah memasuki usia 5 tahun, kebiasaan ini perlu dihentikan.
Sebab, terlalu sering menghisap jempol akan membuat rahang atas dan bawah menjadi tidak sejajar. Bahkan, anak juga bisa mengalami kesulitan saat menggigit atau mengunyah makanan.
Itulah tadi pembahasan tentang empat penyebab kerusakan gigi pada anak, semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
Anak Nikita Mirzani Umumkan Instagram Antonio Dedola Dihack : Jahat Luar Biasa
-
Sempat Dirahasiakan, Nama Anak Rihanna dan A$AP Rocky Akhirnya Terungkap
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Sejak Kemarin, Masyarakat Dilarang Mendekat
-
Sifilis Apa Penyebab, Cara Mengobatinya dan Bagaimana Mencegahnya
-
Profil Laura Meizani, Anak Pertama Nikita Mirzani yang Buka Aib Ibunya Sendiri
Health
-
Ilmuwan Temukan 'Sidik Jari' Makanan Ultra-Proses dalam Darah dan Urin
-
Popcorn Brain: Ketika Otak Sulit Fokus Akibat Sering Terpapar Gadget
-
Neural Fatigue: Kelelahan Kognitif Akibat Terpapar Stimulus Berulang
-
Attention Fragmentation: Pecahnya Pikiran Akibat Konsumsi Konten Receh
-
Fenomena Brain Fog: Kesulitan Fokus Akibat Sering Konsumsi Konten Receh
Terkini
-
Menari di Antara Batas! Kebebasan Berekspresi di Sekolah vs Kampus
-
Kejebak Diskon? Yuk, Kenali Bedanya Impulsive Buying dan Unplanned Buying!
-
Youthful! Ini 4 Ide OOTD ala Hana FIFTY FIFTY yang Pasti Cocok Buatmu
-
Antara Ronggeng dan Revolusi: Potret Sosial dalam Novel Dukuh Paruk
-
Ulasan Buku B.J. Habibie: The Power of Ideas