Parkour merupakan jenis olahraga yang memerlukan kecepatan serta kekuatan. Biasanya dalam melakukan olahraga parkour ini, seseorang melakukan gerakan berlari, memanjat, meloncat, berguling, dari satu objek ke objek lainnya. Jika diperhatikan olahraga parkour ini tampak sering ditemukan saat adegan-adegan di film action.
Walaupun terlihat cukup ekstrem untuk dilakukan, nyatanya parkour memiliki berbagai manfaat. Melansir dari Health Fitness Revolution, berikut adalah manfaat dari olahraga parkour.
1. Sebagai olahraga seluruh tubuh
Jika biasanya olahraga berfokus pada titik-titik tubuh tertentu, parkour menjadi olahraga yang menggerakkan seluruh tubuh. Gerakan-gerakan parkour yang mencakup berlari, meloncat, memanjat tentunya membuat seluruh anggota tubuh ikut bergerak.
2. Mengasah kemampuan berpikir cepat
Selain melakukan gerakan seluruh tubuh, parkour nyatanya bisa mengasah kemampuan berpikir cepat. Hal tersebut karena ketika melihat sebuah objek sebagai rintangan, maka otak bisa berpikir secara cepat bagaimana mengatasi rintangan yang ditemui.
Karena itu parkour bisa menjadikan seseorang terampil dalam menggunakan insting naluriah yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Menambah keterampilan yang berkaitan dengan kebugaran
Saat olahraga parkour, keterampilan seperti keseimbangan, ketangkasan, kecepatan, koordinasi, dan kekuatan bisa terlatih dan digunakan dalam menjaga kebugaran tubuh sehari-hari.
4. Kekuatan tulang
Olahraga parkour bisa memperkuat tulang bagi orang yang melakukannya. Dengan gerakan-gerakan yang dihasilkan seperti meloncat, berlari, atau gerakan lainnya, nyatanya parkour bisa berdampak pada tinggi tubuh dan mengembangkan kekuatan tulang.
5. Daya tahan kardiovaskular
Gerakan aktif dan konstan yang dihasilkan dari olahraga parkour bisa membuat stamina bahkan jantung kamu kuat dan memungkinkan suplai oksigen ke tubuh kamu mengalami peningkatan.
6. Mengurangi perilaku anti-sosial
Sebuah studi di Westminster tentang parkour mengungkapkan bahwa tingkat kejahatan berkurang sebanyak 69% pada pemuda usia 8-19 tahun saat mereka berlatih parkour.
Parkour bisa mengarahkan orang-orang untuk menyalurkan energi melalui hambatan dan rintangan dalam aktivitas tersebut.
7. Bisa dilakukan siapa saja
Walau parkour terkesan sulit dilakukan karena terkenal dengan gerakan-gerakan ekstremnya, namun pada kenyataannya parkour bisa dilakukan oleh siapapun karena sebenarnya parkour terdiri dari gerakan-gerakan sederhana yang bisa rutin dipelajari di mana saja.
Demikian tadi manfaat olahraga parkour. Dengan latihan konsisten maka bukan tidak mungkin kamu bisa melakukannya bak profesional. Jadi apa kamu tertarik untuk mencobanya?
Baca Juga
-
Kisah Desa Kemiren Banyuwangi Mendunia Berkat Komitmen Jaga Budaya Lokal
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
Artikel Terkait
-
Lajur Hasrat hingga 'Gituan' Saat Pasangan Haid, Simak Manfaat dan Risikonya
-
Bukan Malas, Ini 4 Hal yang Harus Kamu Ketahui tentang Manfaat Slow Living
-
5 Tips Yoga di Rumah untuk Pemula, Persiapkan Ruang yang Nyaman
-
4 Manfaat Potensial Kayu Bajakah untuk Kesehatan, Bantu Atasi Tumor
-
3 Manfaat Buah Mamey Sapote, Salah Satunya Untuk Kesehatan Kulit
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?