Memainkan alat musik memang bukan hal yang dapat dilakukan semua orang. Namun, hobi yang satu ini ternyata mendatangkan berbagai manfaat untuk tubuh maupun pikiran.
Jika kamu suka bermain alat musik instrumental seperti gitar atau piano, kamu sekaligus melatih pikiran untuk fokus dan hal itu merupakan bentuk latihan kognitif yang bagus untuk meningkatkan kreativitas.
Selain meningkatkan kreativitas, inilah manfaat bermain alat musik instrumental seperti dilansir dari Hello Sehat.
1. Meningkatkan fungsi otak
Memainkan alat musik khususnya gitar secara rutin termasuk salah satu bentuk olahraga bagi otak. Saat bermain gitar, seseorang dituntut untuk fokus pada beberapa hal seerti membaca chord, menyeimbangkan nada, serta memetik senar.
Seseorang yang sering memainkan alat musik biasanya memiliki koordinasi yang bagus antara tangan, mata, dan otak. Hal tersebut pada akhirnya dapat menstimulasi fungsi kognitif dan meningkatkan fungsi otak sekaligus mempertajamnya.
2. Menjaga kesehatan jantung
Menurut beberapa peneilitian medis, bermain gitar dapat melindungi dan menjaga agar jantung tetap sehat. Musik yang dihasilkan dapat memberikan efek positif seperti menyembuhkan serangan jantung maupun stroke.
Saat seseorang memainkan alat musik, fungsi otak akan mempengaruhi suasana hati, sehingga hal itu dapat memberikan efek positif untuk jantung dan perasaan.
3. Meningkatkan konsentrasi
Bermain alat musik membutuhkan keterampilan untuk bisa fokus dan memiliki konsentrasi yang tinggi. Saat ingin menghasilkan musik yang baik, seseorang perlu mendengarkan beat, ritme, timbre, dan sebagainya.
Fungsi alat musik sebagai sarana untuk meningkatkan konsentrasi akan semakin maksimal jika kamu bermain musik dalam kelompok atau band, sehingga kamu akan lebih fokus pada harmonisasi kelompok.
4. Mengurangi stres
Bermain alat musik dapat membantu mengurangi stres. Apabila dilakukan sebagai hobi, kamu akan menemukan ketenangan dan kesenangan sekaligus sebagai pelampiasan emosi.
Jika kamu menciptakan musik sendiri, kamu juga bisa mencurahkan hal-hal yang dirasakan dalam hati, seperti kesedihan, kekecewaan, atau kekhawatiran. Hal ini akan membuat hati terasa lebih lega dan melepaskanmu dari rasa jenuh.
Itulah 4 manfaat bermain alat musik, khususnya alat musik instrumental seperti gitar dan piano. Tidak perlu khawatir jika kamu belum terlalu mahir memainkannya. Jika melakukannya sebagai hobi, kamu akan tetap merasa senang dan mendapatkan berbagai manfaat di atas.
Baca Juga
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
-
Ketika "Bersyukur" Jadi Tameng Eksploitasi: Membedah Crab Mentality di Dunia Kerja
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
Artikel Terkait
-
Jarang Disadari, Daun Semanggi Memiliki Manfaat Sehebat Ini : Ini Kata Pakar
-
7 Manfaat Luar Biasa Biji Wijen Bagi Kesehatan, Satu di Antaranya Bisa Mengurangi Risiko Stroke
-
Pantau Kesehatan Jemaah di Jalur Jamarat, PPIH Siagakan Tim Gabungan Khusus
-
3 Manfaat Penggunaan Kacamata Anti Radiasi, Bantu Cegah Kerusakan Mata
-
Cara Klaim Alat Kesehatan Gratis dari BPJS Kesehatan: Kacamata, Alat Bantu Dengar hingga Kruk
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri