Scroll untuk membaca artikel
Candra Kartiko | Dini Sukmaningtyas
Ilustrasi frozen food (Pexels/phiraphon srithakae)

Frozen food atau makanan beku merupakan solusi praktis jika kita tidak memiliki banyak waktu untuk memasak. Saat ini, frozen food bahkan sudah banyak pilihannya, mulai dari daging-dagingan hingga sayur-sayuran dan makanan olahan lainnya.

Tidak semua frozen food adalah makanan segar yang dibekukan. Banyak juga frozen food yang merupakan makanan olahan, seperti sosis, bakso, kentang goreng, risol, kebab, dan lain sebagainya.

BACA JUGA: 5 Bahaya Kafein Jika Dikonsumsi Secara Berlebihan, Konsumsi Secukupnya!

Meskipun menggunakan bahan-bahan yang sehat, bukan berarti frozen food boleh dikonsumsi setiap hari. Hal ini utamanya berlaku untuk frozen food berupa makanan olahan dan makanan siap goreng lainnya. Dilansir dari Hello Sehat, berikut adalah risiko mengonsumsi frozen food bagi kesehatan.

1. Menyebabkan hipertensi

Frozen food yang berupa makanan olahan biasanya memiliki kandungan natrium atau garam yang tinggi. Makanan seperti sosis, bakso, bahkan gorengan seperti risol atau kebab yang dibekukan bisa berbahaya jika dikonsumsi terus-menerus.

Asupan natrium lebih dari 2.300 mg per hari bisa menyebabkan hipertensi, sehingga kita disarankan untuk mencari produk frozen food yang tidak banyak mengandung natrium.

BACA JUGA: Bibir Kering Bikin Anda Tidak Percaya Diri? Coba Terapkan 6 Tips Berikut

2. Menyebabkan penyakit jantung

Kandungan lemak jenuh atau lemak trans pada frozen food olahan dapat menyebabkan berbagai penyakit dalam jangka panjang, seperti stroke, penyakit jantung, maupun gagal jantung.

Oleh karena itu, selalu cermati label informasi nilai gizi pada setiap kemasan makanan beku yang akan dikonsumsi. Selain itu, kamu juga bisa membandingkan gizinya dengan produk lain agar tidak salah pilih.

3. Mengandung zat aditif

Makanan kemasan, apalagi yang dibekukan biasanya mengandung pengawet, penguat rasa, dan tak jarang juga mengandung pemanis buatan. Zat-zat tersebut akan meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes, osteoporosis, hingga Alzheimer.

Mencermati label informasi nilai gizi sangat penting dilakukan sebelum membeli makanan kemasan dan frozen food. Perlu diingat juga bahwa frozen food dalam kemasan biasanya memiliki takaran gizi lebih dari satu, sehingga kamu harus cermat dalam menghitungnya.

BACA JUGA: 5 Manfaat Tea Tree Oil untuk Kesehatan Kulit, Ampuh Atasi Jerawat!

4. Membuat berat badan naik

Frozen food yang berupa makanan olahan tak hanya mengandung lemak, namun juga tinggi kalori. Frozen food yang memang dikhususkan sebagai camilan seperti risol beku, kebab beku, cireng beku, dan sebagainya bisa membuat kita ketagihan sehingga cenderung makan secara berlebihan.

Makanan olahan beku hanya memuaskan hasrat kita untuk mengunyah, namun tidak memberikan efek kenyang seperti halnya makanan segar. Oleh karena itu, pilihlah frozen food yang lebih sehat dan tinggi akan serat dan vitamin.

Itulah 4 risiko mengonsumsi frozen food terlalu sering. Apabila terpaksa mengonsumsi frozen food, pilihlah produk seperti daging beku atau sayuran beku karena kandungan gizinya tidak berbeda dengan versi segarnya.

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Dini Sukmaningtyas