Lachanphobia didefinisikan sebagai rasa takut berlebih ketika berhadapan secara langsung ataupun sekedar memikirkan sayuran. Memang banyak orang yang tidak menyukai sayuran terutama pada anak-anak dan remaja, sehingga mereka berusaha untuk menghindarinya.
Namun pada kasus lachanphobia, tak hanya ketakutan yang akan dirasakan. Mereka juga bisa mengalami serangan panik yang hebat. Bahkan, para penderita lanchaphobia ini juga menghindari tempat-tempat seperti toko, pasar, ataupun kebun yang memiliki sayuran didalamnya.
Rasa takut berlebih pada sayuran menjadi salah satu phobia teraneh di dunia. Tak hanya itu, risiko defisiensi zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral tentu akan meningkat akibat kurangnya asupan sayuran dalam makanan sehari-hari.
Selain rasa takut dan kecemasan berlebih, lachanphobia juga memiliki tanda dan gejala lainnya, seperti penolakan manfaat kesehatan dari sayuran, ketidakmampuan mengendalikan emosi ketika melihat, mendengar, atau memikirkan sayuran, hingga mengalami sembelit atau konstipasi.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab munculnya lachanphobia. Namun para ahli menduga bahwa genetika, trauma, dan pengaruh lingkungan menjadi faktor risiko lachanphobia. Nah untuk lebih jelasnya, mari simak pembahasan berikut!
1. Faktor Genetik
Faktor genetik berkaitan dengan lachanphobia baik secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya, jika ada riwayat keluarga yang memiliki gangguan mental, terutama anxiety disorders, maka keturunannya memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami lachanophobia.
2. Trauma Masa Lalu
Trauma masa lalu juga bisa mempengaruhi kondisi psikologis seseorang di masa depan. Sebagai contoh, ketika Anda pernah merasakan sakit akibat keracunan makanan dari sayuran mentah atau sayuran yang telah basi, maka nantinya Anda mulai enggan untuk kembali mengonsumsi sayuran karena selalu teringat dengan trauma masa lalu tersebut.
3. Pengaruh Lingkungan
Seseorang yang tinggal di lingkungan dengan tingkat konsumsi sayuran rendah dapat menjadi pemicu bagi dirinya untuk ikut menghindari asupan sayuran. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak, namun tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada remaja dan orang dewasa.
Jika Anda mengalami rasa takut berlebih pada sayuran, ada baiknya berkonsultasi pada psikolog atau psikiater guna mengatasi masalah tersebut. Sebab, jika lachanphobia tidak ditangani dengan baik, potensi untuk terjangkit berbagai macam penyakit tidak menular seperti kanker, kardiovaskular, dan ginjal akan meningkat.
Itulah tadi pembahasan tentang tiga penyebab lachanphobia yang dilansir pada laman Psychtimes.com dan Halodoc.com, semoga bermanfaat!
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
Health
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bebas Lemas Sampai Lebaran: Rahasia Menu Sahur Rendah Gula ala Ibu Cerdas!
-
Jangan Asal Es Buah! Ini Cara Buka Puasa yang Benar Menurut Dokter Tirta
-
Campak Bukan Teman Kencan, Jangan Diajak Jalan-Jalan ke Tempat Umum!
-
Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu
Terkini
-
Usai 7 Tahun Vakum, Son Dam Bi Siap Comeback Akting Lewat Drama Pendek Baru
-
Manga RuriDragon Kembali Hiatus, Chapter Baru Dijadwalkan Rilis 27 April
-
Review Film Reminders of Him: Drama Emosional tentang Pengampunan Keluarga
-
Film We, Everyday: Tiga Sahabat dan Segitiga Cinta yang Menggemaskan
-
Bengkulu Hari Ini: Refleksi Kepemimpinan, Korupsi, dan Peran Masyarakat