Brotowali atau dalam nama ilmiahnya Tinospora crispa, merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Pasalnya, tanaman ini mengandung berbagai jenis senyawa aktif yang bersifat antioksidan, antiradang, antibakteri, hingga antijamur.
Beberapa jenis senyawa aktif tersebut meliputi alkaloid, flavonoid, glikosida flavon, triterpenoid, diterpen, glikosida, lakton, sterol, lignan, adenosin, uridin, salsolinol, higenamin, tiramin, dan nukleosida.
Tanaman brotowali memiliki rasa pahit yang lengket dilidah, sehingga tak banyak orang yang mau mengonsumsinya secara terus menerus. Daun dan batang dari tanaman ini menjadi bagian favorit yang sering digunakan sebagai jamu atau suplemen herbal.
Lantas, seperti apa penjelasan tentang manfaat brotowali bagi kesehatan tubuh? Berikut lima diantaranya.
1. Mengatasi Hipertensi
Sebagian besar masyarakat di Benua Asia telah lama menggunakan brotowali sebagai obat herbal untuk mengatasi hipertensi. Hal ini berkat kandungan senyawa alami berupa adenosin, uridin, salsolinol, dan higenamine. Senyawa ini diyakini memiliki efek relaksasi pada pembuluh darah, sehingga bisa mengurangi tekanan darah.
2. Bantu Pengobatan Diabetes
Banyak masyarakat yang mengklaim jamu brotowali sebagai alternatif dalam pengobatan diabetes. Berbagai penelitian ilmiah berbasis laboratorium juga telah membuktikan kebenaran ini.
BACA JUGA: Mitos dan Fakta Konsumsi Buah Kepel yang Bisa Meningkatkan Libido, Percaya?
Para ahli menyebut bahwa brotowali mengandung senyawa polipeptida-p, yang memiliki efek menurunkan kadar gula darah. Selain itu, brotowali Juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin serta mengurangi peningkatan kadar gula darah setelah makan.
3. Mengobati Penyakit Kulit
Kandungan senyawa alami yang terdapat pada brotowali memiliki efek antibakteri dan antijamur yang bermanfaat dalam mengatasi masalah kulit, seperti kudis. Bahkan, studi ilmiah dari Journal of Pharmacology & Pharmacotherapeutics menyebut bahwa batang brotowali sama ampuhnya dengan permethrin atau obat medis untuk membasmi kudis.
4. Bantu Cegah Kanker
Kandungan flavonoid yang terdapat pada brotowali dinilai ampuh dalam mencegah pertumbuhan sel kanker pada tubuh manusia. Sebab, flavonoid merupakan antioksidan yang dapat menghalau serangan radikal bebas pemicu utama kanker.
Disamping itu, Flavonoid juga memiliki sifat antiradang yang dapat membantu mengatasi peradangan kronis yang berkaitan dengan perkembangan beberapa jenis kanker.
5. Meredakan Masalah Pencernaan
Manfaat lain yang bisa didapat dari brotowali adalah mengatasi gangguan pencernaan, seperti penyakit crohn. Pasalnya, kandungan alkaloid, flavonoid, dan saponin pada brotowali memiliki sifat antiradang yang dapat membantu mengendurkan otot-otot di saluran pencernaan sehingga meredakan kram perut dan diare yang menjadi tanda dan gejala dari penyakit crohn.
Itulah tadi pembahasan tentang lima manfaat brotowali bagi kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
Health
-
Jangan Keburu Parno! Ini Rahasia Membaca Angka Detak Jantung agar Tidak Gampang Panik
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati
-
Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
Terkini
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?