Minuman bersoda merupakan salah satu minuman yang paling populer di dunia. Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat minuman ini digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun, di balik rasanya yang menyegarkan, minuman bersoda juga memiliki risiko kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Berikut ini merupakan mitos dan fakta seputar minuman bersoda. Mari disimak ulasannya.
Mitos: Satu kaleng soda sehari sama dengan camilan sehat.
Fakta: Satu kaleng minuman bersoda mengandung sekitar 10 sendok teh gula tambahan. Jumlah ini sudah sangat mendekati standar WHO untuk asupan gula tambahan harian. Selain itu, minuman bersoda juga mengandung kalori kosong, yaitu kalori yang tidak mengandung nutrisi penting.
Mitos: Minum soda dapat membuat perut mulas.
Fakta: Minuman bersoda memang dapat membuat perut mulas, tetapi hanya pada sebagian kecil orang yang memang sudah rentan terhadap rasa mulas sebelumnya. Rasa mulas terjadi karena gelembung soda menyebabkan asam lebih mudah naik ke kerongkongan.
Mitos: Minuman bersoda dapat bikin gigi keropos.
Fakta: Minum minuman bersoda memang bikin gigi keropos, syaratnya Anda sering minum soda dan tidak menyikat gigi setelahnya. Kandungan asam dalam minuman bersoda dapat mengikis enamel gigi, sehingga gigi menjadi lebih rentan terhadap kerusakan.
Mitos: Minum soda tidak akan merusak kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Fakta: Konsumsi minuman bersoda dalam jumlah sedang pun tetap dapat menimbulkan risiko kesehatan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal British Medical Journal menemukan bahwa orang yang minum minuman bersoda setiap hari berisiko 20% lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner.
Selain itu, konsumsi minuman bersoda juga dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan batu ginjal.
Berikut ini adalah tips untuk mengurangi konsumsi minuman bersoda, diantaranya yaitu:
- Ganti minuman bersoda dengan air putih atau minuman sehat lainnya, seperti jus buah tanpa tambahan gula atau teh herbal.
- Batasi konsumsi minuman bersoda menjadi maksimal 1 kali seminggu.
- Baca label kemasan minuman bersoda sebelum membelinya. Pilihlah minuman bersoda yang rendah gula atau tidak mengandung gula sama sekali.
Dengan mengetahui mitos dan fakta seputar konsumsi minuman bersoda, kita dapat lebih bijak dalam mengonsumsi minuman soda tersebut sebagaimana yang dijelaskan oleh sumber tulisan dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, Kenali Mitos dan Fakta Seputar Minuman Bersoda yang bisa diakses melalui situs Klikdokter.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Belajar Membaca Peristiwa Perusakan Makam dengan Jernih
-
Kartini dan Gagasan tentang Perjuangan Emansipasi Perempuan
-
Membongkar Kekerasan Seksual di Kampus oleh Oknum Guru Besar Farmasi UGM
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
Artikel Terkait
Health
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
Terkini
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?