Kamu mengetahui parkour? Atraksi sekaligus kegiatan yang bisa dikategorikan sebagai olahraga ini memang cukup populer di kalangan anak muda sebagai sebuah kegiatan olah fisik yang menantang adrenaline dan kelincahan. Menyadur buku “Breaking the Jump: The Secret Story of Parkour's High Flying Rebellion”, kegiatan yang juga dikenal sebagai freerunning ini mulai muncul dan populer pada abad ke-20 dan hingga kini masih digandrungi oleh banyak kalangan termasuk orang-orang dewasa.
Namun, meskipun tergolong sebagai kegiatan olahraga yang cukup berbahaya karena apabila salah mengambil keputusan sedikit dapat berakibat fatal, parkour ternyata memiliki beberapa manfaat yang cukup baik bagi kesehatan. Berikut 3 manfaat olahraga parkour bagi tubuh atau kesehatan.
1. Membentuk Postur Tubuh yang Baik
Kegiatan yang sangat identik dengan melewati halang rintang seperti tembok, pagar ataupun rintangan lainnya di kawasan perkotaan ini ternyata cukup baik untuk membentuk postur tubuh yang ideal.
Dilansir oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh “The Open Sport Sciences Journal”, pelatihan gerakan non-konvensional seperti parkour ternyata cukup berdampak dalam membentuk postur tubuh seseorang apabila dikombinasikan dengan gerakan latihan pembentukan tubuh.
Hal ini karena parkour umumnnya terdapat gerakan yang menggabungkan kelincahan gerak kaki, tangan dan juga melatih postur tubuh untuk mampu bergerak secara terkoordinir. Selain itu, parkour juga dapat meningkatkan ketahanan fisik dan kebugaran tubuh apabila dilaukan dengan rutin dan benar.
2. Melatih Fokus dan Mengurangi Rasa Takut
Tidak dapat dipungkiri olahraga ekstrem ini tentunya dapat membuat seseorang merasa khawatir atau takut untuk melakukannya. Namun, apabila kamu sudah menggeluti dunia ini kemungkinan besar kamu dapat mengontrol rasa takutmu.
BACA JUGA: 7 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang HPV, Semua Orang Wajib Peduli
Menyadur dari artikel dalam “Social and Cultural Geography”, olahraga ini dapat menurunkan rasa cemas atau takut dan juga menurunkan rasa canggung serta sebagai sarana mengekspresikan imajinasi.
Selain itu, olahraga parkour juga dapat melatih rasa fokus seseorang ketika melakukan sesuatu. Parkour memang membutuhkan rasa fokus yang tinggi dalam pengambilan keputusan agar dapat melewati segala halang rintang dengan sempurna. Hal inilah yang dapat melatih seseorang untuk tetap fokus dalam melakukan sesuatu.
3. Melatih Kesehatan Paru-paru dan Jantung
Olahraga parkour yang tergolong kegiatan ekstrem tentunya membuat adrenaline seseorang yang melakuakannya dapat terpompa dengan cukup signifikan. Situs halodoc.com, olahraga ini membuat jantung dan paru-paru bekerja dengan ekstra sehingga dapat memaksimalkan kinerja kedua organ tersebut.
Seseorang yang memiliki jantung dan paru-paru yang sehat dan terlatih tentunya akan dapat menjalani aktivitas harian dengan lebih bugar dan maksimal.
Nah, itulah beberapa manfaat dari olahraga parkour yang tergolong sebagai kegiatan ekstrem. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
Artikel Terkait
Health
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Cara Pintar Simpan Obat Agar Tetap Manjur: Jangan Lakukan 3 Hal Ini!
Terkini
-
Tumbal Terakhir
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan