Ketika sedang hamil, tentunya setiap wanita akan menjaga kandungan dan janin di dalamnya agar tetap sehat. Salah satu cara yang cukup sederhana untuk menjaga janin tetap sehat selama masa mengandung adalah mengonsumsi makanan bernutrisi dan tentunya yang memiliki kandungan yang baik bagi janin.
Selain saat makan besar, para ibu hamil juga perlu memperhatikan cemilan atau makanan ringan yang dikonsumsi agar tetap memberikan manfaat bagi diri sendiri dan janin yang tengah dikandungnya.
Hal ini juga untuk meminimalisir mengonsumsi makanan yang tinggi pengawet yang justru berisiko memberikan efek buruk bagi janin.
Berikut tiga jenis camilan sehat yang direkomendasikan dikonsumsi oleh para ibu hamil.
1. Buah-buahan Segar
Para ibu hamil sangat direkomendasikan untuk mengonsumsi buah-buahan segar sebagai salah satu jenis camilannya sehari-hari.
Melansir dari artikel berjudul “Prenatal and Postnatal Flavor Learning by Human Infants”, ibu hamil disarankan mengonsumsi buah-buahan karena mengandung tinggi serat, vitamin dan banyak mineral yang diperlukan bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya.
Beberapa jenis buah seperti pisang, apel, pir, anggur, semangka dan jenis buah-buahan segar lainnya. Namun, kamu disarankan hanya mengonsumsi buah-buahan segar, jangan buah-buahan kering atau kalengan karena umumnya buah-buahan kalengan sudah memiliki kandungan pengawet di dalamnya.
2. Telur Rebus
Telur rebus merupakan salah satu makanan yang bisa menjadi salah satu pilihan untuk dikonsumsi para ibu hamil. Melansir dari artikel yang terbit dalam “The American Academic of Pediatrics”, telur rebus seperti telur ayam dan telur puyuh mengandung kandungan kolin yang baik untuk perkembangan syaraf bayi dan sumsum tulang belakang.
Bagi kamu para ibu hamil, bisa mengonsumsi setidaknya 1 telur rebus setiap harinya untuk mendapatkan manfaat dari kandungan telur tersebut.
3. Kacang-kacangan
Ibu hamil juga cukup disarankan untuk mengonsumsi kacang-kacangan sebagai salah satu asupan camilan sehatnya. Kacang-kacangan cukup kaya serat, lemak nabati dan beragam kandungan lainnya yang baik bagi janin.
Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kancang almon dan kacang mete bisa menjadi jenis pilihan kacang-kacangan yang bisa menjadi cemilan bagi ibu hamil.
Nah, itulah beberapa makanan cemilan yang bisa digunakan untuk dikonsumsi para ibu hamil. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
Artikel Terkait
-
Hadir di Gajah Mada Plaza, Tempat Gym Ini Menawarkan Fasilitas Kebugaran Berkualitas dengan Harga Terjangkau
-
Anggap Masih Rancu, Dokter Kandungan Kritik Aturan Cuti Melahirkan Bagi Ibu Pekerja
-
Tegaskan Jadi Pemilik Sah Lahan Kantor PKBI yang Digusur Pemkot Jaksel, Ini Penjelasan Kemenkes
-
Keluarga yang Sehat dan Harmonis Diyakini Dapat Membentuk Generasi Emas
-
3 Alasan Ibu Hamil Disarankan Hindari Mengonsumsi Kerang, Rawan Timbal!
Health
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
-
Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"
Terkini
-
Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending
-
Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis
-
Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta
-
Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar
-
Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca