Beberapa tim sudah banyak yang melangkahkan kakinya ke Qatar untuk merasakan atmosfer dan nuansa kegembiraan di negeri padang pasir untuk tampil di Piala Dunia. Tapi, tentu saja masih ada tim yang harus menyusul ke sana. Ada tim lain di belakang yang wajib saling sikut untuk mengikuti jejak manis tim-tim lainnya itu. Salah satunya adalah Skotlandia kontra Ukraina.
Di saat tim lain sudah lolos, Skotlandia harus lebih dulu berjibaku dengan Ukraina di semifinal jalur A Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa. Sejatinya, laga ini sudah selesai. Tapi, karena terjadi gejolak yang membara antara Rusia dan Ukraina atau yang santer disebut Invasi Rusia-Ukraina, terjadilah penundaan laga ini.
Laga Skotlandia versus Ukraina itu, akan berlangsung pada Kamis 2 Juni 2022 dini hari. Tepatnya pada jam 01:45 WIB. Laga ini akan digelar di Hampden, Glasgow.
Siapa pun pemenangnya di laga ini dini hari, lawan yang harus terjal di final jalur A adalah Wales. Yang sebelumnya sudah berhasil menyingkirkan Austria pada 24 Maret lalu dengan skor tipis 2:1.
Apakah di final jalur A nanti semuanya akan lolos ke Qatar untuk berlaga di Piala Dunia? Tidak, Bos. Hanya satu pemenang saja yang berhak memastikan diri ke Qatar. Rencananya, final jalur A atau perebutan yang menegangkan itu akan dihelat di Cardiff.
Di saat tim lain liganya berjalan dengan normal dan tanpa halangan, Ukraina justru harus menepi. Sebab itu tadi, karena invasi Rusia-Ukraina.
Tentu saja keadaan yang tak kondusif dan tak memungkinkan itu membuat pemain-pemain Ukraina harus istirahat. Namun, karena ini adalah demi Piala Dunia, tentu saja bagi Ukraina akan tetap bermain semaksimal mungkin dan akan berusaha sekuat tenaga dan sebisa mungkin, akan bermain impresif. Maka dari itu, Skotlandia tak boleh bermain enteng.
Jelas, bagi kubu Skotlandia, tetap akan mengedepankan profesionalitas dalam permainan. Ia tentu saja tidak mau mengalah atas nasib Ukraina. Tidak ada kata ampun dan belas kasihan bagi Skotlandia untuk membungkam Ukraina meski keadaan Ukraina sedang compang-camping.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Play-off Piala Dunia: Pelatih Skotlandia Pastikan Andy Robertson Siap Tempur Lawan Ukraina
-
Joe Biden Setujui Amerika Bantu Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina Buat Gempur Rusia
-
Dukung Ukraina Lawan Rusia, Amerika Serikat Setuju Sediakan Perangkat Roket Canggih Jarak Jauh
-
Presiden Amerika Serikat Joe Biden Setuju Berikan Ukraina Roket Jarak Jauh untuk Gempur Rusia
-
Ukraina Adili 80 Warga Rusia Terduga Penjahat Perang
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol