Chelsea akhirnya resmi berpisah dengan direktur klub, Marina Granovskaia. Perempuan 47 tahun itu belakangan memang santer dikabarkan bakal keluar dari The Blues setelah Roman Abramovich menjual klub tersebut.
Diketahui, Granovskaia adalah salah satu orang kepercayaan Abramovich. Dia bertanggung jawab atas transfer pemain di Stamford Bridge. Sudah ada sejumlah pemain top yang direkrutnya saat masih di Chelsea, seperti N'Golo Kante, Cesc Fabregas, Jorginho, Kai Havertz, hingga Thiago Silva.
Seiring kepergian Abramovich dari Chelsea, Granovskaia disebut akan mengikuti jejak sang bos. Kabar itu kian santer terdengar dalam beberapa hari belakangan ini. Chelsea pun mengumumkan kepergian Marina Granovskaia di laman resminya, chelseafc.com, Rabu (22/06/2022) pagi waktu setempat.
Namun The Blues tak langsung berpisah dengan Granovskaia. Perempuan asal Rusia itu masih akan membantu pemilik anyar klub, Todd Boehly, dalam urusan jual beli pemain. Setelah bursa transfer musim panas 2022 ditutup, ia akan pergi dari Stamford Bridge. “Pengumuman ini termasuk kepergian Marina Granovskaia, Direktur Chelsea FC. Boehly akan beroperasi sebagai direktur olahraga sementara sampai klub menyebut penggantian penuh waktu,” demikian keterangan klub seperti dilansir chelseafc.co.
Lebih lanjut, pernyataan tersebut menyatakan Boehly akan melanjutkan pekerjaan klub menuju targetnya selama jendela transfer saat ini. Adapun Granovskaia telah sepakat akan tetap ada untuk Boehly dan klub selama durasi jendela transfer saat ini, sejauh yang diperlukan untuk mendukung transisi. “Kami berterima kasih kepada Marina atas pelayanannya selama bertahun -tahun untuk klub dan berharap yang terbaik di masa depannya,” tambah Boehly di laman resmi Chelsea.
Selain Marina Granovskaia, Chelsea melakukan perombakan di dewan direksi klub. Salah satunya dengan menempatkan bos anyar The Blues, Todd Boehly, sebagai ketua dewan direksi klub. “Sebagai penjaga Chelsea FC, kami sekarang mulai melaksanakan visi dan rencana jangka panjang kami untuk klub, menciptakan pengalaman yang luar biasa bagi para penggemar yang bersemangat dan setia, dan terus menantang penghargaan tertinggi sesuai dengan sejarah Chelsea FC,” kata Todd Boehly, pemilik pengontrol bersama Chelsea FC, dan Ketua dan CEO Eldridge.
Pihaknya mengaku berkomitmen untuk membawa Chelsea memenangi setiap pertandingan dan kejuaraan. “Ketika era baru kepemilikan Boehly-Clearlake dimulai, kami sangat senang membangun organisasi kejuaraan dan menumbuhkan Chelsea FC sebagai platform global,” imbuh Behdad Eghbali dan Jose E. Feliciano, pemilik pengontrol bersama Chelsea FC, dan co-founder dan mitra pengelola Clearlake Capital.
Behdad Eghbali berharap dapat mendukung Thomas Tuchel dan tim untuk membangun klub dengan lebih baik. “Ini untuk membuat penggemar setia Chelsea dan mitra kami bangga,” ujarnya.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Biodata Navarone Foor, Pemain Keturunan Belanda-Pulau Kei Tiba-tiba Jadi WNI
-
Siapa Ayah Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia di VfB Stuttgart? Eks Bomber Jerman
-
Bisa Bela Timnas Indonesia? Laurin Ulrich: Saya Menantikan Tantangan
-
Kakek Lahir di Surabaya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Diincar Bayern Munich
Hobi
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop