Di era penyambutan society 5.0, aktivitas manusia sudah tidak lagi lepas dari internet dan teknologi serta media digital. Tidak hanya buku atau kartu akses saja yang sekarang marak versi digitalnya, kegiatan pembelajaran juga tentunya menjadi sasaran pertama dari perkembangan yang ada.
Karena seperti yang kita tahu, pendidikan merupakan ranah penting yang menggerakkan dan membentuk SDM yang berkualitas. Jika pendidikannya berkualitas, tentu tak menutup kemungkinan akan menghasilkan SDM yang berkualitas pula.
Berikut 4 website quiz yang bikin pembelajaran lebih asyik dan seru.
1. Quizizz.com
Quizizz menyediakan sejenis game berupa kuis pilihan ganda dan isian atau essay singkat. Itu bisa dicustom sesuai kebutuhan belajar, dan tentunya pembelajaran lewat quizizz lebih menarik dan menghilangkan kebosanan karena ada sistem ranking. Quizizz bisa diakses di web tanpa aplikasi dengan sinyal internet yang memadai.
Selain itu, setelah kuis selesai kamu bisa langsung mengecek jawaban yang salah dan benar. Namun di quizizz ada beberapa kartu beruntung, entah untuk menambah waktu, mengurangi pilihan jawaban, kesempatan mengulang dari soal yang salah, dan tambahan poin. Sehingga nilai akurat untuk pengukuran pemahaman peserta didik rendah. Namun ini tetap bisa jadi opsi untuk menambah pemahaman dan menghilangkan burn out pembelajaran.
2. Kahoot.it
Hampir sama dengan quizizz, namun kahoot merupakan game quiz dalam forum. Dibutuhkan media lain untuk menampilkan soal pada para peserta didik. Karena di kahoot, isi layar di ponsel peserta didik hanya berupa pilihan jawaban tanpa soal.
Belum lagi backsound yang mendukung, timer terbatas, serta sistem 3 ranking besar tentu akan semakin memacu semangat untuk mendapatkan poin tertinggi. Jika sudah begini, poin kamu akan sangat bergantung pula pada kelancaran internet.
3. Worldwall.net
Di worldwall, kamu bisa mengakses kuis dimanapun kamu berada. Ada beberapa pilihan variasi game yang bisa dicoba untuk menjadi media pembelajaran. Setelah kuis berakhir, wordwall akan menampilkan scoremu langsung. Berapa jawaban yang benar, dan berapa jawaban yang salah. Untuk mengakses web ini, kamu butuh sinyal yang memadai karena wordwall juga bisa menampung gambar sehingga aksesnya pun butuh effort yang lebih.
4. Educandy
Punya banyak variasi game, educandy bisa menjadi pilihan untuk mencoba lebih banyak variasi game pembelajaran yang menyenangkan. Perbedaan educandy dengan yang lain adalah sistem teka teki silang. Selain itu juga ada semacam game mengingat layaknya mahjong. Tapi ini bisa dicustom sesuai soal dan mata pelajaran yang diinginkan.
Sekian ulasan tentang 4 media pembelajaran digital. Yang mana favorit kamu?
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Dilema Ketika Cinta Lama Datang Kembali di Novel Endless Love
-
Tanpa Romansa Guru dan Murid: Sisi Menarik di Absolute Value of Romance
-
18 Kisah Terjal Menuju Kampus Impian di Buku Simfoni Mimpi Anak Negeri
-
Mengejar Nilai di Tengah Kepungan Berandalan: Pesona Unik Drama Study Group
-
Rumitnya Hubungan Tanpa Status di Novel Denial
Artikel Terkait
-
18 Kisah Terjal Menuju Kampus Impian di Buku Simfoni Mimpi Anak Negeri
-
Gubernur Ahmad Luthfi Ingin Pemerataan Pendidikan di Lereng Gunung Sumbing dan Merbabu
-
Nanik S Deyang Lulusan Mana? Ini Pendidikan Kepala BGN yang Baru
-
Kampus Mengukur Masa Depan dengan Penggaris Lama
-
Drama Korea Teach You a Lesson: Kala Pendidikan Butuh Reformasi Ekstrem
Hobi
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
Terkini
-
Tampil Cantik Tanpa Merusak Lingkungan, Ini 5 Brand Skincare Sustainable yang Patut Dilirik
-
Dilema Ketika Cinta Lama Datang Kembali di Novel Endless Love
-
Belanja, Pakai, lalu Retur: Sisi Gelap yang Menghancurkan 'Green Logistics'
-
Fatherless dan Krisis Tanggung Jawab yang Disembunyikan di Balik Kata Nafkah
-
Review Film Renoir: Ketika Kita Terlalu Remehkan Perasaan Anak