Wakil benua Asia kembali membuat kejutan di laga lanjutan grup B gelaran Piala Dunia 2022. Iran yang bertanding melawan Wales, berhasil mengakhiri pertandingan dengan manis selepas mampu mengandaskan perlawanan Gareth Bale dan kawan-kawan dengan skor meyakinkan, 2-0. Disadur dari laman Fifa.com, dua gol kemenangan Iran disumbangkan oleh leh Roozbeh Cheshmi pada menit ke 90+8 dan Ramin Rezaeian pada menit ke 90+11.
Menjalani laga berat pasca kekalahan 2-6 dari Inggris di laga pembuka beberapa hari lalu, Iran dipaksa untuk benar-benar bermain dengan hati-hati. Pasalnya, Wales yang di laga pertama hanya bermain imbang melawan Amerika Serikat berkali-kali membuka peluang dan mengancam pertahanan Iran. Meski berjalan relatif seimbang, Iran yang memiliki materi pemain tak sementereng tim lawan hanya mampu memberikan perlawanan melalui skema permainan menyerang yang sporadis. Maka tak mengherankan jika kedua kesebelasan masih bermain imbang hingga menit ke 85.
Baca juga: Link Live Streaming Inggris vs Amerika Piala Dunia 2022, The Three Lions Bakal Menang Lagi?
Petaka bagi Wales terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke 85. Melalui skema serangan balik yang dilancarkan oleh Iran, kiper Wales Wayne Hennessey, melakukan pelanggaran keras terhadap Mehdi Taremi. Wasit Mario Alberto Escobar Toca yang semula memberikan kartu kuning kepada Hennessey, pada akhirnya menganulir kartu pertama dan mencabut kartu merah karena menilai pelanggaran yang dilakukan sang kiper menggagalkan potensi gol yang dimiliki oleh Iran.
Mau tak mau, Wales pun harus melakukan perubahan strategi. Sang pelatih menarik Aaron Ramsey dan memasukkan kiper kedua, Danny Ward. Unggul dalam jumlah pemain, Iran semakin gencar melakukan serangan, hingga pada akhirnya pada menit ke 90+8, bola buangan dari Joe Allen mengarah tepat ke kaki Roozbeh Cheshmi, yang selanjutnya dia lesakkan dengan keras dari luar penalti dan berbuah gol pertama bagi Iran.
Baca juga: Piala Dunia Grup B: Kebangkitan Iran, dan Sebuah Mimpi Buruk bagi Wales
Uniknya, tak berselang lama kemudian, Iran kembali mencetak gol kedua. Dalam tempo sekira 3 menit sejak gol pertama, skema serangan balik cepat yang dilakukan oleh Iran, diselesaikan dengan sempurna oleh Ramin Rezaeian melalui sepakan cantik yang memperdaya kiper Wales untuk kali kedua. Hanya dalam hitungan waktu 3 menit, Iran mampu membuat Wales berada di pinggir jurang kegagalan untuk lolos ke fase berikutnya. Mengingat, di laga terakhir nanti, Gareth Bale dan kolega akan bersua dengan Inggris, yang menjadi tim favorit di grup B ini.
Bahkan, secara matematis, kemenangan atas Inggris di laga terakhir fase grup nanti pun tak serta merta membuat Wales lolos ke putaran berikutnya. Karena di sisi lain, dua tim yang akan saling bertemu, yakni Amerika Serikat dan Iran masih memiliki kans besar untuk lolos ke putaran kedua.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
FIFA Series 2026, Ajang Debut John Herdman yang Terancam Sepi Kehadiran Suporter
-
Meski Berakhir Ricuh, Sudah Sepatutnya Persepakbolaan Indonesia Berterima Kasih kepada Persib
-
Meski Inferior Ketimbang Indonesia, Saint Kitts and Nevis Ternyata Miliki 10 Pemain Diaspora!
-
Gelaran Piala Asia U-17 2026 dan Perjalanan Penuh Keraguan bagi Pasukan Garuda Muda
-
Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda
Artikel Terkait
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia
-
Ultimatum AS ke Iran Terkait Nuklir Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia
-
Gelaran Piala Asia U-17 2026 dan Perjalanan Penuh Keraguan bagi Pasukan Garuda Muda
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Timnas U-23 Gagal ke Asian Games, Ini Untung-Rugi yang Didapatkan John Herd
Hobi
-
Luke Vickery Sudah Komunikasi dengan PSSI, Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Bos Ducati Muak, Nasib Pecco Bagnaia Musim Depan sedang di Ujung Tanduk
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
MotoGP Tes Buriram 2026: Fabio Quartararo Frustrasi dengan Mesin V4 Yamaha
-
Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat
Terkini
-
Stop Jadi Polisi Bacaan: Buku Fiksi dan Non-Fiksi Sama-Sama Bikin Kamu Lebih Manusia
-
4 Serum Korea Kojic Acid untuk Kulit Glowing, Bebas Hiperpigmentasi dan PIH
-
Review Film The Secret Agent: Kisah Thriller Rezim Orde Baru Brasil
-
Generasi Sigma 2026: Anak Bayi yang Sudah Ditunggu Algoritma
-
Satire atas Agama, Sosial, Budaya, dan Politik dalam 'Robohnya Surau Kami'