Peringkat dunia BWF HSBC World Tour Finals yang dirilis setiap minggu memang selalu dinanti badminton lovers (BL), terlebih di minggu terakhir tahun 2022. Rangkaian turnamen 2022 yang sudah berakhir ditambah proses unfreezed poin yang terus berjalan tak pelak membuat perubahan peringkat yang sangat drastis bagi sejumlah atlet, tak terkecuali pebulutangkis nasional.
BACA JUGA: Priska Nugroho Sabet Gelar Nomor Ganda Turnamen ITF Women's World Tennis Tour W25 Navi Mumbai
Sambil menanti gelaran turnamen 2023, tidak ada salahnya untuk melihat update peringkat dunia atlet bulutangkis tanah air periode 27 Desember 2022 berikut ini. Fajri sah jadi ganda putra nomor satu dunia!
1. Pembaruan peringkat di nomor tunggal putra dan putri
Di sektor tunggal putra, Anthony Ginting kembali masuk daftar lima besar dunia dan jadi juru kunci. Meski beberapa waktu lalu sempat alami penurunan performa, tapi Ginting berhasil bangkit dan buktikan kelayakan usai juarai Singapura Open 2022. Sedangkan Jonatan Christie masih bertahan di peringkat empat dunia di minggu terakhir 2022.
Sayangnya, Chico Wardoyo dan Shesar Hiren Rhustavito justru mengalami penurunan peringkat. Chico turun dua peringkat ke urutan 24 dunia, sedangkan Vito justru terlempar dari top 25 usai kembali merosot tiga peringkat dan tempati urutan ke-27 dunia.
BACA JUGA: Tahun Depan, Rahmat Erwin Abdullah Ingin Pecahkan Rekor Dunia Lagi
Tidak ada pembaruan berarti dari sektor tunggal putri Indonesia. Gregoria Mariska Tunjung masih betah di peringkat 15 dunia. Hingga saat ini belum ada tunggal putri lain yang mampu menemani Jorji masuk top 20 dunia. Bahkan Putri Kusuma Wardani hanya mampu tempati urutan ke-46 dunia setelah turun tiga peringkat.
2. Ganda putra Indonesia kembali jadi nomor satu
Performa yag kian baik di sepanjang tahun 2022 memang berdampak positif bagi pembaruan peringkat Fajar Alfian/M. Rian Ardianto. Setelah konsisten menanjak, kini Fajri naik peringkat teratas dan jadi ganda putra nomor satu dunia pada akhir tahun 2022 usai menggeser posisi Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Mengintai persis dibawah Hoki/Kobayashi, ada Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang kembali tempati peringkat tiga dunia. Tren positif ini juga diikuti oleh dua juniornya, yaitu Bagas Maulana/M. Shohibul Fikri yang naik ke peringkat 12 dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di peringkat 15 dunia.
Sayang, dua unggulan ganda putra yang tersisa justru alami penurunan peringkat yang cukup tajam. Kevin Sanjaya/Marcus Gideon terlempar dari top 20 usai merosot 15 peringkat ke urutan 23 dunia. Sedangkan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan juga harus rela turun 11 peringkat ke posisi 25 dunia karena absen di beberapa turnamen terakhir akibat cedera yang dialami Yeremia.
3. Sektor ganda putri masih belum stabil
Di sektor ganda putri, ada pembaruan yang perlahan tapi konsisten dari Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Minggu terakhir 2022 Apri/Fadia mulai mendekat ke top 10 usai naik satu peringkat ke urutan 11 dunia.
BACA JUGA: Fadia Petik Pengalaman Berharga dari BWF World Tour Finals
Sayangnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi justru turun peringkat. Ana/Tiwi, sapaan akrab keduanya, tempati posisi ke-22 dunia usai turun tiga peringkat.
4. Ganda campuran unggulan Pelatnas kompak naik peringkat
Dua ganda campuran unggulan Pelatnas PBSI kompak naik dua peringkat. Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari bahkan tembus top 10 dan tempati peringkat sembilan dunia. Selain Rinov/Pitha, ada Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang merangkak naik ke peringkat 14 dunia.
Pembaruan positif juga dialami pasangan non Pelatnas, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja. Ganda campuran binaan klub PB Djarum yang baru dipasangkan pada awal tahun 2022 ini memang sedang alami kemajuan. Usai kantongi empat gelar dalam setahun, Dejan/Gloria berhasil naik lima peringkat dan jadi juru kunci top 20.
Sayangnya, langganan masuk sepuluh besar dunia, Praveen Jordan/Melati Daeva harus turun 25 peringkat ke urutan 47 dunia. Pulih dari cedera pasca jalani operasi, kini Pramel, julukan Praveen/Melati kabarnya siap comeback pada turnamen BWF tahun depan dalam Indonesia Masters 2023.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Di Balik Layar Algoritma: Bagaimana Media Sosial Mempelajari Kebiasaanmu
-
Gen Z dan Work Life Balance di Era Serba Cepat: Kebutuhan atau Mimpi Kosong?
-
Realita Validasi Digital: Mengapa Gen Z Semakin Sulit Lepas dari Layar?
-
Berhenti Bebani Perempuan: Mengapa Masalah Fast Fashion Adalah Tanggung Jawab Bersama
-
Dunia Kerja Bagi Gen Z: Tetap Merasa Lelah Meski Produktif Sepanjang Hari
Artikel Terkait
Hobi
-
Ironi Brasil: Peraih 5 Gelar yang Selalu Gagal dalam 20 Tahun Terakhir
-
Ronaldo Akhiri Mimpi Juara Dunia, Bagaimana Masa Depannya Bersama Portugal?
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
-
Prediksi Swiss vs Kolombia, Xhaka Kontrol Laga, Los Cafeteros Harus Waspada
Terkini
-
Comeback 13 Juli, Heechul dan Leeteuk Bentuk Unit Baru Super Junior-83z
-
Fenomena Outfit Mewah Pejabat: Dipamerkan ke Publik, Kenapa Takut Dikuliti?
-
Selamat! Howl's Moving Castle Jadi Film Studio Ghibli Terpopuler di Netflix
-
NCT 127 Resmi Umumkan Comeback Agustus dengan Album Studio Ketujuh
-
Black Clover Season 2 Siap Tayang Oktober 2026, PV Baru Ungkap Lagu WANIMA