Pemberitaan tentang sejumlah atlet yang menghuni Pelatnas PBSI memang tidak pernah habis mencuri perhatian publik. Bahkan sederet nama yang sudah memutuskan hengkang dari Cipayung pun tetap terpantau oleh badminton lovers (BL), lho.
Di antaranya ada Jauza Fadhila Sugiarto, Tania Oktaviani Kusumah, dan Yulfira Barkah. Ketiganya merupakan mantan atlet putri Pelatnas yang memilih tinggalkan timnas PBSI dan kariernya di usia muda.
1. Jauza Fadhila Sugiarto
Buat yang belum tahu, Jauza Fadhila Sugiarto adalah putri legenda bulu tangkis Indonesia, Icuk Sugiarto. Atlet kelahiran Jakarta, 16 April 1999 ini kabarnya telah mencintai bulutangkis sejak kecil dari sang ayah dan kakaknya, Tommy Sugiarto.
Bahkan ketekunan dan kerja kerasnya berlatih bulu tangkis mengantarkan Jauza masuk Pelatnas PBSI. Bukan sekadar jadi penghuni Cipayung, Jauza sudah berhasil menorehkan prestasi dengan menyabet dua medali berturut-turut di kejuaraan dunia junior.
Jauza Fadhila Sugiarto meraih medali perunggu saat berpasangan dengan Yulfira Barkah pada kejuaraan Dunia Junior 2016, dan medali perak dalam kejuaraan yang sama tahun 2017 bersama Ribka Sugiarto.
BACA JUGA: Menolak Tua! Intip 4 Potret Cantik Paramitha Rusady di Usia 56 Tahun
Dua tahun menghuni Pelatnas, Jauza memutuskan hengkang dari timnas dan memilih pensiun dini. Pada 2021 lalu, Jauza dikabarkan menikah dengan mantan pebulu tangkis tunggal putra, Panji Akbar Sudrajat. Keduanya kemudian tinggal di California dan telah dikaruniai seorang putri bernama Xaviera Aurora pada Mei 2022.
2. Tania Oktaviani Kusumah
Pebulu tangkis putri yang hengkang dari Pelatnas di usia muda kedua adalah Tania Oktaviani Kusumah. Atlet kelahiran Bandung, 13 Oktober 1998 ini dulunya bermain di nomor ganda putri dan merupakan binaan klub Djarum sejak 2010.
Tania Oktaviani Kusuma kemudian lolos promosi ke Pelatnas dan jadi salah satu punggawa timnas. Tania tercatat jadi juara Indonesia International 2018 bersama Vania Arianti Sukoco dan Russian Open 2019 bersama Ni Ketut Mahadewi Istarani.
Sayangnya, Tania juga gak luput dari sejumlah kritikan, termasuk saat dirinya dijatuhi hukuman dari PBSI akibat tindakan indisipliner pada 2020 lalu. Saat itu Tania diskorsing tiga bulan dan dikembalikan ke klub asal, PB Djarum pada Juni 2020 saat Susy Susanti masih menjabat sebagai Kabid Binpres PBSI.
Tak lama setelah sanksi skorsing, Tania mengumumkan bahwa dirinya sudah tidak lagi menjadi bagian dari Pelatnas PBSI melalui unggahan di akun instagram pribadinya pada 12 April 2021. BL bahkan dibuat geger usai berita pernikahannya dengan Rehan Diaz, yang juga merupakan mantan atlet bulu tangkis dari klub PB Mutiara Bandung, beredar luas.
Setelah menikah, Tania mendampingi karier sang suami yang diketahui alih profesi menjadi pelatih di sebuah klub bulu tangkis di Swiss. Pada Agustus 2022, kabar bahagia dibagikan Tania dan Rehan usia dikaruniai seorang putra bernama Svargabhumi Putra.
BACA JUGA: Lesti Kejora Dicap Terlalu Kurus saat Foto Bareng Geng Mamayu, Fans Auto Pasang Badan
3. Yulfira Barkah
Nama berikutnya yang tinggalkan Pelatnas di usia muda adalah Yulfira Barkah. Yulfira sendiri merupakan atlet kelahiran 4 Februari 1998 yang berasal dari Medan, Sumatra Utara dan bernaung di bawah binaan PB Mutiara Cardinal Bandung.
Yulfira Barkah kemudian tercatat jadi bagian dari tim junior nasional yang memenangi medali perunggu pada Kejuaraan Junior Asia 2015. Yulfira, bersama Jauza Fadhila Sugiarto, juga sempat memenangkan medali perunggu ganda putri pada Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2016.
Naik ke level senior, Yulfira kemudian berhasil memenangi gelar internasional pertamanya di Smilling Fish International dan Singapore International 2016 bersama Suci Rizky Andini. Setelah beberapa kali berganti pasangan, Yulfira akhirnya berjaya kembali dengan Febby Valencia Dwijayanti Gani dengan menjuarai Spain Masters 2021.
Sayangnya, setelah momentum tersebut Yulfira Barkah malah mengalami cedera yang memaksa dirinya hiatus dari berbagai turnamen dunia. Yulfira kemudian dikabarkan mundur dari Pelatnas pada pertengahan 2021 dan menikahi sahabatnya, Ryan Tryando.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Valentine Kelabu: Mengenali Gejala Mati Rasa atau Emotional Numbness dalam Hubungan
-
Jodoh Tidak Harus Selamanya: Pelajaran di Balik Pernikahan dan Perceraian
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
Fenomena Cut Off Orang Tua: Self-Love atau Batasan yang Terlambat Dibuat?
-
Apa Itu DARVO? Memahami Cara Pelaku Pelecehan Memutarbalikkan Fakta
Artikel Terkait
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
Hobi
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Latih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Wewenang Pilih Staf Sendiri
-
Culture Shock, Toprak Razgatlioglu Kesulitan Pakai Ban Michelin di MotoGP
-
Gabung Grup Neraka, Ini Peluang Lolos Indonesia di Piala Asia U-17 2026
Terkini
-
Waspada Spyware! Ciri HP Kamu Sedang Disadap dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Min Hee Jin Menang Gugatan Rp292 Miliar, Apa Respons HYBE Selanjutnya?
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?
-
Love Through A Prism: Comeback Yoko Kamio di Era Klasik London