Di kawasan Asia Tenggara, Thailand selama ini dikenal sebagai tim yang bermain dengan penuh ketenangan. Sekasar apapun permainan yang ditunjukkan oleh tim lawan, para pemain Thailand tetap tenang saat menghadapinya. Maka tak mengherankan jika dalam beberapa dekade terakhir ini, permainan tenang nan matang mereka membuahkan beragam prestasi di kawasan ini.
Namun, hal tersebut menjadi sebuah anomali pada laga final yang dimainkan oleh Pasukan Gajah Perang melawan Vietnam. Dalam dua kali laga melawan Vietnam, para pemain Thailand yang dikenal dengan ketenangan dan kematangannya beberapa kali terpancing emosinya saat bermain melawan Vietnam.
BACA JUGA: Tak Kunjung Tangkap Harun Masiku, KPK sebut Ricky Ham Pagawak Lebih Rugikan Negara
Bahkan sang metronome Pasukan Gajah Perang di lini tengah sekaligus kapten Theerathon Bunmathan, sampai meledak-ledak emosinya saat berhadapan dengan pasukan dari Negeri Paman Ho tersebut. Insiden tersebut terjadi pada kisaran menit ke 28, ketika Theerathon Bunmathan terlihat benar-benar emosi ketika rekannya Peeradol Chamrasamee dilanggar oleh Vu Van Tanh.
Bahkan dalam momen tersebut, sang pengadil pertandingan sampai harus menghadang Theerathon dari melakukan aksi provokasi balasan kepada Vu Van Tanh. Tak hanya itu, tak berselang lama kemudian aksi keras para pemain Vietnam kembali menyulut emosi para pemain tuan rumah.
Pada menit ke 32, perebutan bola yang terjadi antara Sasalak Haiprakhon dan Vu Van Tanh berlangsung dengan keras. Sasalak yang merasa bersalah, menghampiri Vu Van Tanh untuk meminta maaf, namun tak mendapatkan respon positif dari pemain Vietnam tersebut. Kericuhan bahkan semakin meningkat ketika para pemain tim tamu mengerubungi wasit dan meminta untuk Sasalak diberi kartu.
Tak terima dengan provokasi yang dilakukan anak asuh Park Hang Seo tersebut, para pemain Thailand pun turut berkerumun. Uniknya, Adisak Kraisorn yang berada tak jauh dari kerumunan tersebut, berlari mendekat dan langsung mendorong punggung pemain Vietnam. Sebuah pemandangan yang jarang terjadi ketika melihat para pemain Thailand tersulut emosinya di lapangan.
Hal ini seolah semakin menegaskan bahwa rivalitas antara Thailand dan Vietnam kini semakin memanas. Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan kapten Thailand, Theerathon Bunmathan mengacungkan jari tengah ke arah para pendukung Thailand. Jika Theerathon yang dikenal sebagai salah satu pemain paling santun di Thailand sudah tersulut emosinya, maka dapat disimpulkan bahwa permainan Vietnam memang sudah benar-benar menguras batas kesabaran, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ajax Amsterdam, Maarten Paes dan Pentingnya Federasi Menaturalisasi Pemain yang Sudah Matang
-
Jadi Lawan Tertangguh, Bulgaria Terikat Erat dengan Timnas Indonesia Berkat 3 Hal Ini
-
Dihantui Fakta Minor 3 Pelatih Terdahulu, Bisakah John Herdman Catatkan Debut Manis di Indonesia?
-
Gegara John Herdman, Kans Marselino Ferdinan Balik ke Timnas Indonesia Kembali Menipis?
-
Salah Kaprah Sistem Pertandingan FIFA Series 2026, Bagaimana Format Sebenarnya?
Artikel Terkait
Hobi
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Dihujat Usai Gabung Persija, Shayne Pattynama Minta Dukungan Publik!
-
Dean James Dinilai Layak Gabung Ajax, Berpeluang Susul Maarten Paes?
-
Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Bakal Uji Coba Lawan China
Terkini
-
Sinopsis Daldal, Series India Terbaru Bhumi Pednekar di Prime Video
-
Casual Goals! 4 Ide Outfit Harian ala Baila No Na yang Mudah Ditiru
-
Topeng Arsenik di Pendapa Jenggala
-
Kejujuran yang Diadili: Membaca Absurditas dalam 'Orang Asing' karya Albert Camus
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!