Keputusan mengejutkan diambil oleh pemain muda Indonesia, Witan Sulaeman. Selepas beberapa tahun belakangan ini menjalani karir di persepakbolaan benua Eropa, pemain yang menjadi andalan pelatih Shin Tae Yong di skuat Garuda tersebut memilih untuk kembali ke Liga 1 Indonesia.
Laman suara.com (31/1/2023) mengkonfirmasikan bahwa pemain berusia 21 tahun tersebut memilih untuk bergabung bersama dengan Macan Kemayoran Persija Jakarta dengan durasi kontrak selama 3,5 tahun. Dengan demikian, maka Witan Sulaeman akan terikat kontrak dengan tim asal ibukota tersebut, setidaknya hingga tahun 2026 mendatang.
Sebagai salah satu pemain muda yang memiliki kualitas mumpuni, harga Witan Sulaeman tentunya tak bisa dikatakan murah. Di laman transfermarkt.com, harga terakhir yang tertera bagi sebuah klub untuk memboyong Witan masih berada di kisaran angka miliaran rupiah. Terbaru, pada tanggal 16 Desember 2022 lalu, harga Witan yang kala itu masih memperkuat klub Liga Slowakia AS Trencin, masih berkisar di angka 3,48 miliar rupiah.
Sejatinya, harga tersebut bukanlah harga tertinggi bagi pemain kelahiran Palu, 8 Oktober 2001 tersebut. Harga tertinggi Witan Sulaeman tercatat berada di angka 5,21 miliar rupiah pada tanggal 23 Juni 2022 lalu ketika masih membela Lechia Gdansk, sebuah klub yang berlaga di liga Polandia.
BACA JUGA: Aksi Mbak Lala Live Bareng Cipung Rayyanza Dirujak Netizen Hingga Disebut Pengemis Online
Harga tersebut merupakan kelipatan yang sangat luar biasa bagi Witan. Pasalnya, saat pertama kali bergabung bersama Lechia Gdansk pada 31 Desember 2021, harga Witan hanya berada di kisaran angka 434,54 juta rupiah. Harga yang sama dengan ketika Witan diboyong oleh klub Liga Serbia, Radnic Surdulica.
Selama beberapa tahun belakangan, harga yang dimiliki oleh Witan Sulaeman memang terkesan fluktuatif. Namun, hal tersebut merupakan sebuah hal yang wajar, mengingat naik turunnya harga pemain di pasaran, tergantung pada performa yang dimiliki oleh pemain yang bersangkutan.
Dengan asumsi harga terakhir Witan berada di kisaran angka 3,48 miliar rupiah, maka besar kemungkinan sang wonderkid ini diboyong oleh Macan Kemayoran dengan harga tersebut. Hal ini juga diamini oleh artikel yang terbit di laman suara.com (31/1/2023) yang menyatakan bahwa Witan Sulaeman diyakini mau kembali ke Liga 1 Indonesia karena diboyong dengan mahar senilai miliaran rupiah, pun dengan gaji yang setidaknya setara dengan yang mereka dapatkan saat bermain di benua Eropa.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Regulasi Asian Games 2026 serta Kekecewaan Besar yang Mengintai Penggawa Garuda dan para Suporter
-
Timnas Indonesia, Asian Games 2026 dan Blunder Pemangku Kebijakan yang Terus Meminta Tumbal
-
Guliran Piala Asia U-17 dan Beban Berat yang Ditinggalkan oleh Nova Arianto bagi sang Suksesor
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
Artikel Terkait
-
Posisi Shin Tae-yong Setelah Indra Sjafri Jadi Pelatih Timnas Indonesia untuk SEA Games 2023
-
Tunjukkan Ijazah Kelulusan SMP, Ini Cita-cita Tiko Anak Ibu Eny Semasa Kecil
-
Tok! MK Tolak Gugatan Pernikahan Beda Agama, MUI Bersyukur
-
BREAKINGNEWS PSSI Umumkan Hasil Evaluasi Shin Tae-yong, Ini Lengkapnya
-
Hasil BRI Liga 1: PSS Gulung Tuan Rumah Barito Putera 2-1
Hobi
-
FIFA Series 2026 Berlangsung di SUGBK, Timnas Indonesia Banjir Dukungan?
-
PSSI Sebut Tak Proses Naturalisasi Baru, Bagaimana Peluang di FIFA Series?
-
Regulasi Asian Games 2026 serta Kekecewaan Besar yang Mengintai Penggawa Garuda dan para Suporter
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
Timnas Indonesia, Asian Games 2026 dan Blunder Pemangku Kebijakan yang Terus Meminta Tumbal
Terkini
-
Mengapa Gen Z Indonesia Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi?
-
Mengapa Kenaikan Upah Tak Selalu Berarti Kesejahteraan?
-
Update Netizen Awards: Kim Seon Ho Melejit ke Posisi Atas!
-
Film Human Resource: Kritik Tajam terhadap Kapitalisme Asia
-
Relawan Pesta Adat: Jerih Lelah yang Tidak Dibayar Demi Martabat Keluarga