Yonex German Open 2023 siap digelar mulai 7-12 Maret 2023 di Westenergie Sporthalle, Mรผlheim, Jerman. Dalam turnamen level Super 300 ini, Indonesia hanya mengirimkan dua wakil dari sektor ganda campuran dari atlet non Pelatnas, yaitu Dejan Ferdinansyah/Gloria Widjaja dan Praveen Jordan/Melati Daeva.
Di laga hari pertama pada Selasa (7/3/2023), Jordan/Melati masih harus menunggu lawannya dari babak kualifikasi dan baru Dejan/Gloria yang turun tanding. Menariknya, Dejan/Gloria sudah harus menghadapi unggulan ketiga turnamen ini, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.
Meski di atas kertas Dejan/Gloria yang menempati urutan ke-17 dunia kalah peringkat, tapi di babak 32 besar German Open 2023 ini justru mampu kembali membungkam ganda campuran Malaysia nomor enam dunia tersebut. DeGlo, sapaan akrab dari badminton lovers bahkan menang straight game dengan skor kembar 21-14.
Kemenangan ini berkat kombinasi permainan berani Gloria di depan net dan agresivitas Dejan sebagai penggebuk di belakang. Bisa dibilang permainan keduanya di babak pertama ini cukup apik meski sempat diwarnai momen kehilangan beberapa poin secara berturut-turut dalam posisi unggul.
Dejan/Gloria akhirnya kunci satu tiket di babak 16 besar. Dengan kemenangan ini juga, Dejan/Gloria berhasil memperbarui catatan head to head menjadi 2-0 atas ganda campuran andalan Malaysia tersebut.
BACA JUGA: CEK FAKTA: AG Pacar Mario Dandy Sudah Lakukan Hal di Luar Dugaan Sejak Usia 10 Tahun, Benarkah?
Sebelumnya, DeGlo pernah mengalahkan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing di turnamen India Open 2023. Kala itu, unggulan Malaysia tersebut juga kalah di babak 32 besar. Bedanya, DeGlo harus bersusah payah meraih kemenangan dalam tiga gim.
Di turnamen Super 750 itu, Dejan/Gloria menang rubber secara dramatis atas Tan/Lai dengan skor akhir 21-11, 15-21, 21-19. Sayangnya, di India Open 2023 lalu Dejan/Gloria harus terhenti di babak kedua pasca kekalahan dari wakil Jepan, Kyohei Yamashita/Naru Shinoya.
Di babak 16 besar German Open 2023 nanti, Dejan/Gloria masih harus menunggu lawan yang akan dihadapi usai laga antara Reginald Lee Chun Hei/Ng Tsz Yau dari Hong Kong kontra Ty Alexander Lindeman/Josephine Wu dari Canada.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Tag
Baca Juga
-
Kaum Rebahan dan Era Serba Klik: Kemudahan Zaman atau Jebakan Kemalasan?
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Fenomena HopeTok di Era Digital: Kenapa Konten Positif Semakin Dicari GenZ?
-
Hustle Culture Adalah Jebakan, Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Berhenti Sejenak
-
Lingkaran Pertemanan Mengecil? Jangan Panik, Kamu Justru Sedang Bertumbuh
Artikel Terkait
-
German Open 2023: Dejan/Gloria Punya Modal Penting Jelang Laga Pertama
-
Ganda Campuran Praveen/Melati Bersiap Awali Tur Eropa di German Open 2023
-
Pelatih Poles Kekurangan Dejan/Gloria untuk Bisa Bersaing di Papan Atas Dunia
-
4 Turnamen BWF World Tour Series Bulan Maret 2023, Ada All England Open!
-
Thailand Masters 2023: 4 Ganda Putra Indonesia Kunci Tiket Babak 16 Besar
Hobi
-
Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
-
Sisa Setengah Musim, Ini 5 Transfer Pembalap Paling Heboh di MotoGP
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
Terkini
-
Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda
-
Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P
-
4 Gaya OOTD High-Street Experimental ala Hongjoong ATEEZ, Biar Nyentrik!
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?