Asa tuan rumah Uzbekistan untuk menjuarai gelaran Piala Asia U-20 untuk kali pertama masih terjaga. Bertarung melawan tim dengan titel terbanyak, Korea Selatan di babak semi final gelaran, Uzbekistan berhasil melewatinya dengan baik. Dalam laga yang dimainkan di Milliy Stadium, Tashkent tersebut, tuan rumah sukses menyingkirkan wakil Asia Timur itu melalui adu tendangan penalti.
Mengawali laga dengan agresif, Uzbekistan benar-benar tak ingin menyia-nyiakan peluang untuk menjadi jawara di rumah sendiri. Alhasil, Uzbekistan pun mulai mengkreasikan peluang untuk menang semenjak menit pertama pertandingan dimulai.
BACA JUGA: Samai Messi, Ini 4 Catatan Menarik Usai Erling Haaland Cetak 5 Gol Lawan Leipzig
Beragam peluang diciptakan oleh Faizullaev dan kolega, meskipun belum mampu menjebol gawang sang lawan. Tak mengherankan jika dalam statistik yang dirilis oleh laman the-afc.com, Uzbekistan unggul jauh dalam hal penciptaan peluang, di mana mereka mencatatkan 27 tembakan berbanding 10 tembakan milik Korea Selatan.
Namun sayangnya, aksi kedua kesebelasan tersebut benar-benar tak membuahkan gol hingga babak normal berakhir. Pun demikian halnya ketika babak perpanjangan waktu usai, gawang kedua tim masih nir-bobol sehingga pemenang laga harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.
BACA JUGA: All England 2023 Day 2: Sepuluh Wakil Indonesia Berebut Tiket Babak Kedua
Dalam adu tos-tosan, Uzbekistan U-20 sukses menumbangkan Korea Selatan dengan skor 3-1. Tiga algojo tuan rumah, yakni Faizullaev, Makhamadjonov dan Abdurahmatov berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik. Sementara di kubu Korea Selatan, dari epat algojo yang maju sebagai penendang, hanya Park Chang-woo yang berhasil menunaikan tugasnya dengan sukses.
Kemenangan atas Korea Selatan ini membuat Uzbekistan kembali mengukir hasil manis di gelaran. Untuk kali kedua, mereka berhasil menapaki partai puncak gelaran dan membuka lebar kans menjadi juara untuk kali pertama. Memang, dalam sejarah penyelenggaraan Piala Asia U-20, Uzbekistan telah berpartisipasi sebanyak delapan kali penyelenggaraan dengan prestasi terbaik sebagai runner-up pada edisi 2008 lalu.
BACA JUGA: Hasil All England 2023 Day 1: Dua Wakil Kandas, Empat Melaju ke Babak Kedua
Pada gelaran yang diselenggarakan di Arab Saudi kala itu, Uzbekistan yang berhasil menapaki partai puncak, harus terkapar dari Uni Emirat Arab dengan skor tipis 1-2.
Dan kini, prestasi tersebut bisa saja akan dipecahkan oleh Uzbekistan. Pasalnya, di partai final kali ini, mereka akan bertanding di depan pendukung sendiri, dan dipastikan akan mendapatkan dukungan penuh dari seisi stadion.
Bisakah Uzbekistan menjadi juara Piala Asia U-20 untuk kali pertama? Kita tunggu bersama!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
Artikel Terkait
-
Tak Dipanggil Saat FIFA Matchday, Marselino Ferdinan Disiapkan untuk Piala Dunia U-20
-
Tepati Janji, Erick Thohir Pastikan Slot FIFA Match Day Bulan Juni Timnas Indonesia Lawan Timnas Palestina
-
Setelah Burundi, Timnas Indonesia Bakal Jajal Kekuatan Palestina : Berikut Faktanya
-
Posisinya Aman di Timnas Indonesia, Ini Statistik Melempem Witan Sulaeman di Persija Jakarta: The Real Anak Emas?
-
Bakal Bertemu di FIFA Matchday Juni, Ini Head to Head Timnas Indonesia dan Palestina
Hobi
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
Terkini
-
Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual
-
Bye Jerawat Meradang! 4 Hybrid Sunscreen Heartleaf Kontrol Produksi Sebum
-
Heboh Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby: Ketika Selisih Usia Jadi Cermin Standar Ganda Kita
-
Stigma Tubuh Perempuan dan Warisan Tabu dalam Bahasa Sehari-hari
-
Review Film Soulmate: Pahami Bahwa Belahan Jiwa Tak Selalu Kekasih Romantis