Hikmawan Firdaus | M. Fuad S. T.
Trofi Piala Dunia U-17 (fifa.com)
M. Fuad S. T.

Belum reda dengan keputusannya menganulir Indonesia sebagai tuan rumah gelaran Piala Dunia U-20, Keputusan kontroversial kembali dilakukan oleh FIFA. Federasi induk sepak bola dunia tersebut secara resmi telah memutuskan bahwa Peru, telah batal menjadi tuan rumah untuk gelaran Piala Dunia U-17.

Disadur dari laman resmi mereka, fifa.com, organisasi tertinggi dalam persepakbolaan di bumi itu menyatakan bahwa Peru telah gagal memenuhi persyaratan untuk menggelar hajatan yang dijadwalkan berlangsung pada 10 November hingga 2 Desember 2023 mendatang.

Selain menuliskan rilis resmi mengenai batalnya Peru menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17, FIFA juga memberikan penjelasan mengenai pembatalan tersebut.

Dalam penjelasannya, FIFA menitikberatkan penyebab pembatalan tersebut dikarenakan alasan infrastruktur yang dinilai belum siap.

"The move was made given the inability of the host country to fulfil its commitments to completing the infrastructure required to stage the tournament (Langkah tersebut diberikan karena adanya ketidakmampuan negara tuan rumah untuk memenuhi infrastruktur yang diperlukan untuk menggelar turnamen)," tulis FIFA dalam statemen resminya.

Tentu saja langkah FIFA untuk membatalkan status Peru sebagai tuan rumah gelaran Piala Dunia U-17 semakin menambah polemik di persepakbolaan dunia. Pasalnya, hanya dalam rentang waktu kurang dari sepekan, organisasi yang kini dipimpin oleh Gianni Infantino tersebut mencabut status tuan rumah bagi dua negara sekaligus.

Sebelumnya, pada tanggal 29 Maret 2023 lalu, FIFA juga telah memutuskan untuk mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah gelaran Piala Dunia U-20 yang akan digelar hanya dalam hitungan bulan lagi, dan kini FIFA juga memberikan keputusan yang sama terhadap Peru yang akhirnya batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17.

Namun, jika dibandingkan dengan Peru yang batal karena kurangnya persiapan infrastruktur, pembatalan status tuan rumah bagi Indonesia terasa lebih menyakitkan. Pasalnya, selain waktu penyelenggaraan yang hanya tinggal hitungan bulan saja, alasan yang diberikan oleh FIFA sendiri dalam rilis resminya masih debatable, karena mereka hanya menuliskan kalimat "due to the current circumstances" sebagai alasan pembatalan.

Sebuah kalimat yang menyimpan misteri untuk diungkapkan kebenarannya, dan masih multi-tafsir di masyarakat luas.

Menyusul batalnya Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, Indonesia berminat untuk mengajukan diri sebagai negara pengganti atau tidak nih?

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.