Matchday ketiga gelaran Sea Games 2023 grup A kembali menjadi saksi keganasan skuat Timnas Indonesia U-22. Bertajuk clash of Nusantara melawan Timor Leste, anak asuh coach Indra Sjafrie tersebut berhasil mengamankan tiga poin untuk kali ketiga.
Marselino Ferdinan dan kolega mampu menyudahi perlawanan sang saudara muda dengan skor cukup meyakinkan, tiga gol tanpa balas pada pertarungan tersebut.
Pada pertandingan tersebut, tiga gol kemenangan Timnas Indonesia U-22 disumbangkan oleh penyerang Ramadhan Sananta di menit ke 45, dan dwigol dari M. Fajar Fathur Rahman di menit 62 dan 74.
Pada tulisan kali ini, kita bahas sedikit mengenai M. Fajar Fathur Rahman, sang pencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia ke gawang Timor Leste yuk!
Lahir dengan nama lengkap Muhammad Fajar Fathur Rahman, pemain yang kini memperkuat Borneo FC tersebut tercatat lahir di Manokwari, 29 Mei 2002. Dengan demikian, maka pemain yang satu ini baru akan menginjak usia ke 21 tahunnya pada akhir bulan Mei 2023 ini.
Memiliki tinggi badan 170 cm, Fajar dapat bermain di beberapa posisi sekaligus. Mungkin sejauh ini kita hanya melihat Fajar memainkan perannya di tim yang dia bela pada posisi penyerang sayap, namun sejatinya, dia bisa pula bermain sebagai bek kanan, selain posisi utamanya di sayap kanan-kiri atau penyerang sayap kanan-penyerang sayap kiri.
Disadur dari laman transfermarkt, Fajar memulai karir sepak bolanya dengan bergabung bersama klub pemuda Bina Taruna, hingga bakatnya mulai tercium oleh Persib U-16 pada tahun 2018 lalu. Setelah bergabung dengan Persib Bandung, petualangan Fajar meniti karir sepak bola profesionalnya semakin terbuka karena banyaknya tawaran klub yang menginginkan jasanya.
Hingga pada akhirnya, pada 10 September 2020 lalu, Borneo FC mendapatkan tanda tangan pemain yang turut membawa Timnas Indonesia U-16 menjadi kampiun AFF U-16 pada tahun 2018 lalu tersebut.
Bergabung di Borneo FC, Fajar tak hanya menjadi pelengkap skuat. Statistik mencatatkan selama memperkuat tim asal Kalimantan Timur tersebut, Fajar telah memainkan 25 laga di BRI Liga 1 Indonesia dengan menit bermain sebanyak 1.731 menit. Tak hanya itu, Fajar bahkan menyumbangkan 2 gol dan 1 assist untuk tim yang dibelanya tersebut.
Dengan penampilan yang moncer di pentas Sea Games ini, bukan tak mungkin Fajar akan terus menjadi bidikan klub-klub di Indonesia untuk mendapatkan jasanya. Terlebih jika mengingat kontrak pemain yang memiliki kekuatan kaki bipedal ini akan segera berakhir pada 31 Desember 2023.
Satu hal lagi, seiring dengan penampilan memikatnya bersama Timnas U-22, harga pasaran Fajar yang saat ini berada di angka 3,48 miliar rupiah, bisa semakin melambung di waktu-waktu yang akan datang.
Semoga Fajar Fathur Rahman bisa terus bermain dengan apik dan membantu timnas U-22 mendulang medali emas ya!
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026,Babak 32 Besar, dan Pertemuan Brasil dengan Jepang yang Terjadwal Terlalu Dini
-
Jika FIFA Bertindak Tegas, Kuota AFC di Piala Dunia Bisa Berkurang Gegara Tim-Tim Arab!
-
Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang
-
Piala Dunia 2026: 7 Wakil Asia Pulang Kampung, Qatar Harusnya Jadi yang Paling Malu!
-
Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal
Artikel Terkait
-
Dipermak Timnas Indonesia, Timor Leste Relakan Mimpi Semi Final Terkubur
-
Harga Fajar Fathur Rahman Melejit, Pemain Muda Borneo FC Jadi Top Skor Sementara SEA Games 2023
-
Kamboja Tuai Kritik, Karena Ruang Ganti Timnas Indonesia U-22 Disebut Kondangan Games 2023
-
Timnas Indonesia U-22 Dinilai Sulit Juara meski Lolos Semi Final SEA Games 2023 Kamboja
-
Timnas U22 Lolos Semifinal SEA Games 2023, Indra Sjafri Sebut Eksperimennya Berhasil, Soal Lokal Pride?
Hobi
-
Sering Terlupakan! Ini 10 Profesi Penting di Balik Layar Piala Dunia 2026
-
Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak
-
Penyakit Lama Kambuh, Jerman Kembali Tersingkir Dini dari Ajang Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Tembus Babak 16 Besar, Kanada Sukses Cetak Sejarah Baru!
-
Belanda, Piala Dunia, dan Predikat Juara Tanpa Mahkota yang Masih Abadi
Terkini
-
Usai Jadwal Tayang Diundur, Anime Eleceed Dipastikan Tayang 2027
-
PHK Massal Buruh Pabrik: Benarkah Up-skilling Hanya Ilusi?
-
Saat Anak SD Harus Ikut Aksi, Apakah Kita Sudah Benar-benar Mendengar Mereka?
-
Dosa Hakim di Sidang Nadiem: Ketika Hak Terdakwa dan KUHAP Teramputasi
-
Review "Kafe Purnama Bayu", Fantasi Hangat dengan Pesan Kehidupan Mendalam