Mimpi skuat Timnas Timor Leste U-22 untuk mencicipi fase semi final gelaran Sea Games cabang sepak bola akhirnya harus kembali runtuh di kaki Indonesia. Bertemu dengan negara tetangganya, Timor Leste yang mengemban misi wajib menang demi bisa menjaga asa dan persaingan untuk melaju ke babak empat besar, justru harus terkapar dengan tiga gol tanpa balas dari sang lawan.
Mengawali laga dengan motivasi kuat dan mental bertanding yang tinggi, Timor Leste langsung bermain terbuka demi merealisasikan target kemenangan yang dicanangkan. Sepertimana saat berjumpa dengan Filipina di laga ketiga yang mereka jalani, Timor Leste memainkan sepak bola cepat berbalut skill individu para pemainnya untuk menggedor jala gawang Indonesia yang dikawal oleh Adi Satryo.
Pada mulanya, upaya mereka untuk menggetarkan jaringan pertahanan skuat Garuda Muda lumayan efektif. Beberapa kali para pemain Timor Leste mampu menembus pertahanan yang dikawal oleh Rizky Ridho dan Komang Teguh Trisnanda. Para pemain Timor Leste bahkan tercatat setidaknya mendapatkan peluang emas sebanyak tiga kali, meski semuanya masih mental tak berujung gol yang diharapkan.
Saat tengah asyik menyerang, gawang Timor Leste justru harus kebobolan oleh permainan tenang yang dikembangkan oleh Indonesia. Berawal dari penyerangan di sisi kanan pertahanan mereka, umpan lambung Fajar Fathur Rahman berhasil disambar dengan tandukan oleh Ramadan Sananta hanya beberapa menit saja jelang jeda babak pertama.
Pun demikian halnya dengan babak kedua. Timor Leste yang mengembangkan pendekatan berbeda untuk menjebol pertahanan Indonesia, justru harus kembali kebobolan dua gol melalui aksi cerdik Fajar Fathur Rahman dan membawa keunggulan tiga gol Indonesia hingga ujung laga.
Dengan koleksi satu tiga poin dari empat kali laga yang telah mereka jalani, Timor Leste dipastikan harus mengubur mimpi semi final yang mereka idamkan selama ini. Tak hanya itu, posisi mereka yang kini berada di peringkat keempat klasemen sementara, bahkan bisa saja digeser oleh Filipina yang masih memiliki sisa satu laga, dengan catatan mereka mampu memenangi pertarungan melawan Myanmar di laga pamungkas.
Mungkin saat ini Timor Leste masih gagal mewujudkan mimpinya meraih tiket babak empat besar gelaran Sea Games. Namun, jika melihat permainan mereka yang terus berkembang dari waktu ke waktu, bukan tak mungkin dalam beberapa waktu ke depan mimpi tersebut akan menjadi kenyataan.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Harga Fajar Fathur Rahman Melejit, Pemain Muda Borneo FC Jadi Top Skor Sementara SEA Games 2023
-
Kamboja Tuai Kritik, Karena Ruang Ganti Timnas Indonesia U-22 Disebut Kondangan Games 2023
-
Timnas Indonesia U-22 Dinilai Sulit Juara meski Lolos Semi Final SEA Games 2023 Kamboja
-
Timnas U22 Lolos Semifinal SEA Games 2023, Indra Sjafri Sebut Eksperimennya Berhasil, Soal Lokal Pride?
-
Timnas U22 Asuhan Indra Sjafri Lolos Semifinal SEA Games: Periodisasinya Harus Pas
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui