Pecinta futsal tanah air patut berbangga, sebab salah satu klub asal Indonesia yaitu Black Steel Papua telah sukses menjadi juara dalam ajang AFF Club Futsal Championship 2023. Ajang bergengsi antar klub-klub futsal di Asia Tenggara dan Australia tahun ini diadakan di Thailand.
Black Steel resmi meraih trofi turnamen tersebut setelah berhasil mengalahkan klub tuan rumah, Hongyen Thakam lewat drama adu penalty setelah bermain imbang pada waktu normal dan tambahan waktu.
BACA JUGA: Profil Fajar Fathur Rahman, Pencetak 2 Gol Timnas Indonesia ke Gawang Timor Leste
Salah satu pemain yang menjadi perhatian karena perannya sepanjang kompetisi adalah Holypaul Evan Septinus Soumilena atau biasa dikenal dengan sebutan Evanmovic. Pivot andalan Black Steel dan juga timnas futsal Indonesia ini selalu berkontribusi memberikan gol dalam setiap pertandingan yang dilakoninya selama AFF Club Futsal 2023. Hal ini membuat dirinya sukses menjadi top skorer dalam ajang tersebut dengan torehan 6 gol.
Berikut ini adalah profil dari Evanmovic:
Informasi pribadi
Pemilik nama lengkap Holypaul Evan Septinus Soumilena ini lahir di Papua pada 19 November 1996. Jadi, bisa dikatakan Evan Soumilena ini merupakan bintang asli dari markas Black Steel.
BACA JUGA: 5 Fakta Menarik yang Menyelimuti Kemenangan Timnas Indonesia U-22 atas Timor Leste
Riwayat klub dan prestasi
Evan Soumilena menjadi pemain futsal profesional sejak 2017 ketika bergabung dengan Black Steel. Sampai saat ini, dirinya masih setia dengan klub asal tanah kelahiran yang turut membesarkan namanya itu.
Selama berkarier, Evan sudah meraih beberapa prestasi. Di antaranya bersama Black Steel menjadi juara Liga Futsal Profesional Indonesia tahun 2020. Lalu bersama Timnas Futsal Indonesia menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2022 dan runner-up Sea Games 2021.
Pivot terbaik di Indonesia
Dalam karier profesionalnya, Evan bermain sebagai pivot atau penyerang. Dirinya dinilai sebagai salah satu pemain Indonesia yang terbaik dalam posisi ini. Tidak heran jika dirinya menjadi satu-satunya pivot yang diikutsertakan pelatih timnas pada AFF Futsal 2022 di Thailand.
BACA JUGA: 4 Cara Hadapi Tim Lawan yang Menggunakan Lancelot di Game Mobile Legends
Seorang Polisi
Selain berkarier sebagai pemain futsal profesional, ternyata Evan Soumilena juga merupakan seorang polisi. Dirinya bertugas di Polres Mimika, Papua. Meski berstatus anggota Polri, tidak menghambatnya untuk meraih prestasi lewat cabang olahraga futsal.
Demikian profil dari Holypaul Evan Septinus Soumilena, salah satu pemain yang berjasa dalam membawa Black Steel Papua menjadi kampiun AFF Club Futsal Championship 2023.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Merenungkan Makna Hidup Melalui Novel Khutbah di Atas Bukit
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
Artikel Terkait
-
Sepak Terjang Hongyen Thakam, Lawan Black Steel FC di Final Piala AFF Futsal Antarklub 2023
-
Profil Rakhpol Sainetngam, Pelatih yang Antar Black Steel ke Semifinal AFF Futsal Club Championship 2023
-
Dari Futsal ke Sepak Bola, Kritsada Wongkaeo Sukses Bawa Nakhon Pathom Promosi ke Thai League
-
Banjarnegara Punya Lapangan Futsal yang Diklaim Berstandar Internasional
-
5 Fakta Bentrokan TNI vs Polri: Dipicu Futsal, Rumah Kapolda NTT Diserang
Hobi
-
Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
Terkini
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran
-
4 Inspirasi OOTD Y2K Summer Style ala Asa BABYMONSTER yang Playful Abis!
-
Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?
-
Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah
-
Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional