Hingar bingar kedatangan Timnas Argentina ke Indonesia benar-benar menciptakan sebuah euforia bagi para pencinta sepak bola nasional maupun internasional. Meskipun masih sekitar sebulan kedatangan mereka ke tanah air, namun ada banyak pembahasan yang menarik untuk diungkapkan.
Salah satunya adalah potensi Timnas Argentina untuk menodai rekor manis Timnas Indonesia senior di bawah asuhan coach Shin Tae Yong. Selama berada di bawah tangan dingin pelatih asal Korea Selatan tersebut, Skuat Merah Putih sama sekali tak tersentuh kekalahan dalam laga uji coba yang dimainkan di kandang sendiri.
Hingga saat ini, setidaknya telah ada delapan pertandingan uji coba di kandang sendiri yang dijalani oleh Timnas Indonesia di bawah arahan coach Shin Tae Yong. Uniknya, meskipun lawannya memiliki kualitas yang bervariasi, namun Pasukan Merah Putih tak sekalipun tersentuh oleh kekalahan.
Disadur dari laman transfermarkt, kegemilangan Timnas Indonesia yang tak tersentuh kekalahan kala bermain di kandang dimulai pada 25 November 2021. Bersua dengan Myanmar, Indonesia berhasil membabat habis sang lawan dengan skor 4-1.
Berlanjut di laga uji coba bulan Januari 2022, Indonesia memainkan dua pertandingan melawan Timor Leste, dan berhasil memenangi keduanya dengan skor 4-1 serta 3-0.
Bulan Juni 2022, anak asuh coach STY tersebut tercatat sekali menjalani laga uji coba dengan melawan Bangladesh dan hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
FIFA matchday bulan September 2022, Timnas Indonesia berhadapan dengan tim yang memiliki kualitas yang lebih baik dari lawan-lawan sebelumnya. Menghadapi Curacao dalam dua kali pertandingan, skuat Merah Putih berhasil membungkus dua kali kemenangan dengan skor 3-2 dan 2-1.
Terakhir, dalam laga uji coba bulan Maret 2023 lalu, anak asuh Shin Tae Yong ini masih belum tersentuh kekalahan meskipun melawan tim yang memiliki peringkat lebih baik.
Menjamu Burundi sebanyak dua kali, Indonesia kembali mempermalukan sang lawan 3-1 di laga pertama, dan bermain imbang 2-2 di laga kedua.
Nah, jika menilik kekuatan yang dimiliki oleh Argentina yang jauh lebih kuat daripada Timnas Indonesia, bukan tak mungkin bulan Juni mendatang Timnas Indonesia akan merasakan kekalahan di kandang sendiri, dan menodai catatan manis tak tersentuh kekalahan yang dicatatkan bersama coach Shin Tae Yong.
Tapi, semoga saja tidak kalah ya!
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Shin Tae Yong Panggil 26 Pemain untuk Perkuat Timnas Indonesia Hadapi Argentina, Persib Jadi Klub Penyumbang Pemain Terbanyak
-
Biasa Langganan ke Timnas Indonesia, 4 Bintang Ini Dicoret Shin Tae-yong, Netizen: Jangan Baper!
-
PSSI Pastikan Hal Ini untuk Pemain Timnas yang Terlibat Kericuhan di Final Sea Games vs Thailand
-
Shin Tae-yong Persiapkan Skuad Garuda Untuk Lawan Palestina dan Argentina di FIFA Matchday, Berikut Daftar Nama 26 Pemain Timnas
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Masih Andalkan Skuat SEA Games?
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong