Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan hadapi laga perang saudara melawan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas pada Rabu (7/6). Praveen/Melati dan Rinov/Pitha yang sama-sama menjadi wakil Indonesia akan memperebutkan tiket menuju babak 16 besar Singapore Open 2023.
Tahun ini, Singapore Open yang sebelumnya merupakan BWF World Tour kelas Super 500 telah naik level menjadi Super 750. Kejuaraan ini akan memperebutkan hadiah total sebesar $850.000 dan diselenggarakan di Singapore Indoor Stadium.
Perang saudara antara Praveen/Melati dan Rinov/Pitha sendiri bukanlah pertama kali terjadi di Singapore Open 2023. Sebelumnya, sesama ganda campuran Indonesia ini pernah bertemu di babak 16 besar DAIHATSU Indonesia Masters 2022 dan babak 32 besar CELCOM AXIATA Malaysia Open 2019. Kedua pertemuan tersebut berhasil dimenangkan oleh Rinov/Pitha melalui pertandingan straight game.
Melansir informasi resmi dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) di aplikasi Badminton4u, saat ini Praveen/Melati merupakan ganda campuran peringkat 33 dunia. Sedangkan Rinov/Pitha menduduki peringkat 16 dunia.
Pertandingan di Singapore Open 2023 sendiri tentunya menjadi salah satu yang diincar oleh para pebulutangkis dunia karena perolehan poin yang cukup besar. Ini akan sangat berpengaruh pada pengumpulan poin menuju Olimpiade Paris 2024 atau race to olympic yang telah dimulai sejak Mei 2023 lalu.
Meski secara peringkat dan head to head, Rinov/Pitha unggul diatas Praveen/Melati namun itu tidak dapat menjadi patokan. Praveen/Melati pernah menjadi ganda campuran terbaik yang dimiliki Indonesia dan bertengger di peringkat 5 dunia beberapa waktu lalu. Mereka harus vakum dari pertandingan internasional usai Praveen Jordan mengalami cedera saat Indonesia Open 2022 dan kehilangan momentum pemeringkatan dunia.
Lalu, siapakah yang akan berhasil menuju babak 16 besar Singapore Open 2023? Apakah Praveen/Melati dapat memecahkan rekor head to head melawan Rinov/Pitha? Atau mungkin Rinov/Pitha yang justru berhasil memperkuat dominasi atas Praveen/Melati? Yuk ikuti keseruan ganda campuran Indonesia ini di pertandingan Singapore Open 2023.
Selain Praveen/Melati dan Rinov/Pitha, masih ada beberapa wakil Indonesia lainnya yang akan bertanding di hari kedua Singapore Open 2023 pada Rabu (7/6). Diantaranya adalah Anthony Sinisuka Ginting, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Bagas Maulana/Muhammad Sohibul Fikri.
Merupakan kejuaraan BWF dengan kelas Super 750, Singapore Open 2023 akan disiarkan langsung melalui iNews TV dan aplikasi RCTI+ mulai babak perempat final pada Kamis (8/6). Sedangkan untuk kamu yang ingin menyaksikan dari babak awal, Singapore Open 2023 disiarkan langsung melalui kanal youtube resmi milik BWF yaitu BWF TV.
Ingin tahu informasi lengkap seputar bulutangkis internasional? BWF secara eksklusif memberikan informasi rinci melalui tournament software BWF dan juga aplikasi Badminton4u.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Rekap Kejuaraan Kelas Atas BWF, Indonesia Nol Gelar Juara!
-
Indonesia Open 2025: Semifinal, Fajar/Rian Bersiap Lawan Juara All England!
-
Indonesia Open 2025: Match Sengit, Jafar/Felisha Terhenti di Babak Kedua
-
Indonesia Open 2025: Laga Pembuka, Adnan/Indah Amankan Tiket Perempat Final
-
Indonesia Open 2025: Jadi Andalan, Dejan/Fadia Terhenti di Babak Awal
Artikel Terkait
-
Singapore Open 2023: Langkah Dejan/Gloria Terhenti di Babak 32 Besar
-
Jadwal Singapore Open 2023 Hari Ini: Jonatan Christie Hadapi Shi Yu Qi
-
5 Game Jadwal Singapore Open 2023, Main Fajar - Rian dan Jonatan Christie Hari Ini 6 Juni 2023
-
Bawa Skuad Terbaik di Gelaran Singapura Open 2023, Timnas Bulutangkis Indonesai Targetkan Juara
-
Timnas Bulu Tangkis Indonesia Bertekad Ulangi Prestasi Positif di Singapore Open
Hobi
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Terkini
-
Novel Ziarah, Sebuah Perenungan tentang Hidup dan Kematian
-
Polemik Pekerja WFH: Kerja Serius yang Masih Sering Diremehkan
-
Satu Tiket, Sejuta Rasa: Kisah Nonton Film di Bioskop XXI Transmart Jember
-
Simfoni Kejanggalan dalam Denah: Menyingkap Rahasia Rumah Aneh
-
Kala Hukum Kembali Dipertanyakan: Membaca A Time to Kill Karya John Grisham