Dibukanya kran pemain asing yang khusus berasal dari kawasan Asia Tenggara untuk kompetisi Liga 1 Indonesia membuat klub-klub kontestan Liga kini mulai memfokuskan buruan mereka di kawasan Asean. Talenta-talenta berbakat yang berada di Asia Tenggara mulai dibidik demi memperkuat skuat yang dibentuk oleh klub-klub yang bermain di kasta tertinggi kompetisi dalam negeri tersebut.
Salah satu nama yang terangkat belakangan ini adalah Doan Van Hao, bek Timnas Vietnam yang disebut-sebut tengah didekati oleh klub Liga 1 Indonesia. Memang bukan sebuah hal yang mengherankan jika klub Liga Indonesia mencoba untuk menggaet para pemain dari Vietnam. Pasalnya, negeri Paman Ho sendiri saat ini merupakan salah satu kekuatan utama persepakbolaan di Asia Tenggara, dan dipenuhi dengan talenta berbakat.
Selain Doan Van Hao, salah satu pemain yang bisa dikatakan over power untuk kawasan Asean adalah Nguyen Quang Hai. Pemain yang sukses membawa Vietnam menjadi runner up Piala Asia U-23 edisi 2018 tersebut memang menjadi salah satu kekuatan utama di lini tengah The Golden Dragon dalam beberapa tahun terakhir.
Skill dan visi bermain yang dimilikinya menjadi momok yang menakutkan bagi galangan pertahanan lawan, karena sewaktu-waktu bisa menciptakan ancaman bagi mereka, baik melalui umpan visioner maupun tembakan keras jarak jauh yang akurat.
Mengandalkan kekuatan kaki kiri, Nguyen Quang Hai bahkan mendapatkan julukan sebagai Messi-nya Vietnam karena memiliki gaya bermain seperti mega bintang asal Argentina tersebut. Karir pemain yang satu ini pun cukup mengkilat untuk pemain yang berasal dari kawasan Asia Tenggara.
Dalam karir profesionalnya, pemain yang terkenal dengan lengkungan tendangan bebas kaki kirinya itu sempat bergabung bersama Pau FC, sebuah klub yang kini bermain di kasta kedua Liga Prancis.
Meskipun masih berusia 26 tahun, Quang Hai telah mencatatkan 42 caps bersama Vietnam, dan mengemas 10 gol dalam pengabdiannya bersama Tim Merah Asia Tenggara tersebut. Jadi sangat wajar jika dirinya menjadi salah satu pemain yang bisa dijadikan opsi oleh klub Liga 1 Indonesia untuk membangun kekuatannya.
Lantas, berapa harga yang harus ditebus oleh klub-klub Liga Indonesia jika ingin mendatangkannya? Jika kita berdasarkan pada laman transfermarkt, klub-klub Liga 1 Indonesia harus menyiapkan mahar sebesar 400 ribu Euro atau sekitar 6,3 miliar rupiah jika ingin menggunakan jasa Messi Vietnam ini.
Sebuah harga yang cukup wajar mengingat Quang Hai memang salah satu pemain yang berbahaya di persepakbolaan Asia Tenggara.
Bagaimana? Berminat untuk mendatangkannya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Sosok Thom Haye, Pesepak Bola Keturunan Indonesia Jadi Rebutan Klub Inggris dan Prancis
-
CEK FAKTA: Keputusan Erick Thohir di Luar Nalar, PSSI Putuskan Skuad Timnas Indonesia Akan Full Naturalisasi, Tanpa Pemain Lokal
-
Mac Allister Tak Remehkan Timnas Indonesia: FIFA Matchday Akan Menjadi Sangat Penting Bagi Timnas Argentina
-
3 Kiat Kelola Bonus SEA Games 2023 untuk Pemain Timnas Indonesia, Demi Masa Tua Terjamin
-
Tiket Habis dalam Hitungan Menit! Ini Tutorial Amankan Tiket Timnas Indonesia vs Argentina
Hobi
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Terkini
-
Di Ujung Tahta Pajajaran: Tragedi dan Intrik Politik di Akhir Kekuasaan
-
Yeji ITZY Alami Hernia Diskus, Partisipasi di Konser TUNNEL VISION Dibatasi
-
Klub Main Bareng: Tempat Nongkrong Anti-Kaku bagi Para Pencinta Kreativitas di Bangka
-
The Quintessential Quintuplets Umumkan Dua Proyek Anime Baru, Ini Detailnya
-
Ulasan Novel Strange Buildings, Menguak Dosa di Balik Dinding-dinding Rumah