Pemusatan latihan Timnas Indonesia senior jelang bergulirnya laga FIFA match day melawan Palestina dan Argentina secara resmi telah dimulai. Namun sayangnya, dari 26 pemain yang masuk dalam daftar panggil pelatih Shin Tae Yong, pemusatan latihan perdana Timnas hanya dihadiri oleh delapan pemain saja.
Disadur dari laman suara.com, delapan pemain yang telah hadir di pemusatan latihan hari pertama adalah Sandy Walsh, Andy Setyo Nugroho, Rafael Struick, Ivar Jenner, Syahrul Trisna, Fachruddin Aryanto dan Dimas Drajad dan Dendy Sulistyawan.
Mendapati baru ada delapan pemain dari 26 nama yang dipanggil, petinggi PSSI memberikan respon yang berbeda. Manager Timnas Indonesia, Sumardji menyatakan bahwa dirinya merasa prihatin karena anggota skuat yang terpanggil belum datang seratus persen.
"Ini jujur saja, saya prihatin. Ditunjuk untuk mengawasi dan menjalankan tugas di lapangan, tapi kalau kondisi seperti ini kan menyulitkan. Terutama tim pelatih," keluh Sumardji seperti dikutip dari akun TikTok Asean Paragames.
Namun, berbeda dengan Sumardji, berbeda pula dengan tanggapan dari Erick Thohir. Pria yang pernah menjabat sebagai presiden klub Inter Milan di Italia tersebut justru memberikan respon yang bijak terkait belum lengkapnya skuat yang dipersiapkan untuk laga FIFA match day tersebut.
"Saya apresiasi dengan para pemain yang datang tepat waktu," ujar Erick Thohir di hadapan para pemain yang hadir seperti dikutip dari akun TikTok Timnas Info.
"Juni ini ada dua pertandingan besar, Palestina untuk poin, ada Argentina. Tapi saya apresiasi, ini disiplin," lanjutnya.
"Ini yang saya mau, ada apa?" tanya Erick bernada retoris.
"Virus kebaikan, virus kedisiplinan, virus komitmen! Kalau kita mau bangun Tim Nasional kita lebih baik, karena merah putih, lebih tinggi dari apapun!"
"Jadi, saya ngucapin terima kasih yang datang hari ini," pungkasnya.
Kita berharap, semoga para pemain Timnas Indonesia yang masih berhalangan untuk hadir, bisa segera merapat ke pemusatan latihan ya. Karena bagaimanapun tim pelatih harus segera mempersiapkan taktik dan strateginya dengan baik, mengingat laga FIFA match day melawan Palestina akan terselenggara kurang lebih satu pekan lagi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Erick Thohir akan Sumbangkan 10 Persen Hasil Penjualan Tiket FIFA Match Day di Surabaya untuk Rakyat Palestina
-
Baru Tiba di Tanah Air, Sandy Walsh Tak Kesulitan Adaptasi Bersama Timnas Indonesia
-
Harta Karun Tersembunyi Indonesia Berada di 2 Pulau Ini, Apa ya?
-
Sapu Bersih, Andy Setyo: Timnas Indonesia Bidik Kemenangan Lawan Argentina dan Palestina
-
Erick Thohir: Laga Timnas Argentina di Jakarta Lebih Murah ketimbang di China
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya