Program pemusatan latihan timnas Indonesia senior yang diproyeksikan untuk menghadapi laga FIFA match day melawan Palestina dan Argentina masih belum terlaksana dengan lancar.
Meskipun telah mendapatkan pemanggilan untuk bergabung ke skuat Indonesia pada akhir bulan April 2023 lalu, namun beberapa pemain masih belum datang ke pemusatan latihan di Surabaya.
Dua di antara mereka adalah pemain asal Persija Jakarta, Witan Sulaeman dan Rizky Ridho.
Dalam pernyataannya, sepertimana disadur dari laman suara.com, pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll menyatakan bahwa dua pemain tersebut akan dilepas pada tanggal 10 Juni 2023 dan sebelum dilepas, keduanya diprioritaskan untuk tetap bergabung bersama Persija untuk menjalani program latihan dan adaptasi.
Namun tampaknya, hal ini bisa menjadi sebuah malapetaka bagi dua pemain mereka yang terpanggil Timnas Indonesia tersebut.
Karena seperti yang kita ketahui bersama, pelatih Timnas Indonesia senior, Shin Tae Yong merupakan tipikal pelatih yang enggan berurusan dengan klub atau pemain yang bermasalah dalam pemanggilannya.
Sejauh ini, STY merupakan pelatih yang tak mau ribet bahkan anti ribet dalam membentuk Timnas Indonesia. Dalam proses pemanggilan pemain, STY memang terbuka lebar bagi siapapun yang memiliki potensi untuk memperkuat skuat Garuda.
Namun, di balik keterbukaan yang diterapkannya, pelatih asal Korea Selatan tersebut benar-benar menghindari konflik sekecil apapun saat pemanggilan pemain.
Kita tentu masih ingat ketika salah satu bintang muda berbakat Indonesia, Ramai Rumakiek yang tengah bersinar harus terbuang dari skuat karena STY tak mau ambil pusing dengan permasalahan yang terjadi antara PSSI dan klubnya kala itu, Persipura Jayapura.
Ataupun Osvaldo Haay yang indisipliner meremehkan pemanggilan Timnas Indonesia, hingga yang terbaru, Egy Maulana Vikri yang membuatnya geram karena tak konsisten dengan alasan dan kenyataan yang dilakukannya.
Hal tersebut bisa saja terjadi pada dua penggawa Persija yang sampai saat ini masih ditahan oleh klubnya.
Jika sampai batas waktu yang ditentukan Macan Kemayoran tidak juga melepas Rizky Ridho dan Witan Sulaeman ke timnas, maka akan sangat mungkin Shin Tae Yong akan meninggalkan dua nama tersebut di FIFA match day kali ini, atau bahkan dalam pemanggilan-pemanggilan skuat Timnas berikutnya.
Hal ini tentu saja akan merugikan bagi pemain berlabel timnas yang dimiliki oleh Persija. Karena Macan Kemayoran bisa saja mematikan pemain bintangnya untuk bermain di Timnas Indonesia.
Karena bagaimanapun, STY bukanlah pelatih yang silau dengan nama besar pemain, namun lebih tergoda dengan potensi yang mereka miliki.
Jadi, kita tunggu saja tanggal 10 Juni 2023 ini!
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
-
Piala Dunia 2026: Kepulangan Portugal dan Legacy Ronaldo yang Butuh Puluhan Tahun untuk Menyamai
-
Portugal vs Spanyol: Seharusnya, Beban Ronaldo Tak Seberat Pertemuan-Pertemuan Sebelumnya
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
Artikel Terkait
-
Marc Klok Minta Suporter Penuhi Stadion saat FIFA Matchday, Buat Lionel Messi dkk Kena Mental!
-
Jelang FIFA Matchday, Hubungan Shin Tae Yong dan Thomas Doll Kembali Memanas, Ada Apa Lagi nih?
-
Shin Tae-yong Pasrah! Timnas Indonesia Terlalu Banyak Masalah
-
Shin Tae-yong Beber Sederet Masalah yang Mendera Timnas Indonesia Jelang Lawan Argentina!
-
Fokus Perkuat Fisik Pemain Timnas Jelang FIFA Matchday, Shin Tae Yong Lakukan Hal Ini
Hobi
-
Asal-usul Viking Row, Selebrasi Timnas Norwegia yang Guncang Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
-
Spanyol Singkirkan Portugal di Babak 16 Besar, Ronaldo Tak Kuasa Menangis
-
Piala Dunia 2026: Kepulangan Portugal dan Legacy Ronaldo yang Butuh Puluhan Tahun untuk Menyamai
-
Jude Bellingham Bawa Inggris Pulangkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026
Terkini
-
Saat Semua Saran Tak Lagi Membantu: Belajar Menerima Rasa Lelah Lewat Lagu "Teh Hijau" Tulus
-
Terkaparnya Supergirl Jadi Bukti Superhero Nggak Kebal Kritik?
-
Review Film Deep Water: Sajikan Thriller Survival yang Penuh Ketegangan!
-
Mengucapkan Belasungkawa dengan Stiker WhatsApp, Etis atau Tidak?
-
Che Cupumanik Rilis Single 'Luka Kolektif' Bersamaan dengan Buku 'Luka Kolektif Manusia Digital'